1
#Puppet @S0N_2000
Pengaruh ajaran Syiah di Indonesia pernah ada dan itu sudah lama, tetapi relatif lebih bersifat kultural, tidak ideologis seperti saat ini
#Puppet @S0N_2000
Sejak meletusnya Revolusi Iran tahun 1979, doktrin dan ajarannya berbeda, sekarang lebih kental ideologi dan revolusinya.
#Puppet @S0N_2000
Sejak itu mulailah beredar buku2 terjemahan karya ulama atau cendekiawan Iran, seperti Ali Syariati, Muthohary, Thabathaba’i, Khomeini ,dll
#Puppet @S0N_2000
Syi’ah di Indonesia itu sama dengan Syi’ah di Iran yakni Syi’ah ‘Istna Asyariyah. mereka disatukan oleh satu doktrin, yakni doktrin Imamah
#Puppet @S0N_2000
Akidah mutlak dalam Syi’ah Itsna ‘Asyariyah adalah akidah Imamah. Mengimani dua belas Imam yang disebutnya ma’shum (bebas dari kesalahan)
#Puppet @S0N_2000
Bagi Syi’ah Imamiyah, memahami hadits2 doktrin imamah bukan saja harus bersumber dari Rasulullah SAW, namun juga dari para imam dua belas
#Puppet @S0N_2000
sebagai manusia-manusia suci (ma’shum). Kemutlakan imam sebagai pemimpin yang bebas dari dosa berimplikasi kepada konsep hadits
#Puppet @S0N_2000
Ucapan-ucapan para imam disebut hadits. Seperti yang ditulis dalam al-Kafi Jilid I halaman 52 hadis no. 14:
#Puppet @S0N_2000
karena ucapan-ucapan para Imam itu adalah identik dengan hadis Nabi yang bersumber dari wahyu Allah SWT
#Puppet @S0N_2000
Sebaliknya ajaran Syi’ah merendah sahabat Abu Bakar, Umar dan ‘Aisyah istri Rasulullah SAW. mereka berlebihan menyanjung Ali bi Abi Thalib
#Puppet @S0N_2000
Pengikut Syi’ah memang ada yang terang-terangan ada pula yang mengajarkan secara tertutup
#Puppet @S0N_2000
Ragam respon penganut Syi’ah itu juga dipengaruhi oleh tingkat pemahaman mereka terhadap doktrin kemutlakan imamah
#Puppet @S0N_2000
Model pemahaman akidah imamah bertingkat-tingkat itu melahirkan perilaku pengikut Syi’ah yang berbeda pula.
#Puppet @S0N_2000
pola adaptasi di tengah mayoritas Sunni mempengaruhi prilaku pengikut Syi’ah Imamiyah. Mereka menutupi (taqiyah), kecuali pada sesama Syi’ah
#Puppet @S0N_2000
penyebaran Syiah,sangat signifikan setelah pulangnya para mahasiswa dari Kota Qom (Iran) Di Indonesia mereka mengklaim sebagai ahlulbait
#Puppet @S0N_2000
Bahwasanya sejak revolusi, Iran banyak memberi beasiswa ke pemuda-pemuda Indonesia, jumlahnya ribuan,
#Puppet @S0N_2000
dan sekarang mereka sudah kembali dan menjadi agen penyebaran Syiah yang cukup gencar di Indonesia. diperkirakan 7000-10000 orang
#Puppet @S0N_2000
Tokoh Syiah di Indonesia boleh dibilang dibagi antara yang keturunan Sayyid dari Hadramaut Yaman dan yang non Hadrami
#Puppet @S0N_2000
Tokoh Islam Mohammad Natsir pernah mengingatkan: “Jangan mau menerima hadiah buku buku dari orang Iran”. #Syiah
#Puppet @S0N_2000
larangan itu malah menarik. Dari 3 orang delegasi Indonesia, yaitu Endang Syaifudin Anshory, Jalaludin Rahmat, dan Haedar Bagir
#Puppet @S0N_2000
2 orang menjadi pengikut Syiah : Jalaludin Rahmat dan Haidar Bagir dan hanya 1 orang yang tetap Sunni, yaitu Endang Syaifudin Anshory
#Puppet @S0N_2000
Awalnya, Jalaludin R aktif di Muhammadiyah, Bandung.Tapi sejak kepulangannya dari studi luar negeri, oleh Muhammadiyah tidak dipakai lagi,
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.