Temuan lapangan KontraS thdp terpidana mati ZA

Chirpified
1
KONTRAS @KontraS

Rencana eksekusi mati gelombang III yg berdasarkan info terbaru sdh masuk tahap notifikasi 3x24 jam, ada bbrp hal yg ingin kami sampaikan.

26/07/2016 16:05:08 WIB
KONTRAS @KontraS

Pada bulan Mei 2016, tim dr KontraS melakukan investigasi lapangan dan menemukan sejumlah hal khususnya mengenai terpidana mati atasnama ZA.

26/07/2016 16:06:50 WIB
KONTRAS @KontraS

ZA a/ terpidana mati asal Pakistan yg ditangkap di kediamannya, di daerah Ciampea, Bogor, Pada tanggal 21 November 2004.

26/07/2016 16:12:30 WIB
KONTRAS @KontraS

Penangkapan ZA tidak dilengkapi dokumen2 hukum: Surat Penangkapan, Surat Penanahan, Surat Penggeledahan, dan Surat Penyitaan (tanda terima).

26/07/2016 16:14:09 WIB
KONTRAS @KontraS

Tanpa adanya Surat Tugas dan kelengkapan dokumen tsb di atas, dapat dikatakan bahwa Polri telah melakukan cacat prosedural hukum sejak awal.

26/07/2016 16:14:59 WIB
KONTRAS @KontraS

Kelengkapan dokumen baru diterima keluarga 3 hari pasca ZA ditangkap, dgn dititip kpd tetangga olh tukang ojek, tidak diberikan scr resmi.

26/07/2016 16:17:03 WIB
KONTRAS @KontraS

ZA dipaksa dengan cara disiksa, untuk memberikan pengakuan atas tuduhan bahwa ia telah menyerahkan heroin seberat 300 gram kpd kurir GS.

26/07/2016 16:19:14 WIB
KONTRAS @KontraS

Selama 3hari berturut2, Istri ZA mencari tahu keberadaan suaminya namun tidak ada informasi yg jelas dari kepolisian.

26/07/2016 16:22:01 WIB
KONTRAS @KontraS

Saat bertemu dgn suaminya, Ia menemukan kondisi suaminya dlm keadaan penuh luka terutama pd bagian wajah. Dugaan kuat akibat disiksa polisi.

26/07/2016 16:23:10 WIB
KONTRAS @KontraS

Slm proses penangkapan dan penyidikan, ZA yang hanya fasih berbahasa Urdhu (salah satu bahasa Pakistan) tidak mendapatkan akses ahli bahasa.

26/07/2016 16:24:03 WIB
KONTRAS @KontraS

ZA dipaksa utk menandatangani surat di atas materai bertanggal 22 Nov 2004 yg berisikan bahwa ia tidak membutuhkan pendamping hukum.

26/07/2016 16:26:50 WIB
KONTRAS @KontraS

ZA baru didampingi o/ kuasa hukum pd proses persidangan kedua yaitu 25 Februari 2005, yakni RAH berdasarkan Surat Kuasa Khusus.

26/07/2016 16:28:07 WIB
KONTRAS @KontraS

Padahal merupakan hak seorang tersangka untuk mendapatkan penasehat hukum apabila ancaman pidana yang didakwakan kepadanya di atas 5 tahun.

26/07/2016 16:29:24 WIB
KONTRAS @KontraS

RAH (kuasa hukum ZA) menyarankan kepada ZA agar dirinya tidak banyak membantah hakim agar putusan yang diberikan keringanan.

26/07/2016 16:31:30 WIB
KONTRAS @KontraS

RAH (kuasa hukum ZA) tersebut meminta uang kpd keluarga ZA ketika diminta mengajukan memori banding agar putusan ZA dapat diringankan.

26/07/2016 16:33:25 WIB
KONTRAS @KontraS

Saat pihak keluarga mengkonfirmasi terkait kesediaan mengajukan banding, RAH malah memberikan keterangan bahwa putusan banding telah keluar.

26/07/2016 16:37:37 WIB
KONTRAS @KontraS

Hal spt di atas adlh kejanggalan mengingat pihak keluarga tidak mengetahui proses hukum yang dilakukan dan scr tiba2 telah keluar putusan.

26/07/2016 16:40:34 WIB
KONTRAS @KontraS

ZA dipindahkan dari Lapas Cipinang ke Lapas Batu, Nusakambangan pada 30 April 2016.

26/07/2016 16:42:16 WIB
KONTRAS @KontraS

Kondisi kesehatan ZA semakin memburuk dan dibawa ke RSUD Cilacap pada tanggal 16 Mei 2016 untuk dirawat.

26/07/2016 16:43:49 WIB
KONTRAS @KontraS

Ini Surat Laporan Perkembangan Kesehatan ZA yang dibuat oleh Dokter Lapas Batu, Nusakambangan tanggal 22 Mei 2016. pic.twitter.com/Sj9KCXtBTg

26/07/2016 16:53:21 WIB
Expand pic
Expand pic
KONTRAS @KontraS

Dalam surat tsb dijelaskan bhw ZA menderita penyakit komplikasi Diabetes Melitus, Liver, Hipertensi, dan Bronchitis.

26/07/2016 16:55:00 WIB
KONTRAS @KontraS

Pada 24 Mei 2016, Pihak RSUD Cilacap menerbitkan Surat Rujukan agar ZA dirujuk ke RS Omni Internasional, Jakarta.

26/07/2016 16:59:39 WIB
KONTRAS @KontraS

Namun, hingga hari ini ZA tidak mendapatkan penanganan kesehatan yang layak dan malah memindahkan ZA kembali ke Lapas Batu, Nusakambangan.

26/07/2016 17:02:49 WIB
KONTRAS @KontraS

Pemindahan ZA dari RSUD Cilacap ke Lapas Batu tanggal 25 Juli 2016 dikarenakan kondisi kesehatan ZA yang dianggap sudah stabil.

26/07/2016 17:04:12 WIB
KONTRAS @KontraS

Informasi tsb sangat kontradiktif dengan bagaimana penanganan pihak lapas (kemenkumham) dan RSUD Cilacap dalam kurun waktu 2 bulan terakhir.

26/07/2016 17:05:03 WIB
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!