1
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Selamat pagi. Kemarin menjadi pembicara dialog yang diadakan @UNDPIndonesia "Putting Paris Aggrement into Action". pic.twitter.com/dt2Qc6sloa
Expand pic
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Dlm dialog tsb, saya menyatakan, konsistensi menjadi kunci jika RI ingin memenuhi komitmen menurunkan emisi gas rumah kaca. #PerubahanIklim
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Yg terjadi, kebijakan selama ini tak konsisten u/ turunkan emisi gas rumah kaca 29% scr mandiri & 41% dg bantuan asing pd 2020. #ClimateTalk
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Target 29% / 41%sesuai niatan kontribusi penurunan emisi nasional (INDC) yang diajukan ke @UNFCCC 2015. #PerubahanIklim #ClimateTalk
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Kami juga mengkritisi rencana pembangunan pembangkit tenaga listrik 35 Ribu MW yang sebagian besar berbasis batubara. #PerubahanIklim
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Penggunaan batubara tentu tak sejalan dg upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Sebaiknya jg ubah paradigma dr minyak bumi ke gas.
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Jika bisa mengganti semua transportasi massal dr bahan bakar minyak ke gas, akan jd milestone, target bisa tercapai. Hanya butuh kebijakan.
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Karena itu, peralihan BBM kendaraan bermotor menuju Euro-5 perlu terus didorong. #PerubahanIklim #ClimateTalk
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Soal pendanaan, saya menyoroti program penurunan emisi dr deforestasi dan degradasi lahan hasil kesepakatan dg Norwegia, sebesar US$1 miliar
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Program tsb berbasis hasil. Norwegia hanya melihat dari jauh. Kalau dibiarkan, tidak akan berhasil. #PerubahanIklim #ClimateTalk
Satya Widya Yudha @satyawidyayudha
Kalau Indonesia ingin berhasil dg program REDD+, Norwegia harus membantu dalam institusinya, mendampingi, sampai bisa berhasil.

Comment

Chirpstory Editor @chirpstory_ed 15/06/2016 11:36:05 WIB
Terima kasih untuk sharing ceritanya.. Ditunggu cerita2 selanjutnya ya
Login and hide ads.
Login and hide ads.