0

Mereka yang tinggal&masa anak2&remaja akarta tahun 1980an, mengalami kehidupan budaya yang sangat kaya.

Meski saat itu masa orde baru&televisi untuk publik hanya 1,TVRI namun pengalaman kesenian,kebudayaan lebih kaya dan orisinil. Waktu itu rasa dan kelas-kelas budaya populer lebih terasa.

Dengan hanya 1 saluran televis,umumnya warga Jakarta tidak punya pilihan lain slain menonton acara TVRI. Maka film2,sandiwara tivi,musik pun berasal dr Tvri

Bisa dibilang generasi yg dihidupi televisi tahun 1980an lebih memiliki tontonan berkualitas. Dulu tidak ada sinetron yg mengumbar make up dan berebut kekayaan.

Sandiwara/drama tivi dibuat oleh sutradara&aktor teater.Maka dialog&aktingnya keren dan bagus. Tak heran maka serial drama tivi menjadi hit dan perbicangan serta ditunggu2

Variasi drama juga sesuai tema sehari-hari,realis kerakyatan. Ada serial Losmen tentang keluarga Jawa yg mengelola penginapan keluarga,Ada Rumah Masa Depan,jg ada A.C.I serial untuk anak remaja.

Acara tivi musik beragam,waktu itu acaranya di TVri,lawakan Srimulat,dan Jojon jadi primadona.Acara untuk petani ada serial dramanya Kontak Tani serial sangat desa yg diputar setiap minggu.

Film Import trutama dari Barat/Amerika diputar malam hari setelah pukul.21.30wib. Film yg terkenal adalah Chips ttg patroli polisi di jln tol,dg bintangnya Eric Estrada (saya pernah mimpikan dia hahhaha)

Film lainnya yg terkenal Six Milion DollarsMan (Lee Major)dan Bionic Woman (Lindsay Wagner) dua film favorit saya, baru belakangan muncul Charli,s Angels.

Selain film superhero barat, musik Indonesia juga terbagi dalam genre yg jelas perbedaannya:dangdut,pop progresif dan pop (cengeng). Pop progresif a.l diwakili oleh Vina Panduwinata dibwhnlabel Jakson Records(JR),dan yg cengeng oleh Dian Pisesa dari JK Records

Waktu itu blum ada penyanyi instant dr youtubee,tapi ada Lomba Cipta Lagu Remaja yg dilakukan RRI. Disamping itu ada juga lomba cipta lagu Festival Lagu Populer tingkat Nasional.

Lagu yang dibawakan dlm Festival Lagu Populer abadi hingga kini a.l Burung Camar,Cinta Indonesia (Vina Panduwinata), Esokan Masih Ada (Utha Likumahuwa) sedangkan Harvey Malaiholo mempopulerjan lagu Indonesia Jaya dr Festival Lomba Cipta Lagu Pembangunan 1987.

Comment

Login and hide ads.