0

Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) 'menyemprit' dialog dalam siaran 'Logika Ahmad Dhani'.
Dialog tersebut terdapat pada 'Logika Ahmad Dhani' yang ditayangkan pada 6 Maret 2016 pukul 22.00 WIB dengan episode 'Hakikat Pernikahan'.

URL KapanLagi.com KapanLagi.com: Percakapan Nakal Ahmad Dhani dan Nikita Mirzani Ditegur KPI Niki dan Dhani saling memaksa untuk memegang \'punya\' mereka.

Dalam video tersebut, tampak bintang tamu dalam acara tersebut adalah Nikita Mirzani dan Andi Soraya.

Sementara, Ahmad Dhani berperan sebagai host dan Melanie Ricardo sebagai co-host.

Pada menit 4.00 dalam video tersebut, tampak Dhani beserta Melanie dan kedua bintang tamunya bermain 'jawab spontan'. Ternyata hal ini dianggap KPI sebagai sesuatu yang tidak layak siar karena membahas tentang masalah kehidupan sex pribadi.

Ini videonya

Berita News @BeritaaNews
KPI Menilai Percakapan Ahmad Dhani Melanggar Norma Kesopanan dan Kesusilaan dlvr.it/LWS7xV
103.1 FM OZ RADIO @ozradiobandung
Program Logika Ahmad Dhani ditegur KPI karena melanggar beberapa peraturan penyiaran #OZSORESANTAI pic.twitter.com/Lefa5V1pUY
Expand pic
ORANG TIMUR @Arie_Kriting
"Mendorong khalayak untuk terlibat dalam praktik prostitusi" Hmmm... 😥 pic.twitter.com/XQBvwak4Wi
Expand pic
Otvirus (Bendahara Peaky Blinder) @PremanAnfield93
@arie_kriting kalau isi kepalanya udah mesum jadi apa aja tetap mesum, di awali dengan The Virgin...
anti_ontaKAWE @anti_aksiapapun
#Baca KPI Tegur "Logika Ahmad Dhani" INEWS TV Gara-gara "Gedean yang Lokal atau Bule" baca.me//ViewNews?id=2…

Sebelumnya, acara ini juga terkena teguran dari KPI karena terdapat obrolan mengenai seks.

Ada beberapa obrolan soal seks yang dianggap terlalu vulgar. Dimana obrolan itu menggunakan kata-kata seperti orgasme dan ada yang lain lagi. Meski menghadirkan psikolog dan seksolog, acara ini rupanya tidak dikemas secara santun dan cenderung vulgar.

URL WowKeren WowKeren.com: Obrolan Soal Seks Kelewat Vulgar, 'Logika Ahmad Dhani' Ditegur KPI Meski menghadirkan psikolog dan seksolog, obrolan ini dianggap cenderung vulgar.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.