0
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
1. Ketika ada masalah, dimana ada 2 kepengurusan didalam satu organisasi, jalan tengahnya adalah Islah atau duduk bersama cari jalan keluar.
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
2. Tapi salah satu kubu tetap ngotot tidak mau Islah. Maunya dia yang memimpin. Daripada Islah mending lewat jalur hukum saja.
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
3. Berbagai pihak sarankan agar tidak ribut-ribut dan selesaikan masalah dengan cara Islah. Salah satu kubu ngotot lewat jalur hukum saja.
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
4. Akhirnya lewat Jalur hukum.. tapi kenyataannya berkali2 yg ngotot ini kalah disetiap jalur yg dilalui. Tapi tetap ngotot gak mau mengalah
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
5. Terakhir di MA, si ngotot kalah juga. Apkh si ngotot menerima kekalahannya? Ternyata tdk..dia menjilat ludahnya sendiri. Dia minta Islah!
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
6. Si ngotot yang dari awal tidak mau Islah, setelah kalah, kini menyarankan Islah dengan alasan untuk kebaikan. Lalu ngotot buat Islah! 😅
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
7. Keputusan hukum sudah ada, si ngotot yang kalah sekarang ngotot dan ngotot buat Islah. Islah buatan dia, yah pasti menang dia. 😅
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
8. Kini dia secara sepihak merasa legal kepemimpinan hasil Islah.. padahal dulu anti Islah. Ludah dijilat lagi hanya untuk kekuasaan.
Teddy Gusnaidi @TeddyGusnaidi
9. Inikah yang dibilang pemimpin? melegalkan diri dari sesuatu yang awalnya dianggap tidak legal? Astagfirullah!.. Tks, semoga bermanfaat

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.