0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Kita harus mengetahui bahwa pendapatan negara pada APBN 2016 turun sebesar Rp88,05 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Partai Gerindra @Gerindra
2. Penerimaan negara pada RAPBN 2017 juga diproyeksikan akan cenderung menurun.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Penurunan akan berdampak pada realisasi target pembangunan yang bersifat strategis & prioritas seperti kedaulatan pangan & infrastruktur.
Partai Gerindra @Gerindra
4. Seharusnya pemerintah menyiasati penerimaan yang masih bergantung dari pajak. karena penerimaan pajak menurun dari tahun ke tahun.
Partai Gerindra @Gerindra
5. Penerimaan pajak kuartal I 2016 turun Rp4 triliun dibanding periode yang sama 2015.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Total, penerimaan pajak kuartal I 2016 baru mencapai Rp194 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Ditambah lagi penerimaan pajak dari bea cukai masih belum optimal. Hingga Juni 2016, baru mencapai 33,23 persen dari target.
Partai Gerindra @Gerindra
8. belanja pemerintah harus lebih fokus pada agenda prioritas dan strategis yang terukur dan berdampak pada perekonomian nasional.
Partai Gerindra @Gerindra
9. Pemerinta juga harus mengoptimalisasi dan efisiensi belanja ke program-program produktif ketimbang program yang bersifat rutin.
Partai Gerindra @Gerindra
10. Tidak boleh lagi ada anggaran yang mengendap dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Cc: @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
11. Seperti anggaran kedaulatan pangan yang mencapai Rp. 70 triliun, tapi dampak penggunaannya tidak terukur.
Partai Gerindra @Gerindra
12. Ditambah lagi utang negara yang mencapai Rp4.000 triliun, dan berpotensi menciptakan defisit APBN, yang dari tahun ke tahun makin lebar.
Partai Gerindra @Gerindra
13. Posisi terakhir defisit sebesar 2,48%. Tumpukan utang itu tentu akan mengancam cadangan devisa yang saat ini tercatat USD109,8 miliar.
Partai Gerindra @Gerindra
14. Cadangan devisa memang meningkat, tapi apakah sahabat semua memgerti bahwa peningkatan itu disebabkan oleh apa??
Partai Gerindra @Gerindra
15. Peningkatan itu karena penerbitan global bonds & hasil lelang surat berharga BI yang sebenarnya juga utang. pic.twitter.com/K0Kp0xN6bG
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.