0
Iwan @iwanpranoto
Di Abad 18 smp 20, pabrik/kantor menggantungkan pd tenaga manusia yg seragam, identik. Tak dibutuhkan manusia yg kreatif & berpikir kritis.
Iwan @iwanpranoto
Makanya ujian primitif itu harus berjawab identik, seragam. Jawabnya sudah diketahui. Anak dihargai berdasar keterampilan membeo.
Iwan @iwanpranoto
Anak hrs mengerjakan secara individu. Tabu bicara dg anak lain. Di mana di dunia hari ini kita menyelesaikan masalah tak boleh dg org lain?
Iwan @iwanpranoto
Ujian primitif semakin menguatkan perilaku Era Industri yg memuja KESERAGAMAN, KEPATUHAN, PREDICTABILITY.
Iwan @iwanpranoto
Ujian primitif berpijak pada the KNOWNS, padahal kehidupan hari ini dan mendatang menuntut pendidikan (dan ujian) yg menantang the UNKNOWNS
Iwan @iwanpranoto
Skrg, sebelum ujian, anak dirazia ponselnya. Di bbrp negara, anak dirazia arlojinya, krn ada arloji cerdas. Telinganya diperiksa. Absurd!
Iwan @iwanpranoto
Di masa depan yg tak begitu jauh, Internet menyatu dg tubuh kita. Lalu bagaimana mau merazianya? Sampai kpn kita meneruskan ujian primitif?
Iwan @iwanpranoto
Ujian primitif melanggar prinsip utama pendidikan, bahwa setiap anak UNIK. Tak seharusnya diseragamkan.
Iwan @iwanpranoto
Ujian primitif mengharapkan semua murid menjawab sama, identik! Padahal kehidupan hr ini membutuhkan manusia yg memberikan jawaban berbeda.
Iwan @iwanpranoto
Pendidikan dan Persekolahan bukan sebuah pabrik menghasilkan barang, yaitu murid. Murid bukan barang untuk diseragamkan.
Iwan @iwanpranoto
Murid bukan diharapkan menyerap pengetahuan yg sudah diketahui, tetapi mengembangkan pengetahuan yang belum diketahui.
Iwan @iwanpranoto
Makna reading atau MEMBACA dan knowing atau MENGETAHUI telah berubah total.
Iwan @iwanpranoto
Makna kata MENULIS juga telah berubah.
Iwan @iwanpranoto
Mungkin esok ponsel kita dapat diarahkan pd tulisan dg aksara kanji & menyuarakan terjemahannya dlm bhs Indonesia. Ini msh disebut membaca?
Iwan @iwanpranoto
Skrg semua pengetahuan yg SUDAH DIKETAHUI dpt diakses dlm hitungan detik dg ponsel di saku celana kita. Ini msh kita maknai sbg MENGETAHUI?
Iwan @iwanpranoto
Ujian primitif masih menganggap bahwa Internet tidak ada. Hari ujian ialah satu-satunya hari saat anak dipaksa percaya bhw Internet blm ada.
Iwan @iwanpranoto
Hari ujian merupakan satu-satunya hari anak diminta percaya bahwa teknologi tak ada dlm kehidupannya.
Iwan @iwanpranoto
3Rs, yakni Reading, Writing, Arithmetic telah berubah makna. Tetapi, ujian primitif masih menganggapnya tak berubah.
Iwan @iwanpranoto
Hari ini 3Rs telah berubah menjadi 3Cs, yakni Comprehension, Communication, Computation. Ujian harus berpijak pd perubahan ini.
Iwan @iwanpranoto
Ujian yg mengajukan pertanyaan yg mampu dijawab oleh Google itu ujian primitif.
Iwan @iwanpranoto
Ujian yg menekankan pada hafalan sungguh tak layak diteruskan lagi.
Iwan @iwanpranoto
Semua rumus dapat kita akses melalui ponsel di saku celana kita dlm 1 detik, lalu apa makna "murid mengetahui Dalil Pitagoras" di abad 21?
Iwan @iwanpranoto
Di abad 20 pendidikan kita tertinggal, tak pantas kita meneruskan ketertinggalan ini dg tetap memberikan pendidikan primitif di abad 21.
Iwan @iwanpranoto
Mengapa meneruskan ujian primitif, praktik purba, di dunia yang sudah berubah. Bangun! Jangan menguji keterampilan kedaluwarsa.
Iwan @iwanpranoto
UN online itu tetap menguji kecakapan primitif tp dg bungkus teknologi canggih. Old wine in a new bottle.
Load Remaining (46)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.