0
Arnoldflora @arnoldflora36
[PERTAMA KALI Di INDONESIA] Kejagung Akan Buat Sejarah dengan Pidanakan Kasus BOT
Arnoldflora @arnoldflora36
1.Perselisihan kontrak kerjasama antara PT Hotel Indonesia Natour dengan PT Grand Indonesia sampai saat ini belum pic.twitter.com/IRgTqe6Cis
Expand pic
Arnoldflora @arnoldflora36
3.Kerja sama tersebut terkait pengembangan lahan di kawasan superblok Hotel Indonesia melalui perjanjian Build, Operate dan Transfer (BOT)
Arnoldflora @arnoldflora36
4.Dalam hal ini, Grand Indonesia sebagai penerima hak BOT dari HIN
Arnoldflora @arnoldflora36
5.Kejagung dikabarkan masih melakukan penyidikan terkait dengan temuan BPK yang menilai bahwa negara berpotensi dirugikan akibat
Arnoldflora @arnoldflora36
7.Kasus ini bermula dari pemeriksaan BPK dalam dokumen resume nomor 02/AUDITAMA VII/01/2016 yang menyebutkan bahwa kerja sama antara HIN
Arnoldflora @arnoldflora36
8.dengan CKBI tidak sesuai dengan proses perencanaan awal
Arnoldflora @arnoldflora36
9.Atas temuan itu kemudian PT HIN mengajukan gugatan hingga kasus ini diperiksa oleh Kejaksaan Agung
Arnoldflora @arnoldflora36
10.Pada gugatannya, Grand Indonesia dinilai telah merugikan negara akibat dari pendirian dua bangunan, Menara BCA dan Apartemen Kempinski,
Arnoldflora @arnoldflora36
11.serta perpanjangan kontrak oleh pihak GI pada tahun 2010
Arnoldflora @arnoldflora36
12.Tidak mungkin rasanya bila kita berpikir bahwa lembaga tinggi negara seperti BPK akan melakukan kesalahan dalam tugasnya
Arnoldflora @arnoldflora36
13.Namun, hal tersebut bisa saja terjadi, karena pendirian dua menara yang dikatakan merugikan negara tersebut, sebenarnya telah tercantum
Arnoldflora @arnoldflora36
14.sejak awal kontrak kerja sama BOT antara PT HIN serta Grand Indonesia
Arnoldflora @arnoldflora36
15.Pada isi kontrak kerja sama tersebut tertulis jelas pada pasal 1.2 “Gedung dan fasilitas penunjang adalah bangunan-bangunan dan segala
Arnoldflora @arnoldflora36
16.fasilitas pendukung yang wajib dibangun dan/atau direnovasi penerima hak BOT di atas tanah, yaitu, antara lain, pusat perbelanjaan,
Arnoldflora @arnoldflora36
17.hotel, dan bangunan-bangunan lainnya, berikut fasilitas parker serta fasilitas penunjang lainnya.”
Arnoldflora @arnoldflora36
18.Pada ayat tersebut dikatakan bahwa penerima hak BOT dapat mendirikan fasilitas penunjang lainnya
Arnoldflora @arnoldflora36
19.Sedikit lucu adalah ketika PT HIN mempermasalahkan kedua bangunan tersebut, padahal PT HIN sendiri terdapat pada lantai 39 menara BCA
Arnoldflora @arnoldflora36
20.Jadi logikanya adalah tidak mungkin PT HIN tidak mengetahui rencana pembangunan kedua menara tersebut
Arnoldflora @arnoldflora36
21.Kemudian pada jumlah kerugian negara pada saat perpanjangan kontrak merupakan hitungan yang dilandaskan pada pendapatan dan
Arnoldflora @arnoldflora36
23.Sedangkan opsi perpanjangan telah dilakukan pada tahun 2010, dimana Rp 400 M telah dibayarkan oleh pihak PT GI untuk perpanjangan selama
Arnoldflora @arnoldflora36
24.20 tahun, yang dihitung berdasarkan 25% x Rp1,54 Triliun (nilai NJOP yang berlaku pada saat opsi perpanjangan itu
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.