1
URL Google Docs Form Dukungan #SejutaUmatGotongRoyong4Media Media mainstream yang ada saat ini teramat sering tidak berimbang dan tidak jarang pemberitaannya mendiskreditkan umat Islam. Kita butuh media yang memberikan informasi berimbang sekaligus yang mendidik, juga sebagai kontrol sosial, bukan media partisan.
URL Iwan Yuliyanto Gerakan Sejuta Umat Gotong Royong Untuk Media Bismillah … Media mainstream di Indonesia saat ini, baik yang elektronik, cetak maupun online, pola dan perilaku pemberitaannya dinilai kian hari kian meresahkan umat Islam. Umat Islam sering…
Ferry Koto @ferrykoto
Saya akan coba jawab atas pertanyaan2, pernyataan,dugaan, kekhawatiran, dll atas gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media dr berbagai pihak (1)
Ferry Koto @ferrykoto
2. Gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini muncul begitu sj, bermula dr kasus pemberitaan media soal sampah sholat ied istiqlal @DPP_FPI
Ferry Koto @ferrykoto
3.Jg karena begitu kejinya media memberitakan Menag @lukmansaifuddin terlambat sholat ied di Istiqlal, padahal faktanya tidak,c c @eae18
Ferry Koto @ferrykoto
4.Begitulah realitas kebanyakan media saat ini, tidak menjalankan Jurnalisme yg bertanggungjawab, dan cilakanya selalu diskreditkan Islam
Ferry Koto @ferrykoto
5. Begitu banyak angle positif dr Sholat Ied di Istiqlal yg bisa diberitakan,entah kenapa malah lbh tertarik beritakan sampah& keterlambatan
Ferry Koto @ferrykoto
6. Dan cara pemberitaannya pun di framming sedemikian rupa,sehingga terbangun persepsi negatif tentang ummat Islam& Tokoh Islam. Apa maksud?
Ferry Koto @ferrykoto
7.Dan ini bukan terjadi kali ini sj, sudah berkali2, teramat sering. Bahkan perbedaan pandangan diantara ummat pun diblowup sedemikian rupa
Ferry Koto @ferrykoto
8. Media2 membuat berita sedemikian, yg arahnya bukan membuat ummat berdialog, saling memahami perbedaan pandang, tapi malah dibenturkan
Ferry Koto @ferrykoto
9a. Dan media2 mainstream tsb yg menguasai jagad Informasi di Indonesia, yg setiap hari hujami isi kepala kita dgn berita2 versi mereka...
Ferry Koto @ferrykoto
9b...ternyata bukan milik dan dikuasai ummat Muslim yg mayoritas di negeri ini. ITU REALITAS , seperti disampaikan cak @eae18
Ferry Koto @ferrykoto
10. Tentu media2 tsb akan mengelak dan paling minta maaf jk berita2 yg mereka sajikan mendiskreditkan Islam. Hari berikutnya diulangi lagi
Ferry Koto @ferrykoto
11. Pertanyaannya, apakah setiap hari kita harus sakit kepala, protes, mangkel karena berita2 media2 yg notabene bukan milik ummat tsb
Ferry Koto @ferrykoto
12. Ada fakta lain, diera Informasi ini, makin anda lawan media2 tsb, maka makin jadi perbincanganlah mereka. Efeknya ? makin tinggi hit nya
Ferry Koto @ferrykoto
13.Bagi media2, online terutama, menjadi perbincangan/WOM, tdk peduli karena di demo @DPP_FPI karena diskreditkan Islam, itu datangkan uang!
Ferry Koto @ferrykoto
14. Ya, datangkan uang, karena justru dgn jadi perbicangan tsb, kunjungan ke portal mereka meningkat drastis, visit tinggi, rating naik
Ferry Koto @ferrykoto
15. Kunjungan yg tinggi, ujungnya mendatangkan iklan yg besar, baik lewat iklan adsense nya kapitalis Google, maupun advertiser lokal.
Ferry Koto @ferrykoto
16.Makanya bisa disaksikan, media2 paling 'happy" memberitakan jk ada berita "buruk" dikaitkan Islam, karena Mayoritas pembaca MUSLIM
Ferry Koto @ferrykoto
17.Tentu kita tdk bisa membubarkan media2 tsb, tdk jg bisa cegab siapa yg jadi pemilik media. Inilah dampak kebebasan yg harus kita terima
Load Remaining (61)

Comment

Dimas Supriyanto @dimas62 10/07/2016 04:22:39 WIB
Dasarnya adalah kebencian, iri, syirik atas sukses orang lalu menghasut banyak arang dengan menjual agama
Login and hide ads.