0
Front Pembela Islam @DPP_FPI
1. Bismillah...Malem ini, akan kami tjeritaken jaitoe seboeah kisah Tempo Doeloe, Perang Tjilegon pada taon 1888. pic.twitter.com/DgP8WBwb36
Expand pic
Front Pembela Islam @DPP_FPI
2. Perang terdjadi lantaran adanja larangan adzan dari Mesdjid. Tjerita ini ditoelis oleh Boeja HAMKA dalam boekoe: Dari Perbendaharaan Lama
Front Pembela Islam @DPP_FPI
3. Tjerita bermoela dari oelah para Meneer Kompeni Pendjadjah dan pedjabat priboemi jang djadi tjentengnja. Mereka mengoesik oemat Islam.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
4. Mereka protes soeara adzan dan sholawat tarhim jang sering terdengar dari menara-menara langgar dan Mesdjid.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
5. Poentjak daripada protes itoe, jaitoe mereka larang tarhim (sholawat djelang Soeboeh) dan mereka robohken menara-menara Langgar & Mesdjid
Front Pembela Islam @DPP_FPI
6. Alasan mereka melarang tarhim sholawat serta adzan jaitoe kerna menganggoe tidoer enak Asisten Residen Meneer Goebels.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
7. Pada tempo itoe, pemerintah Kolonial memang mengangkat para pedjabat (Wedana, Patih, Residen, dll) daripada kalangan Abangan.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
8. Akibat daripada perlakoean Kompeni jang semena-mena itoe, para oelama naik pitam. Mereka tidak terima adzan dan tarhim dilarang.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
9. Pada Senen malam Selasa tanggal 10 Djoeli 1888. Akhirnja pemberontakan petjah!!! Oemat Islam melawan ketjongkakan Kompeni dengan sendjata
Front Pembela Islam @DPP_FPI
10. Malem itoe menjelang soeboeh, dengan dipimpin oleh Hadji Wasith dan Hadji Ismail, pasoekan oemat Islam mengepoeng Tjilegon.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
11. Hadji Wasith dan pasoekannja akan menggempoer dari oetara. Sementara Hadji Ismail dan pasoekannja menggempoer dari selatan.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
12. Target dari serangan ini adalah memboeroe para pedjabat & pegawai pemerintah Kolonial jang berani beri perintah robohkan menara Langgar.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
13. Dgn sorak takbir & tahlil jang dahsjat & seram, pasoekan oemat Islam masoek kota Tjilegon, mentjari moesoeh2 jang berani ganggoe agama.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
14. Akhirnja, dlm sekedjap Tjilegon berhasil dikoeasai. Asisten Residen Goebels jang tdk maoe digangooe tidoernja, mati dalam pertempoeran.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
15. Itoelah sepenggal tjerita oelama dan oemat Islam tempo doeloe jang marah dan tidak terima djika agama diganggoe.
Front Pembela Islam @DPP_FPI
16. Demikian daripada koeltwit jang singkat ini. Silahken Sodara sebarken djika dirasa ada manfaat. Allahu Akbar ... !!! Merdeka ... !!!

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.