JEJAK NEPOTISME MENTERI YUDDY CHRISNANDI [ @yuddychrisnandi ] | By @PartaiSocmed

Sebab Tim ini diisi oleh akademisi, relawan dan caleg gagal Hanura. Lupakan meritokrasi, selamat datang nepotisme! pic.twitter.com/zJwzSxFOwq
politician nepotisme yudichrisnandi meritokrasi hanura
1
#99 @PartaiSocmed
Kultwit ini akan menceritakan betapa konyolnya menteri @yuddychrisnandi dikerjain wartawan akibat gaya nepotismenya sendiri
#99 @PartaiSocmed
Diawali dari niatan pak menteri @yuddychrisnandi membuat sekoci untuk orang2nya di Kementrian PANRB
#99 @PartaiSocmed
Maka di akhir Desember 2014 @yuddychrisnandi membentuk Tim Ahli Menteri yg anggotanya terdiri dari 24 orang
#99 @PartaiSocmed
Sesungguhnya tim ini tak mendesak sebab Menteri PANRB sudah didukung oleh para Deputi dan Staf Ahli serta Staf khusus dlm struktur resminya
#99 @PartaiSocmed
Terlebih kualifikasi anggota Tim Ahli Menteri ini tak jelas. Tentu saja tidak jelas sebab tujuannya hanya satu, memberi kursi pada orang2nya
#99 @PartaiSocmed
Berikut SK Menteri @yuddychrisnandi tentang pembentukan Tim Ahli Menteri pic.twitter.com/TX8XLIkem7
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dan berikut nama2 anggota Tim Ahli Menteri tsb. Ada nama si Arman Garuda Nusantara @armangn8 disitu. Ahli apa coba? pic.twitter.com/VOMZsTvEVW
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Yang tidak disadari @yuddychrisnandi membawa orang2nya sendiri di Kementrian PANRB membuat orang2 di kementrian jadi tidak nyaman
#99 @PartaiSocmed
Sebab Tim ini diisi oleh akademisi, relawan dan caleg gagal Hanura. Lupakan meritokrasi, selamat datang nepotisme! pic.twitter.com/zJwzSxFOwq
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Tak heran akhirnya @yuddychrisnandi mendapat perlawanan dan sedikit 'dikerjain' orang2 KemenPANRB
#99 @PartaiSocmed
Bekerjasama dgn wartawan merdeka.com yg sudah pegang copy permintaan dana dr menteri, @yuddychrisnandi pun dibuka kebohongannya
#99 @PartaiSocmed
@yuddychrisnandi yg sebelumnya dgn gagah bilang Tim Ahlinya tidak dibayar, akhirnya masuk jebakan pic.twitter.com/gEx7gS6Cap
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Dan harus mengakui kebohongannya karena wartawan merdeka.com pegang bukti dokumen permintaan dana pic.twitter.com/J9Gq57fiDh
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Berita ini sebenarnya tak terlalu heboh karena tertutup berita penangkapan AS dan BW. Tapi menteri @yuddychrisnandi marah besaar!
#99 @PartaiSocmed
Tak kurang seorang karyawan fotografer kontrak langsung dipecat, seorang honorer TU juga dipecat oleh @yuddychrisnandi
#99 @PartaiSocmed
Serta seorang Kasubbag TU di demosi, padahal saat kejadian ybs sedang cuti, jadi tak mungkin terlibat. Tapi @yuddychrisnandi gelap mata
#99 @PartaiSocmed
Namun perilaku nepotisme menteri @yuddychrisnandi itu terlanjur terkenal. Bahkan sempat jadi cover majalah Tempo pic.twitter.com/ZnBlnZrEp8
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Setelah jadi cover majalah Tempo di bulan Agustus 2015 itulah @yuddychrisnandi dimarahi JK
#99 @PartaiSocmed
Oleh JK @yuddychrisnandi diminta stop overacting! Maka setelah jadi cover majalah Tempo itu Yuddy mulai tiarap
#99 @PartaiSocmed
Maka setelah dimarahi JK itu Tim Ahli Menteri dibubarkan. Tapi bukan @yuddychrisnandi namanya jika sembuh dari penyakit nepotisme.
#99 @PartaiSocmed
Setelah Tim Ahli Menteri dibubarkan dia bentuk Tim Asistensi yg tidak jelas SK-nya. Tujuannya lagi2 hanya utk jadi sekoci orang2nya
#99 @PartaiSocmed
Makanya jika kita tanya jabatan pada @armangn8 saat ini, dia akan mengaku sebagai asisten menteri. Coba deh ditanya šŸ˜‚
#99 @PartaiSocmed
Itulah nepotismenya @yuddychrisnandi. Blunder bikin Tim Ahli dia bikin tim tak jelas bernama Tim Asistensi. Demi utk memberi kursi orang2nya
#99 @PartaiSocmed
Yg pasti, yg dilakukan oleh @yuddychrisnandi ini jauh dari Reformasi Birokrasi, apalagi Revolusi Mentalnya @jokowi
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.