1
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Selamat hari #AIDS Sedunia. Sebelum admin CX kultwit, admin pengen menekankan kalo kultwit kali ini isinya Edukasi ya, bukan Persuasif :)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Yuk kita mulai dengan definisi HIV yaitu : Human Immunodeficiency Virus; HIV ) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit #AIDS.
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya.. (cont)...
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
HIV bekerja dengan membunuh sel-sel penting yg dibutuhkan oleh manusia, salah satunya adalah Sel T pembantu, Makrofaga, Sel dendritik. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Indonesia adalah negara ketiga di dunia yang memiliki penderita HIV terbanyak yaitu sebanyak 640.000 orang, setelah China dan India (cont)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
karena ketiga negara ini memiliki jumlah penduduk yang banyak. Hanya saja prevalensi di Indonesia hanya 0,43 persen (cont)...
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
persen atau masih di bawah tingkat epidemi sebesar satu persen. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Pada tahun 1983, Jean Claude Chermann dan Françoise Barré-Sinoussi dari Perancis berhasil mengisolasi HIV untuk pertama kalinya (cont)...
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
dari seorang penderita sindrom limfadenopati. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Pada awalnya, virus itu disebut ALV (lymphadenopathy-associated virus)[6] Bersama dengan Luc Montagnier, (cont)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
mereka membuktikan bahwa virus tersebut merupakan penyebab #AIDS. Ini dia om Luc Montagnier pic.twitter.com/Gt1Rok01kJ
Expand pic
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Umumnya, ada tiga tipe deteksi HIV, yaitu tes PCR, tes antibodi HIV, dan tes antigen HIV. (cont)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Tes reaksi berantai polimerase (PCR) merupakan teknik deteksi berbasis asam nukleat (DNA dan RNA)... (cont)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
yang dapat mendeteksi keberadaan materi genetik HIV di dalam tubuh manusia. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Tes ini sering pula dikenal sebagai tes beban virus atau tes amplifikasi asam nukleat (HIV NAAT). #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
PCR DNA biasa merupakan metode kualitatif yang hanya bisa mendeteksi ada atau tidaknya DNA virus. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Sedangkan, untuk deteksi RNA virus dapat dilakukan dengan metode real-time PCR yang merupakan metode kuantitatif.. (cont)
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Deteksi asam nukleat ini dapat mendeteksi keberadaan HIV pada 11-16 hari sejak awal infeksi terjadi. #AIDS
Faktabahasa Bogor @faktabahasa_bgr
Untuk mendeteksi HIV pada orang dewasa, lebih sering digunakan tes antibodi HIV yang murah dan akurat... (cont)
Load Remaining (32)

Comment

Chirpstory Editor @chirpstory_ed 27/05/2016 14:42:33 WIB
Ini informasinya lengkap banget! Thanks @faktabahasa_bgr utk sharingnya. Supaya lbh menarik, judul bisa disebutkan: "[HIV Aids 101] Seluk Beluk tentang HIV AIDS dalam Rangka Peringatan Hari AIDS Sedunia 2015"
Login and hide ads.