PAJAK ADALAH DARAH NEGARA (Tanggapan @PartaiSocmed ttg Luhut di Panama Paper)

Chirpified
0
#99 @PartaiSocmed

Yg ingin tanggapan kami tentang Luhut sebaiknya baca TL kami dulu. Cape juga menulis berulang2..

23/04/2016 10:17:22 WIB
#99 @PartaiSocmed

Pajak itu adalah darahnya negara. Negara yg sehat seharusnya hidup dari pajak. Oleh karena itu pajak sangatlah penting.

23/04/2016 10:23:11 WIB
#99 @PartaiSocmed

Membayar pajak adalah urusan patriotisme. Patuh pada pajak negaranya sendiri adalah bentuk loyalitas yg nyata pada negara.

23/04/2016 10:25:33 WIB
#99 @PartaiSocmed

Maka dari itu setiap pemimpin dan pejabat adalah contoh terdepan bagi rakyat dalam hal kepatuhan terhadap aturan pajak negaranya

23/04/2016 10:26:43 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dan akan menimbulkan keruntuhan moral yg luar biasa jika ada pejabat/pemimpin ketahuan berupaya menghindari pajak

23/04/2016 10:28:02 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ini bukan hanya masalah berapa besar kerugian negara atas perbuatannya. Tapi dampak keruntuhan moral masyarakat yg ditimbulkannya

23/04/2016 10:31:24 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sebab bagaimana rakyat diminta patuh membayar pajak jika para pejabat dan pemimpin negara justru bermunculan sebagai penghindar pajak?

23/04/2016 10:33:35 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terlebih di era @jokowi ini dimana penerimaan pajak sangat diutamakan. Bahkan dilakukan dengan cenderung 'menekan' rakyat kecil

23/04/2016 10:34:54 WIB
#99 @PartaiSocmed

Bagaimana mungkin, rakyat kecil ditekan sedemikian rupa dgn rupa2 pajak sementara para pejabat sibuk menghindari pajak?

23/04/2016 10:35:57 WIB
#99 @PartaiSocmed

Bagaimana mungkin pengusaha kecil wajib bayar pajak 1% dari omzet usahanya, sementara yg besar2 justru akan diberi tax amnesty?

23/04/2016 10:38:33 WIB
#99 @PartaiSocmed

Seharusnya pajak adalah salah satu sarana untuk mewujudkan keadilan soasial. Dimana dg pajak yang mampu mensubsidi yg tidak mampu

23/04/2016 10:44:29 WIB
#99 @PartaiSocmed

Tapi dgn masuknya sebagian pejabat kita dlm list penghindar pajak itu maka konsep keadilan sosial seketika musnah

23/04/2016 10:46:00 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terlebih jika pejabat yg bersangkutan tidak mundur atau diberhentikan.

23/04/2016 10:46:44 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sehingga yg berlaku sekarang tentang pajak adalah si besar memangsa si kecil. Bukan lagi keadilan sosial melainkan hukum rimba.

23/04/2016 10:47:51 WIB
#99 @PartaiSocmed

Si kecil diperas untuk bayar macam2 pajak, sementara si besar boleh menghindari pajak. Inilah yg terjadi.

23/04/2016 10:49:05 WIB
#99 @PartaiSocmed

Maka demi kepentingan yg lebih besar, sebaiknya nama2 pejabat yg tercantum sebagai penghindar pajak itu mundur saja atau diberhentikan

23/04/2016 10:51:29 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sebab bagaimana mungkin presiden punya muka mengajak rakyatnya patuh pajak jika para pembantunya sendiri dikenal sebagai penghindar pajak?

23/04/2016 10:53:20 WIB
#99 @PartaiSocmed

Jadi tak boleh ada subyektivitas disini. Siapapun pejabat yg namanya tercantum dlm list penghindar pajak itu sebaiknya mundur/diberhentikan!

23/04/2016 10:55:33 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terlepas mereka salah secara legal atau tidak, tetapi secara etis jelas salah! Presiden pun berhak memberhentikan menterinya tanpa alasan.

23/04/2016 10:57:54 WIB
#99 @PartaiSocmed

Sebab jauh lebih penting menghindari mudharat dari pada mengejar manfaat.

23/04/2016 10:58:04 WIB
#99 @PartaiSocmed

Demikian pandangan kami perihal pejabat2 yg namanya tercantum dalam list penghindar pajak. Terimakasih.

23/04/2016 10:59:05 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!