Editor's Choice

Ain Farhana, Lulusan Universitas yang Jadi Cleaning Service Ini Berhasil Mentahkan Pandangan Umum Orang2

"Kalau ibu saya saja bisa, kenapa saya tidak?"
0

Dari Negeri Jiran, Malaysia

URL Dream.co.id Ikhlas Jadi Cleaning Service, Hijaber Itu Bungkam Pencibir | Dream.co.id Keikhlasan sarjana ini berujung manis Rekan yang mencibir terheran-heran Dia bisa menjadi

Mungkin kalian sering dengar keluhan lulusan perguruan tinggi yang sulit mendapatkan pekerjaan?

Bahkan, ada juga mereka yang menunggu waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

Tapi, hal itu tak berlaku untuk Ain Farhana, wanita lulusan Univeritas Teknologi Mara (UiTM) Seri Iskandar ini memutuskan untuk tak pilih-pilih pekerjaan.

Pekerjaan yg dia ambil mungkin bikin terkejut. Ya, dia memutuskan untuk menjadi petugas kebersihan di Rangkaian Pengangkutan Integrasi Deras Sdn Bhd (RapidKL) bersama ibunya.

Ain mendapatkan gaji sebesar 900 ringgit per bulan atau Rp2,9 juta utk pekerjaannya itu.

Hype Malaysia @HypeMY

#HumansOfKL​'s inspiring story about #AinFarhana is what everyone needs to read right now. hype.my/2016/115330/ho… pic.twitter.com/U0AbfXpaD9

25/07/2016 15:00:44 WIB
Expand pic

Ain Farhana: "Saya mendapat banyak komentar negatif dari teman saya karena saya diberi tahu bahwa saya tidak seharusnya bekerja di sini. Tapi, anda lihat? Jika Ibu bisa melakukan pekerjaan ini sehari-hari, mengapa saya tidak? Setidaknya saya merasakan apa yang dirasakan Ibu selama berhari-hari untuk mengantarkan saya ke universitas."

Menariknya, dia pernah ditawari posisi pekerjaan yang bagus sebagai asisten teknis di sebuah perusahaan di Damansara, karena tanggal lahirnya matching dengan Fengshui perusahaan. Bosnya menawarinya gaji yang lebih tinggi, bahkan mobil. Tapi karena Ain merasa tak memiliki mentor untuk pekerjaan yang ditawarkan dan ia khawatir tak akan ikhlas jika ia bekerja hanya karena uang dan kompensasi yang ditawarkan, ia menolak tawaran tersebut dan memilih kembali jadi petugas kebersihan di RapidKL.

Kini, Ain Farhana akhirnya benar-benar mempunyai posisi sebagai Asisten Teknis, di RapidKL setelah petinggi di sana terkejut ada anak kuliahan yang menyapu lantai dan meminta ibu Ain untuk mendatangkan Ain ke interview kerja. Sekarang, dia sudah sepenuhnya berpindah dari apa yang dipelajari semasa kuliah (belajar ttg GPS dan satelit) ke pekerjaan2 baru tentang kereta api yang belum pernah dia pelajari sebelumnya, mulai dari cara kerja mesin kereta, rem, passengger communications unit, hingga belajar bagaimana cara memegang kunci pas!! Semua ini karena berkah dari Tuhan YME.

Nuna Harris Jr. This is the kind of story they should air on tv so teenagers grow up learning that people actually start from scratch ( well most) & actually work very hard to be where they deserved to be.

Voo Chong Min Well done. Syabas!!! You achieved something on your own based on hard work and preserverance. You are a shining example to your peers that anyone reagrdless of race or gender can achieve sucess if we set out heart to the task. Nothing falls from the sky. There is no free lunch in this world. Never resort to the race card and say I deserve this because of the colour of my skin.

Mohd Firdaus ppl nowdays should learn or know bout this young lady life stories.
things like this can motivate anybody who willing to learn to succes in life.
not just proudly tell ppl i dont deserve this job that job but i am more suitable for this job that job.

H @ohmbow

@MyRapidKL @HypeMalaysia her story speaks truth; highlights an important character: humility. Also work hard & remember those who raised you

25/07/2016 16:27:36 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!