0
BBI @bahagiaberbagi
Assalamu'alaikum, sahabat berbagi hari ini kita telah memasuki hari ke 12 Ramadhan. Semangat memperbanyak ibadah di #Ramadhan @bbi_pemalang
BBI @bahagiaberbagi
Insyaallah hari ini kita sharing tentang ekonomi di zaman Rasulullah SAW @bbi_pemalang
BBI @bahagiaberbagi
1.Praktek Ekonomi dan Fiskal dalam Islam dimulai sejak masa kenabian (Muhammad saw) dan masa Al Khulafa Ar Rasyidun.
BBI @bahagiaberbagi
2. Dibanding periode Mekkah, Islam menjadi kekuatan politik pada periode Madinah. Rasulullah adalah kepala Negara di samping pemimpin agama.
BBI @bahagiaberbagi
3. Setibanya di Madinah, yang pertama dilakukan oleh Rasulullah: mendirikan masjid (Nabawi) sebagai asas utama/terpenting masyarakat muslim.
BBI @bahagiaberbagi
4. Masjid Nabawi: tempat pertemuan parlemen, sekretariat negara, mahkamah agung, markas tentara, pusat pendidikan juru dakwah, baitul mal.
BBI @bahagiaberbagi
5. Rasulullah memperbaiki kehidupan sosial dan ekonomi kaum Muhajirin (penduduk Mekkah yang hijrah ke Madinah).
BBI @bahagiaberbagi
6. Rasulullah menanamkan tali persaudaraan agama (ukhuwah islamiyah) antara kaum Muhajirin dan Anshar (penduduk muslim Madinah).
BBI @bahagiaberbagi
7. Ukhuwah Islamiyah diwujudkan dengan bantuan materiil dari Anshar kepada Muhajirin sampai Muhajirin memperoleh mata pencaharian baru.
BBI @bahagiaberbagi
8. Setelah mendirikan masjid dan mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar, Rasulullah menyusun Konstitusi Kedaulatan Negara Madinah.
BBI @bahagiaberbagi
9. Konstitusi Negara Madinah menegaskan hak dan kewajiban setiap warga Negara (muslim/nonmuslim), sistem pertahanan dan keamanan negara.
BBI @bahagiaberbagi
10. Setelah membenahi sistem sosial, politik, pertahanan, keamanan negara, Rasulullah meletakkan dasar sistem keuangan negara sesuai Alquran
BBI @bahagiaberbagi
11. Dasar sistem keuangan negara masa Rasulullah menggunakan paradigma nilai Qurani, yakni persaudaraan, persamaan, kebebasan, dan keadilan.
BBI @bahagiaberbagi
12. Prinsip Ekonomi Islam yang paling mendasar adalah kekuasaan tertinggi hanya milik Allah. Manusia sebagai khalifah-Nya di muka bumi.
BBI @bahagiaberbagi
13. Ekonomi Islam memandang kehidupan ruhiyah dan jasmaniyah sebagai satu kesatuan utuh yang tidak terpisahkan.
BBI @bahagiaberbagi
14. Islam tak membatasi kepemilikan pribadi, alat produksi, barang dan perdagangan,tapi melarang perolehan kekayaan secara ilegal dan amoral
BBI @bahagiaberbagi
15. Islam menentang aktivitas menimbun kekayaan atau pengambilan keuntungan tidak layak dari kesulitan orang lain atau penyalahgunaannya.
BBI @bahagiaberbagi
16. Islam melarang dan menghukum pelaku perjudian, penimbunan harta/kekayaan, spekulasi, penyeludupan, pasar gelap, korupsi, bunga, dan riba
BBI @bahagiaberbagi
17. Islam melarang penumpukan kekayaan oleh sebagian kecil individu/kelompok. Harta tidak boleh diputar hanya di kalangan orang kaya saja.
BBI @bahagiaberbagi
18. Jika muslim meninggal dunia, semua harta milik yang telah bersih dari seluruh kewajiban dan utang, harus dibagikan kepada ahli warisnya.
BBI @bahagiaberbagi
19. Muslim hanya diperkenankan berwasiat sebanyak sepertiga dari harta yang telah bersih kewajiban dan utangnya. Sisanya untuk ahli waris.
BBI @bahagiaberbagi
20. Islam melarang eksploitasi antara miskin dan kaya, penjual dan pembeli, majikan dan buruh, laki-laki dan wanita, atau atasan dan bawahan
BBI @bahagiaberbagi
21. Ketika melarang praktek ribawi, Islam memerintahkan sedekah (wajib dan sunnah) yaitu membelanjakan sebagian pendapatan di jalan Allah.
BBI @bahagiaberbagi
22. Awal Madinah berdiri, hampir tidak punya sumber pemasukan negara. Seluruh tugas negara dilaksanakan secara gotong royong dan sukarela.
BBI @bahagiaberbagi
23. Untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya, muslim Madinah memperoleh pendapatan dari berbagai sumber yang tidak terikat.
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.