"Analisis Strategi Pemenangan Koh Zhang Wan Xie Dalam Pilkada DKI 2017" by @Semesta_Kicau

Chirpified By @M4ngU5il
1
Ayah @semesta_kicau

Belajar dari pengalaman pilpres lalu, dengan dukungan media, buzzer dan dana tak terbatas, akan sulit menggulingkan ahok dg cara biasa.

15/03/2016 09:47:06 WIB
Ayah @semesta_kicau

Mumpung masih pagi, kami coba beberkan analisa mengenai strategi pemenangan ahok dalam pilkada DKI. Bismillah.

15/03/2016 10:08:14 WIB
Ayah @semesta_kicau

1. Tak terasa pesta demokrasi kembali hadir di DKI. Kali ini yang menjadi sorotan bukan jokowi. Dia sudah lari dari tanggung jawab.

15/03/2016 10:09:57 WIB
Ayah @semesta_kicau

2. Yang menjadi seleb media di pilgub kali ini adalah ahok, kompatriot jokowi di pilgub lalu.

15/03/2016 10:11:10 WIB
Ayah @semesta_kicau

3. Pilgub DKI kali ini lebih ramai dari yang lalu. Banyak kandidat yang maju. Mencoba peruntungan. Ada juga yang iseng doang.

15/03/2016 10:13:52 WIB
Ayah @semesta_kicau

4. Siapa lawan pasti ahok belum jelas. Peta masih belum terlihat. Sempat muncul orang kuat, sebut saja Ridwan Kamil, Tri Risma, Ganjar dsb.

15/03/2016 10:16:03 WIB
Ayah @semesta_kicau

5. Namun perlahan suara itu surut. Atau sengaja disurutkan. Berganti suara ahok di semua media.

15/03/2016 10:17:21 WIB
Ayah @semesta_kicau

6. Bagaimanakah strategi pemenangan ahok sebagai incumbent? Berikut kami coba analisa.

15/03/2016 10:18:00 WIB
Ayah @semesta_kicau

7. Taktik yang dipakai ahok nyaris sama dengan pendahulunya, @jokowi. Muncul di media hampir tiap hari. Kencing pun bila perlu dimuat.

15/03/2016 10:19:30 WIB
Ayah @semesta_kicau

8. Yang membedakan adalah treatment terhadap umat Islam. Ya, isu agama, meski coba direduksi, tetap saja jd isu sentral. Selain isu korupsi.

15/03/2016 10:21:37 WIB
Ayah @semesta_kicau

9. Ahok sama dengan masyarakat pada umumnya, masih meraba raba tentang kandidat lawannya. Masih blank.

15/03/2016 10:22:34 WIB
Ayah @semesta_kicau

10. Berangkat dari ketidak tahuannya itulah tim ahok coba membentengi dg melepas buzzer buzzer utk menyebarkan tafsir ttg pemimpin kafir.

15/03/2016 10:24:04 WIB
Ayah @semesta_kicau

11. Simak saja di lini masa. Pilkada masih jauh, tapi buzzer buzzer ahok sudah menjual isu di bolehkannya memilih pemimpin non muslim.

15/03/2016 10:25:25 WIB
Ayah @semesta_kicau

12. Seolah olah ahok sudah pasti jadi calon gubernur. Padahal bisa saja dia jadi tersangka sumber waras dan gagal nyalon.

15/03/2016 10:26:14 WIB
Ayah @semesta_kicau

13. Itu benteng pertama ahok: buzzer yang siap menyesatkan umat Islam soal memilih pemimpin.

15/03/2016 10:27:21 WIB
Ayah @semesta_kicau

14. Benteng kedua adalah media yang dulu mengangkat jokowi jadi nabi, sekarang ada dibelakang ahok.

15/03/2016 10:28:42 WIB
Ayah @semesta_kicau

15. Segala tingkah polahnya dipotret sedemikian rupa, hingga terlihat bagai malaikat pembawa nikmat. Hilanglah wajah Malaikat maut nya.

15/03/2016 10:29:56 WIB
Ayah @semesta_kicau

16. Melihat kandidat yang muncul, serta isu isu yang berpotensi menjegal ahok, maka diluncurkan lah benteng ketiga: pemecah suara.

15/03/2016 10:31:27 WIB
Ayah @semesta_kicau

17. Ahmad dhani, Lulung, adalah prajurit yang diluncurkan untuk memecah suara siapapun kandidat lawan ahok kelak.

15/03/2016 10:32:32 WIB
Ayah @semesta_kicau

18. Bagaimana bisa? Berikut kami sampaikan analisa nya.

15/03/2016 10:33:00 WIB
Ayah @semesta_kicau

19. Pertama ahmad dhani. Semua orang tahu, dia adalah pendukung Prabowo pada pilpres lalu. Semua juga tahu, dia adalah pengagum Gus Dur.

15/03/2016 10:34:26 WIB
Ayah @semesta_kicau

20. Apa kaitannya dg pilgub DKI? Disinilah kunci kekonyolannya terungkap.

15/03/2016 10:35:08 WIB
Ayah @semesta_kicau

21. Kenapa dhani maju lewat PKB, sementara semua tahu jika PKB dipimpin pengkhianat Gus Dur?

15/03/2016 10:35:59 WIB
Ayah @semesta_kicau

22. Andai dhani maju lewat Gerindra atau partai lain, mungkin peran dia sebagai pemecah suara tidak akan terbongkar.

15/03/2016 10:37:01 WIB
Load Remaining (26)

Comment

#PakarMangkrak @kebo_mangkrak 17/03/2016 06:57:42 WIB
Hihihi....geli baca analisis ini... Parameter nya jauh dari fakta
0