1
Ryu Hasan @ryuhasan
Jatuh cinta awalnya memang nggak sengaja, selanjutnya yg terjadi adlh mampetnya pusat2 rasional di otak krn gelombang dopamin dan oksitosin
Ryu Hasan @ryuhasan
Secara neurologis jatuh cinta pada pandangan pertama memang ada, tapi ya tidak selalu kedua pihak mengalami hal yg sama pada saat yg sama
Ryu Hasan @ryuhasan
Kita ini sebenernya jauh lbh mudah ditebak dari yg kita kira. Kalo ada yg bilang cinta tdk bisa ditebak, ya krn dia nggak tahu neurologi aja
Ryu Hasan @ryuhasan
Sepanjang evolusi sbg spesies, otak kita sdh belajar cara memilih pasangan tersehat, yg plg mungkin memberi keturunan, ini awal mula cinta.
Ryu Hasan @ryuhasan
Otak kita menuntun kpd pasangan yg sumber daya dan komitmennya dapat membantu keturunan kita utk bertahan hidup.
Ryu Hasan @ryuhasan
Banyak pelajaran yg diperoleh laki2 & perempuan di masa purba kemudian sandinya tersimpan dlm otak modern kita sbg sirkuit2 cinta neurologis
Ryu Hasan @ryuhasan
Sirkuit2 cinta di otak ini sdh ada sejak kita lahir, diaktifkan di masa pubertas oleh campuran berbagai neurotransmiter yg bekerja dg cepat.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sirkuit cinta yg sudah tersusun di otak secara evolusioner sangat anggun. Otak kita secara otomatis akan menaksir pasangan yg potensial.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tentu saja yg disebut pasangan potensional bagi tiap individu pada akhirnya sangat beragam, tapi pada mulanya adalah utk ketahanan hidup.
Ryu Hasan @ryuhasan
Kalau ada si doi yg sesuai dg "daftar harapan" leluhur kita, kita akan merasakan sengatan kimia yg membuat pusing akibat rasa ketertarikan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Pada akhirnya secara evolusioner aktifitas seksual pada spesies2 tertentu bukan hanya soal reproduksi twitter.com/nathan_ken_/st…
Ryu Hasan @ryuhasan
Daftar harapan leluhur kita ttg pasangan2 kita, tersimpan rapih di kromosom yg tersembunyi jauh dlm inti setiap sel. Inilah nafas kehidupan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sengatan berbagai neurotransmitter (senyawa kimia saraf) cinta ini bekerja seakurat sinar laser. Disebut amukan asmara atau jatuh cinta.
Ryu Hasan @ryuhasan
Inilah langkah awal dlm cara kuno membentuk ikatan pasangan, dan membuka gerbang2 ke program "percumbuan-perkawinan-pengasuhan" di otak kita
Ryu Hasan @ryuhasan
Beruntunglah bila ada dua org yg scr bersama2 mengalami sengatan neurotransmiter2 cinta shg tdk bertepuk sebelah tangan, saling jatuh cinta.
Ryu Hasan @ryuhasan
Pasangan yg kena sengatan kimia cinta scr bersamaan, mrk akan menghadapi kegelisahan, kekhawatiran, dan kegembiraan yg menumpulkan pikiran.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sebetulnya mrk tidak bisa mengendalikan semua itu, krn saat2 seperti itu, gejala biologislah yg sedang membangun masa depan mrk bersama.
Ryu Hasan @ryuhasan
Perlu diingat bhw manusia menghabiskan lbh dari 99% dari sekian juta tahun (yg diperlukan utk berevolusi) dgn hidup dlm kondisi yg primitif.
Ryu Hasan @ryuhasan
Saking banyaknya variabel kerja otak, seolah2 kita punya freewill, padahal semua itu ya reaksi kimia scr alamiah twitter.com/yusufsalahaman…
Ryu Hasan @ryuhasan
Shg sbg kibatnya, sirkuit2 otak kita memang berkembang utk memecahkan berbagai persoalan yg dihadapi nenek moyang manusia jaman dulu
Ryu Hasan @ryuhasan
Tantangan terpenting yg dihadapi nenek moyang kita adlh masalah reproduksi.Jangan heran sampe skrg dorongan punya anak sebanyak2nya msh ada
Ryu Hasan @ryuhasan
Tapi masalah reproduksi bukan hanya masalah punya anak, juga utk memastikan bhw anak2 itu akan hidup cukup lama utk menyebarkan gen2 kita.
Ryu Hasan @ryuhasan
Nenek-kakek moyang yg pilihan pasangannya menghasilkan lbh banyak keturunan yg mampu bertahan hidup, berarti berhasil menurunkan gen2 mereka
Ryu Hasan @ryuhasan
Alhasil, sistem otak mereka, khususnya yg mengembangkan kemampuan untuk "ketertarikan percumbuan" lebih sukses dlm soal reproduksi ini
Load Remaining (53)
Login and hide ads.