Romantisme Seorang Mustofa Bisri lewat Puisi, Kesaksian Istri Gus Mus di Mata Najwa

Betapa seorang Kyai juga adalah seorang lelaki sejati
Famous People mus bisri mustofa puisi gus sajak mata cinta romantis najwa
0
Romantisme Gus Mus terkuak berkat pengakuan sang Istri dan beberapa Puisi yang dibacakan Mbak Nana

Sosok Gus Mus sebagai lelaki sejati

Mata Najwa @MataNajwa
Ibu Siti Fatma, istri Gus Mus di Mata Najwa pic.twitter.com/qdljnnwvdC
Expand pic
Mata Najwa @MataNajwa
“(Bapak) memang romantis. Kemarin pas ulang tahun dibuatkan sajak juga,” Ibu Siti Fatma. #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Sajak cinta saya hny utk dia (istri) dan utk dia (menunjuk ke atas). Yg –mu kecil itu istri, –Mu besar yg di atas,” @gusmusgusmu #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Waktu dia ulang tahun saya tulis, ‘tetaplah muda bersamaku, wahai istriku’,” @gusmusgusmu #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Katanya sih dia sudah ngincer dari kecil banget. Dari 5 SD (saya) sudah digodain,” Ibu Fatma. #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Tapi saya menolak, karena kan waktu itu masih kecil,” Ibu Fatma. #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Ya sama seperti film India itulah. Pertama kali menolak, tapi lama-lama kan mau juga,” @gusmusgusmu #MataNajwa
Mata Najwa @MataNajwa
“Saya sering menulis surat utk dia. Saya di Mesir, dia di Yogya. Mungkin dia akhirnya klepek-klepek karena itu,” @gusmusgusmu #MataNajwa
Susanto H. Prakoso @SantoPrakoso
Sajak Cinta @gusmusgusmu yang dibacakan di @MataNajwa. Tertegun. Menggetarkan hati. Begitu romantis. Begitu kuat. pic.twitter.com/dYPGlDp2QG
Ini teks lengkap puisi "Sajak Cinta" karya Gus Mus

Sajak Cinta

cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya
cinta romeo kepada juliet si majnun qais kepada laila
belum apa-apa
temu pisah kita lebih bermakna
dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha
rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam
dan Hawa

aku adalah ombak samuderamu
yang lari datang bagimu
hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu
aku adalah wangi bungamu
luka berdarah-darah durimu
semilir bagai badai anginmu

aku adalah kicau burungmu
kabut puncak gunungmu
tuah tenungmu
aku adalah titik-titik hurufmu
kata-kata maknamu

aku adalah sinar silau panasmu
dan bayang-bayang hangat mentarimu
bumi pasrah langitmu

aku adalah jasad ruhmu
fayakun kunmu

aku adalah a-k-u
k-a-u
mu

Rembang, 30-9-1995

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.