0
Hartoni Sucipto @Harcipto
Menarik nih sempat baca salah satu artikel di kompasiana yg sedikit aneh, penulisnya Primata Euroasia.
Hartoni Sucipto @Harcipto
Akun Primata Euroasia ini menulis pembelaan ttg kasus penganiayaan yg dilakukan oleh Diego Michiels dgn bukti yg dipaksakan.
Hartoni Sucipto @Harcipto
Menyikapi artikel Primata Euroasia ini saya ingin kultwit ttg isu tersebut.
Hartoni Sucipto @Harcipto
1. Mati-matian bela Diego Michiels, Primata Euroasia Dibayar Siapa? < Ini judulnya!
Hartoni Sucipto @Harcipto
2. Barusan saya baca tulisan "Diego Ngaku Ikut Keroyok" & jd kepikiran jg, ternyata banyak tulisan yg hrs kita cermati secara hati2.
Hartoni Sucipto @Harcipto
3. Saya mmbaca tulisan dr Primata Euroasia (http://t.co/gQ5YQExY) dan jujur saja ktka itu saya terseret mengikuti alur pemikiran penulisnya.
Hartoni Sucipto @Harcipto
4. Kita tahu situasi persepakbolaan nasional kita (khususnya timnas) sedang pelik.
Hartoni Sucipto @Harcipto
5. Ada banyak pihak yang memperebutkan kekuasaan dan setiap insiden seputar timnas bisa saja tidak sesederhana kelihatannya.
Hartoni Sucipto @Harcipto
6. Bisa jadi kan, insiden Diego ini sudah direncanakan atau dieplintir pemberitaannya oleh media?
Hartoni Sucipto @Harcipto
7. Tapi ternyata tulisan itulah yang memelintir berita (tulisan Primata Euroasia, http://t.co/gQ5YQExY).
Hartoni Sucipto @Harcipto
8. Insiden Diego Michels murni kejadian sederhana, keributan di klub malam (meski tidak selalu terjadi) tidaklah mengeherankan.
Hartoni Sucipto @Harcipto
9. Ya, faktanya sesederhana itu. Tapi tulisan-tulisan dari berbagai pihaklah yang mengaburkannya.
Hartoni Sucipto @Harcipto
10. Akibat disebutnya nama salah satu anggota keluarga "Bakrie" di lokasi kejadian, saya jadi ikut berpikir...
Hartoni Sucipto @Harcipto
11. 'wah ini sih pasti berita di media salah, Bakrie kan yg punya kanal berita TV merah. Pasti gampang dong melintir pemberitaan?'
Hartoni Sucipto @Harcipto
12. Tapi ternyata semua media menulis hal yg sama. Tidak hanya Vivanews (yang milik Bakrie), bahkan Detik, Tempo, dan Kompas juga.
Hartoni Sucipto @Harcipto
13. Detik, Tempo, dan Kompas juga menyebut Diego bersalah dan tidak terdengar tuh kebenaran hadirnya anggota keluarga Bakrie.
Hartoni Sucipto @Harcipto
14. Padahal Tempo dan Detik hobi sekali memberitakan Bakrie dan keluarganya.
Hartoni Sucipto @Harcipto
15. Di situlah saya baru sadar, telah jadi korban. Korban pemelintiran berita.
Hartoni Sucipto @Harcipto
16. Tulisan yang soft seolah netral membuat saya mudah menerima tujuan dari tulisan tersebut.
Hartoni Sucipto @Harcipto
17. Disaat Diego mengaku mabuk dan ikut mengeroyok korban, barulah saya sadar apa yg saya baca bbrp hari sbelumnya ternyata jebakan betmen.
Hartoni Sucipto @Harcipto
18. Saya tdk tahu apa tujuan dr tulisan tsbt. Mngkn murni membela Diego. Tapi lbh mngkn lg berniat menyeret nama Bakrie ke dlm kisruh ini.
Hartoni Sucipto @Harcipto
19. Bukan rahasia lagi kan saat ini semua pihak yang mengkritik PSSI maka langsung dicap sebagai 'antek Bakrie'.
Hartoni Sucipto @Harcipto
20. Kasihan jg, pdhl yg mengkritik PSSI itu mungkin saja tdk setuju dengan kehadiran KPSI. Tapi sudahlah, bukan itu fokus kultwit ini.
Hartoni Sucipto @Harcipto
21. Saya tidak tahu apa tujuan tulisan itu dan yg ada dibelakan penulis, atau siapa yang menulisnya.
Hartoni Sucipto @Harcipto
22. Namun jika dilihat dari screenshot CCTV yang ditampilkan, dan bbrp scan surat2 resmi yang ditampilkan di tulisan-tulisan sebelumnya...
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.