0
it's me @niniAnteh_
biasanya gw suka ngikutin pelajaran bahasa Indonesia dr akun2 pecinta sastra...
it's me @niniAnteh_
juga dari akun2 4L4y... yg memiliki bahasa unik yang cukup rumit penulisannya
it's me @niniAnteh_
gw juga suka bahasa daerah di Indonesia yang beragam... mulai sabang sampai merauke
it's me @niniAnteh_
dan untuk di TL sebenernya gw pengin banget bisa bahasa hiperbolik, sarkas, dan satire.. duh ternyata sulit lho terutama paradoks
it's me @niniAnteh_
untuk bisa melantunkan satire misalnya... terlebih dahulu kita harus memahami sikon, lalu mengolah bahasa jadi sehalus mungkin.
it's me @niniAnteh_
satire, walau santun dan menggunakan bahasa yg halus, isinya bisa saja KRITIK SUPER PEDAS.. yah kalo Ma Icih mungkin level 6 lah!
it's me @niniAnteh_
untuk praktekkan Sarkas, dibutuhkan bahasa lugas tegas walau dalam bentuk analogi. tujuannya tetep KRITIK SUPER PEDAS << Ma Icih level 9
it's me @niniAnteh_
ada yg cukup menarik mengenai SARKAS yg digunakan @restyies menyengat dan terasa pedas tamparannya walau Ma Icih bilang itu baru level 7.5
it's me @niniAnteh_
@Restyies cuma menggunakan analogi "anjing" dan "babi" untuk menerangkan sebuah kondisi sambil menampar fihak2 yg dimaksud dg analogi tsb
it's me @niniAnteh_
org2 yg menerapkan UU ITE atas penggunaan SARKAS yg dilakukan @Restyies itu mungkin org2 tak mengenal BAHASA atau benar2 kena tamparan pedas
it's me @niniAnteh_
@Restyies ingin menunjukan sebuah keadaan: ada org2 yang bertindak meniru kelakuan "ANJING PENJAGA" diungkapkan dg twit: "anjing jokowi"
it's me @niniAnteh_
twit "anjing jokowi" itu sama sekali bukan sdg menghardik jokowi dg kata2 kasar "anjing" tapi......
it's me @niniAnteh_
kalo dg bahasa pjg lebar sbb: "Kalian ini kok bertindak seperti anjing penjaga jokowi sih, org2 yg ingin mengkritik pasti kalian gonggong"
it's me @niniAnteh_
tau kan jenis2 anjing penjaga sperti Dobberman, Rottweiler, Herder... jenis2 anjing ganas! hanya manut pada satu tuan!
it's me @niniAnteh_
nah... jadi yg diterapkan @Restyies pada twit "anjing jokowi" itu kurang lebih sebagai sarkas dlm bentuk analogi!
it's me @niniAnteh_
"anjing Jokowi" akan berbeda artinya kalau kata 'anjing' ditempatkan setelah kata 'jokowi' >> jokowi anjing
it's me @niniAnteh_
di dunia twitter yg minim karakter, gw salut bener deh sama org2 yg bisa mengolah bahasa! dibutuhkan pengetahuan dan otak cerdas, yu nooooo
it's me @niniAnteh_
nah kalo @restyies katanya skrg jd TO (liat twit mentri @yuddychrisnandi chit chat dg para jokowers tgl 3juli 2016 pukul 7.50)
it's me @niniAnteh_
bener2 deh... gw bingung dg penerapan UU ITE di dunia Twitter ini... woiiiii bahasa pun kalian politisasi ya? edan!
it's me @niniAnteh_
satu lagi ungkapan sarkas yg digunakan @Restyies >> "babi ahok" lagi2 ini sarkas dalam analogi kalo menurut gw ya...
it's me @niniAnteh_
tidak ada babi yang dipelihara untuk dijadikan penjaga, biasanya babi dipelihara dibikin gemuk untuk dijual atau untuk disembelih
it's me @niniAnteh_
kalo @restyies ngetwit "babi ahok" menurut gw... doi lagi negur org2 yg tingkah lakunya mirip babi peliharaan ahok...
it's me @niniAnteh_
kecuali @restyiesm eletakkan kata babi setelah kata ahok.... itu akan berbeda artinya dengan 'babi ahok'
it's me @niniAnteh_
liat lagi twit mentri @yuddychrisnandi telusuri convo bliau dg ahokers merangkap jokower.. mau mengusut akun @restyies atas penggunaan kata?
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.