Sentilan Menteri Susi untuk Berita Tempo & Ontran-ontran Reklamasi Teluk Benoa

Susi Pudjiastuti: Tempo sebaiknya lebih teliti sebelum membuat artikel....
0
sarasdewi @sarasdewi

Pantai Sanur menjadi saksi perjuangan rakyat Bali, semenjak masa kolonialisme hingga saat ini, penolakan reklamasi. pic.twitter.com/J09CHgQueC

17/07/2016 15:35:23 WIB
Expand pic

Judul asli berita adalah seperti pada Tweet ini

TEMPO.CO @tempodotco

Rakyat Bali Kecewa Menteri Susi Perpanjang Izin Reklamasi dlvr.it/Lq8Ns6

17/07/2016 21:41:13 WIB
Judul berita kemudian diubah, dengan penambahan satu paragraf di bagian akhir berita

Catatan Koreksi: Judul berita ini diubah pada Senin 18 Juli 2016, dari sebelumnya: "Rakyat Bali Kecewa Menteri Susi Perpanjang Izin Reklamasi" karena ada keberatan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Substansi keberatan ditambahkan pada paragraf terakhir berita di atas. Terimakasih.

TEMPO.CO @tempodotco

Bu @susipudjiastuti, terimakasih atas masukannya. Berita itu dibuat berdasarkan reportase unjukrasa anti reklamasi di Bali.

18/07/2016 22:45:59 WIB

Ini adalah paragraf yang ditambahkan

Secara terpisah, sumber Tempo di Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa tuduhan para pengunjukrasa kepada Menteri Susi, kurang tepat. Dia menegaskan bahwa izin reklamasi tidak pernah diberikan karena masih menunggu kajian Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sedangkan izin lokasi belum diputuskan.

Ini adalah judul berita yang sudah dimodifikasi

URL Tempo Nasional Rakyat Bali Kecewa pada Menteri Susi, Ini Alasannya | Tempo Nasional Perjuangan masyarakat Bali menolak reklamasi, yang sudah mencapai tahun keempat, akan sampai pada puncaknya, yakni

Inti beritanya menggambarkan kekecewaan dari masyarakat Bali penolak reklamasi Teluk Benoa. Dikatakan, saat ini perjuangan mereka sudah sampai pada taraf Puputan (berjuang habis-habisan). Status saat ini, akibat pihak kementrian belum mengambil keputusan, izin lokasi terhadap proyek reklamasi Teluk Benoa yang dikantongi perusahaan pengembang milik Tomy Winata diperpanjang secara otomatis hingga 2 tahun. Ini yang membuat kelompok masyarakat ini kecewa dan mengaku akan terus berjuang menentang proyek itu hingga ke Presiden Joko Widodo. Mereka memberikan tenggang waktu hingga 25 Agustus 2016.

Berikut adalah isi komplain dari Menteri Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti @susipudjiastuti

@tempodotco Tempo sebaiknya lebih teliti sebelum membuat artikel. Deep study semua legal back ground. Artikel tidak boleh membuat.,

18/07/2016 21:25:54 WIB
Susi Pudjiastuti @susipudjiastuti

@tempodotco pengertian yang berbeda dan salah akan definisi sebuah legal aspek. Ijin lokasi TIDAK SAMA dg Ijin Reklamasi!!!!!!!

18/07/2016 21:27:10 WIB
Susi Pudjiastuti @susipudjiastuti

@tempodotco apalagi artikel ini dibaca oleh pihak yg terkait. Tempo seharusnya memberikan gambaran yg lebih jelas tentang apa itu sbb:

18/07/2016 21:45:43 WIB
Susi Pudjiastuti @susipudjiastuti

@tempodotco Apa sebetulnya definisi Perpres?Ijin Lokasi?Amdal?Ijin Pelaksanaan?Go &No Go sebuah pembangunan ada di Amdal & Ijin Pelaksanaan

18/07/2016 21:49:38 WIB
INDONESIAKU#FNI @ulilalbab_hs

@susipudjiastuti, akhir-akhir ini gak tahu @tempodotco kok agak kurang teliti, biasanya beritanya jaminan mutu.

18/07/2016 21:32:06 WIB
bayu putra @bayu_ptr

@susipudjiastuti menjaga perairan jangan hanya bualan belaka

18/07/2016 22:02:11 WIB
Moko @moko_sd

@susipudjiastuti @tempodotco apa anda sdg mengalihkan perhatian ? Bukankah ijin reklamasi teridiri dr ijin lokasi dan ijin pelaksanaan.

18/07/2016 22:07:54 WIB
Moko @moko_sd

Jika Bu @susipudjiastuti menerbitkan ijin lokasi mk itu sm dg menerbitkan ijin reklamasi @tempodotco #KecewaAmaSusi

18/07/2016 22:15:56 WIB
lee ceng wee @A_NANQ

Duh bu @susipudjiastuti @tempodotco dgn anda terbitkan izin lokasi ya otomatis reklamasi lanjut! kmu pikir rakyat bodoh semua?!!!!!!!!!!!!!

18/07/2016 22:56:53 WIB
kakapegoit @kakapegoit

@ananq_ma @susipudjiastuti @tempodotco otomatis dari mana?? SIAPA yang terbitkan izin lokasi?

19/07/2016 09:19:07 WIB
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!