0
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
1. Pada 7-7-1977, perumahan di Muara Angke diresmikan Ali Sadikin, sebagai perkampungan nelayan. pic.twitter.com/KpJMa5iGHy
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
2. Penghuninya, gusuran Muara Karang, dampak pembangunan perumahan Pluit. Lalu, nelayan JKT Utara disatukan di sini. pic.twitter.com/g7DAY26BYs
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
3. Karena makin padat, rumah bagi nelayan Muara Angke ditambah, diresmikan Soeharto, tahun 1995. pic.twitter.com/qxA5wwK24e
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
4. Munculnya pulau baru di Teluk JKT, jadi masalah baru, mulai tangkapan berkurang, sampai ancaman 'penggusuran’ pic.twitter.com/FBdHKWAM1K
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
5. Lalu muncul tundingan, nelayan dari luar? Teluk JKT tercemar? tidak ada lagi ikan? dll. pic.twitter.com/MOfq1HbJXs
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
6. Kalau yang ini nelayan dari luar? mungkin ad benarnya, kapal2 ini melautnya berbulan2, bahkan antar pulau. pic.twitter.com/yP1Q0dghlN
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
7. Di mana nelayan Muara Angke? mereka beraktivitas di sini, sepanjang Kali Adem. pic.twitter.com/iIR6r8mPHN
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
11. Soal apakah mereka sejahtera? (Zoom bagian leher) pic.twitter.com/5kWdDAEpgk
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
12. Benarkah Teluk Jakarta sudah tidak ada ikan? pic.twitter.com/jKGFNcwfXL
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
13. Kami mengikuti nelayan melaut (dekat pulau G), ikan masih didapat. Berkurang iya, sejak muncul pulau palsu. pic.twitter.com/9AqMuzVO46
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
14. Bahkan lapak jemuran ini, sudah jarang terisi penuh. pic.twitter.com/jTFfBchjAd
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
15. Pemancing di depan dermaga Muara Angke, juga masih bisa mendapatkan ikan. pic.twitter.com/2qtr9noKnM
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
16. Ikan teri ini juga dijaring dari Teluk Jakarta. pic.twitter.com/hC5nCmwmk2
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
17. Kata mereka, ikan-ikan ini juga hasil pancingan di Teluk Jakarta. pic.twitter.com/xFhulTI1Ut
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
18. Kenapa reklamasi yang diributkan cuma Podomoro (pulau G) dan Agung Sedayu (C & D)? pic.twitter.com/fnbH8XNgWM
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
19. Kenapa sampai ada aksi nelayan menyegel Pulau G? pic.twitter.com/mNbh2pvzaJ
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
20. Alasan apa (Pulau G), digugat kelompok nelayan ke pengadilan? pic.twitter.com/dalYwheH18
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
21. Antara lain, munculnya pulau merubah arus laut, Pulau G juga menghalangi keluar-masuknya perahu. pic.twitter.com/BCUBXrdw6D
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
22. Membuat laut keruh. Menghilangkan pendapatan (nelayan gurem) yang bergantung dari Teluk Jakarta. pic.twitter.com/NrXFEhin6l
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
23. Perahu2 di Kali Adem, kemampuan melautnya hanya disekitar Teluk JKT. Sebagian sampai ke Kepulauan Seribu. pic.twitter.com/HprCGvouWk
Expand pic
WatchdoC Documentary @watchdoc_ID
24. Bukan seperti kapal2 yg parkir di tempat ini, mereka mampu mengarungi selat dan sumudra. pic.twitter.com/zPBZ4z9Hvy
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.