Curhatan Rustam Effendi, Wali Kota Jakarta Utara Yang Dituding Ahok Berpihak Pada Yusril

Chirpified
1

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyemprot sejumlah bawahannya yang dianggap lalai dalam menanggulangi banjir yang terjadi di beberapa titik ibu kota, salah satunya adalah Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi. Bahkan Ahok menduga Rustam merupakan pendukung Yusril Ihza Mahendra, bakal Cagub DKI yang selama ini dikenal menentang penggusuran oleh Pemprov.

URL news.okezone.com Ngeyel, Ahok Duga Wali Kota Jakarta Utara Dukung Yusril Rustam terkena semprotan Ahok sebab dianggap tak mau menggusur permukiman warga di area sungai yang menyempit atau bottleneck

Menanggapi tuduhan tersebut, Rustam Effendi melalui akun Facebooknya menulis status yang cukup panjang

URL news.okezone.com Dituding Ahok Berpihak pada Yusril, Wali Kota Jakut Curhat di Facebook Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Ahok menyemprot sejumlah bawahan yang dianggap lalai dalam menanggulangi banjir
URL detiknews Yusril: Kasihan Pak Rustam Dituding Ahok Bersekongkol dengan Saya Yusril mengaku bersimpati dengan Rustam Effendi yang disebut Ahok 'bersekongkol' dengan dirinya.

BEKERJA DENGAN HATI, suatu ironi:

Apa yg sy kerjakan selama ini adalah bentuk pengabdian dan tanggung jawab dari jabatan yg saya emban. Saya sadar se-sadarnya bhw apa yg saya lakukan di Jakarta Utara mulai 2 Januari 2015 s.d saat ini belum apa2 dan belum banyak membawa kebaikan bagi wilayah dan masyarakat Jakarta Utara. Kedudukan Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta yg tidak otonom (otonomi berada di Tk Provinsi) menjadi kendala tersendiri bagi para Walikota di Provinsi DKI Jakarta untuk berkreasi dan secara cepat menyelesaikan permasalahan yg ada di wilayahnya. Harapan utk secara cepat dapat mewujudkan tuntutan dan harapan masyarakat juga menjadi persoalan tersendiri. Tetapi dg segala keterbatasan kewenangan tsb saya berupaya bekerja semaksimal mungkin utk mewujudkan kebaikan bagi wilayah dan masyarakat Jakarta Utara.

Saya sadar se-sadar2nya bhw dalam masa jabatan saya yg relatif baru belum banyak yg saya perbuat bagi Jakarta Utara. Tetapi selama ini saya dg sepenuh hati, pikiran dan tenaga saya curahkan bagi wilayah dan masyarakat Jakarta Utara. Berpikir, berbicara dan berbuat yg terbaik bagi wilayah dan masyarakat Jakarta Utara adalah obsesi saya. Jika ada sedikit perbaikan yg dirasakan di Jakarta Utara seperti agak berkurangnya daerah genangan di Jakarta Utara, atau Jakarta Utara sedikit lebih bersih, atau juga yg masih segar dlm ingatan kita yaitu lenyapnya kawasan lokalisasi prostitusi Kalijodo, saya selalu mengatakan bhw itu adalah hasil kerja team dan atas dukungan masyarakat, saya tidak pernah mengklaim bhw pekerjaan itu prestasi kerja saya sendiri.

Bekerja dan memberikan yg terbaik menjadi tekad saya. Sudah sering saya ungkapkan bhw apa yg saya lakukan dlm pelaksanaan tugas saya lakukan secara maksimal dan secara ikhlas, tanpa berharap saya mendapat apa dan saya tidak berharap mendapatkan jabatan atau peningkatan karier yg lebih tinggi lagi. Jabatan Walikota saja bagi saya sdh merupakan sesuatu anugerah yg sangat luar biasa dan saya menganggap inilah puncak perjalanan karier saya yg dimulai dari tenaga magang (sekarang disebut PHL) di Kantor Kelurahan Rawabuaya Cengkareng Jakarta Barat. Hanya satu keinginan saya yaitu dapat menyelesaikan tugas dan karier saya secara baik. Diujung karier saya ini, saya ingin berbuat sesuatu yg bermanfaat bagi orang banyak sebagai bekal hidup saya di akherat kelak.

Saya juga sangat menyadari bahwa banyak kekurangan, kelemahan dan keterbatasn saya, walau saya berupaya pada setiap waktu memperbaiki kelemahan dan kekurangan tsb. Tatapi kelemahan, kekurangan atau juga kealpaan adalah sifat manusia yg sulit dielakkan. Dengan kesadaran tersebut maka dalam pikiran saya dikoreksi dari berbagai pihak atas pelaksanaan pekerjaan saya adalah suatu keharusan. Apalagi koreksi atau bahkan kemarahan dari pimpinan adalah suatu kewajaran bagi perbaikan ke depan. Oleh karena itu marahnya pimpinan saya anggap cambuk utk perbaikan ke depan. Saya tidak pernah sakit hati atas marahnya pimpinan kepada saya, karena saya selalu berpikir bhw pimpinan pasti lebih baik, lebih tahu dan lebih bijak dari bawahan

Khusus utk penertiban/pembongkaran, saya tidak pernah ragu apalagi takut melaksanakan tugas itu. Sebagaimana yg saya tunjukan pada saat penertiban di beberapa bagian wilayah di Jakarta Utara termasuk di Jl. Tubagus Angke, Kali Karang, Kali Cakung Lama, Anak Kali Ciliwung Ancol, Lokalisasi Kalijodo, Pasar Ikan dan di beberapa tempat lainnya. Cuma memang dalam penertiban/pembongkaran yg menyangkut orang banyak saya bertindak ekstra hati2, dg perhitungan matang dan hrs terkoordinasi dg unit2 terkait dan melalui pengkondisian secara baik. Ini mungkin terkesan atau dilihat oleh orang lain saya terlalu lamban. Satu hal yg menjadi kunci dalam penertiban/pembongkaran pemukiman adalah "ketersediaan dan kelayakan Rumah Susun sebagai tempat relokasi penghuni/penduduk yg akan ditertibkan" Ini suatu keharusan yg tidak boleh ditawar.

Walau saya berlatar belakang pendidikan di bidang ilmu politik, dan juga berkawan dg orang politik (sesama mantan aktifis pada saat muda/mahasiswa), tapi dg kesadaran penuh bhw dalam pelaksanaan tugas saya sebagai PNS/Aparatur Sipil Negara, saya tidak mau mengaitkan pelaksanaan tugas dg kepentingan politik orang/golongan tertentu. Jadi jika ada yg menilai bhw saya bersekutu dg tokoh politik ataupun bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur dalam Pilkada DKI Tahun 2017 saya nyatakan tidak benar dan tidak beralasan sama sekali.

Dengan ini saya nyatakan bahwa tuduhan saya bersekutu dg Pak Yusril adalah tidak benar.

Secara jujur saya katakan bhw kadang2 selaku bawahan saya juga mengharapkan mendapatkan ucapan terima kasih dari pimpinan atas hasil kerja yg telah dikakukan, hal ini penting sebagai bekal semangat pelaksanaan tugas selanjutnya. Tetapi jika itu tidak ada tidaklah mengapa dan saya akan terus melaksanakan tugas berikutnya dengan semangat. Bebeda dengan tuduhan yg menjurus fitnah apalagi keluar dari mulut pimpinan adalah sesuatu yg SANGAT MENYAKITKAN. Dan lebih menyedihkan tuduhan dan fitnah itu keluar dari pimpinan yg sebenarnya saya berharap memberikan petunjuk, arahan, bimbingan, memotivasi, memberi semangat, dan itu dipertontonkan di muka jagat raya.

Apakah ini yg disebut BEKERJA DENGAN HATI?

Wallahu Khairul Makiriin

-Rustam Effendi, Walikota Jakarta Utara-

Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd

Disebut Berpihak dengan Yusril, Wali Kota Jakut Rustam Effendi Curhat di FB m.detik.com/news/berita/31…

23/04/2016 23:13:08 WIB
Dany Kusuma @Dany_Kusuma81

Maju terus walikota Jakarta Utara Rustam Effendi apa yang anda lakukan sudah benar @Yusrilihza_Mhd @Ahok_BasukiTP pic.twitter.com/7OnHc22Ing

23/04/2016 17:58:54 WIB
Expand pic
GAJAH MADA @GajahMada76

Curhat adalah bentuk lain dari Perlawanan... Walikota Jakarta Utara Mulai "Melawan" Ahok news.detik.com/berita/3195105… pic.twitter.com/CcsUJb0HYD

23/04/2016 20:33:46 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
نور فتحادين احمد @nfa_jr

Ndang di ganti o pak, nek yo curigai presiden skalian di ganti, asal jo nyurigai masyarakat'e, garep di ganti... fb.me/srDKbTHO

23/04/2016 23:39:57 WIB
Iphank Liem @Iphank26

Mdg di lengserin P. Ahok.. Disebut Berpihak dengan Yusril, Wali Kota Jakut Rustam Effendi Curhat di FB via @detikcom news.detik.com/read/2016/04/2…

24/04/2016 00:00:29 WIB
ngangon_wedhus @ngangon_wedhus

Gimana anak buah mau kerja hok... Disebut Berpihak dengan Yusril, Wali Kota Jakut Rustam Effendi Curhat di FB detik.id/VrB8fE

23/04/2016 23:36:22 WIB
Ronald Sipahutar @ronaldsipahutar

Sabar ya pak Rustam, tdk semua pimpinan mmg bisa memimpin, tak jarang hanya bisa perintah tnp punya kapabilitas. news.detik.com/read/2016/04/2…

23/04/2016 23:13:10 WIB
Irwansyah @Abel77Irwansyah

@Yusrilihza_Mhd tenang dan sabar pak rus, sebentar lg ahok sudah tdk jd pimpinan anda lg...

23/04/2016 23:36:36 WIB
Fresh angel @angelina1agl

@Yusrilihza_Mhd Waah..ini Beneran ap Sinetron...!? Curhat-nya sm Tuhan aj biar Tuhan tau,mana yg bner.“G!tu aj Koq Ribet” :D

23/04/2016 23:35:21 WIB
Boim Pringgadani @BoimPringgadani

@Yusrilihza_Mhd sedih rasanya stelah mendengar curhatnya Pak Walikota ini. Smg selalu di berikan kesabaran. Ada akun twitternya gk Pak Wali?

23/04/2016 23:27:50 WIB
Ànas Cakep @nafa_aira

@Yusrilihza_Mhd bang h.rustam maju terus melawan pimpinan yg dholim

23/04/2016 23:40:48 WIB
ENZET 蠍座 @enzetnz

Sabar ya pak Rustam, maklum bawaan orok. Semoga bapak diberi rahmat kesehatan dlm menjalankan tugas ... Amin YRA news.detik.com/read/2016/04/2…

24/04/2016 00:16:17 WIB
Damron Nainggolan @Damron_Ngl

Jiaahhhhh..... sekelas walikota di ibukota!!!! curhat, curcol, galau di medsos....hnya krn diomelin atasan.... fb.me/4hDMLL107

23/04/2016 21:20:37 WIB
RioKur @RioKurniad1

@basuki_btp tampaknya anak buah bapak lebih suka curhat di medsos setelah bapak tegur m.detik.com/news/berita/31…

23/04/2016 23:03:55 WIB
Charles PG Hutapea @alleshutapea

tdk lh etis..Wali Kota Jakut Rustam Effendi..curhat di medsos..yg mnyatakan sakit hati krn dimarahin ahok..sbg bwhn..hrs trima kl dtegur bos

23/04/2016 22:38:14 WIB
Charles PG Hutapea @alleshutapea

Kl Wali Kota Jakut Rustam Effendi..tdk trima dgn ucapan DKI-1..yg blg walkot jakut bersekutu dgn Yusril..mndur dri jabatanny aj..simpel!

23/04/2016 22:40:13 WIB
Charles PG Hutapea @alleshutapea

DKI-1 psti pny dsr n alasan..knp blg Wali Kota Jakut Rustam Effendi..bersekutu dgn Yusril..Warga Jkt bth pejabat yg bs krj,bkn yg bs bcr aj!

23/04/2016 22:43:54 WIB
Ms. GLADKIY @mirazh_me

smoga pak Wali baik2 saja dgn jabatannya senin besok yes... @YokiSoufyan Mas @ferrykoto baca curhatan ini deh.. >> facebook.com/rustam.effendi…

23/04/2016 21:29:55 WIB

Comment

ri_van رفنافرد @ariva_7 24/04/2016 14:33:18 WIB
1. Pemimpin harus memberikan arahan jg teladan bagi bawahannya. 2. Pemimpin harus memberikan reward and punishment. 3. Reward yang terkecil adalah pujian atas kinerja bawahan.
0
ri_van رفنافرد @ariva_7 24/04/2016 14:33:56 WIB
4. Punishment berupa teguran klo bisa jangan di muka umum--- media--- langsung aja panggil. toh pimpinan ini. 5. Jangan melempar isu ---> fitnah dalam suasana hubungan kerja. Teliti dulu.
0