0
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Sholat berjamaah mempunyai banyak keutamaan dari sholat sendirian,ada disebutkan 25 ataupun 27 derajat,berapapun itu yg pasti berlipat ganda
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
“Shalat jama’ah itu senilai dengan 25 shalat. Jika seseorang mengerjakan shalat ketika dia bersafar, >>
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
>> lalu dia menyempurnakan ruku’ dan sujudnya, maka shalatnya tersebut bisa mencapai pahala 50 shalat.” >>
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
>> (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah) Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
“Shalat berjamaah itu lebih utama dari shalat sendirian dengan 27 derajat.” (HR Muslim nomor 650 dan 249)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Maka jika kita sholat sendiri kita hanya dapat pahala 100/27 kalinya jamaah,alias cuma 3,7% saja setiap kali sholat, Betapa sedikitnya?
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Seharusnya kita selalu berusaha mencapai yg pahalanya terbanyak yaitu 100%, jangan mau rugi ketinggalan jamaah ,dosa kita masih amat banyak
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Sama spt Hukum Sunah,bukan dikerjakan berpahala ditinggalkan tidak apa2,tapi kita harus berprinsip jika ditinggalkan itu RUGI BANGET
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Bagaimana dgn wanita yg sholat dirumah mau jamaah? Bisa cari teman wanita lainnya,atau tunggu para Pria kembali dari Masjid
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Pria boleh kembali sholat mengimami ,dengan pahala sedekah, supaya sang istri/keluarganya mendapatkan pahala sholat berjamaah
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Nabi melihat seseorang yg sholat sendirian. Beliau bersabda, Tidakkah ada yg bersedekah kpd org ini utk sholat bersamanya? (HR Abu Daud)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Mu’adz bin Jabal pernah shalat Isya bersama Rasulullah kemudian dia kembali menuju kaumnya dan ikut shalat bersama kaumnya (HR Muslim)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Sholat Jamaah mempunyai keutamaan antara lain,ketika imam melakukan kesalahan maka itu hanya utk dirinya sendiri,bukan makmumnya
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Namun ketika Sholat Jamaah makmumnya yg melakukan kesalahan ,maka kesalahan tsb disempurnakan oleh imamnya
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Jadi sekalipun makmun lupa ataupun sengaja tidak membaca fatihah,maka bacaan imam telah mencukupi dan menyempurnakan kekurangan sholatnya
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Rasullulah SAW bersabda, "Tidak sah shalat orang yang tidak membaca Ummul Qur'an (Al-Fatihah)." (HR Muslim)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Namun dalam sholat jamaah hukumnya bisa berbeda,karena bacaan kita telah diwakilkan imam terutama ketika rakaat Jahar (dikeraskan)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Bagi yg tidak membaca alfatihah pada rakaat yg dijaharkan insya Allah sholatnya masih sah karena ada hadits lainnya
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Dari Jabir berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mempunyai imam, maka bacaan imam menjadi bacaannya juga." (HR Ahmad)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Ketika bacaan Jahar sebaiknya makmum hanya diam mendengarkan bacaan imam dan makmum ikut membaca masing2 ketika bacaan imam sirr (pelan)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Mengapa dibaca perlahan bukannya dibaca dalam hati saja,karena gerakan hati itu sulit makanya tetap dibantu melafadzkannya meskipun pelan2
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Rasululah SAW bersabda, "Apakah kalian membaca (quran) di belakang imam?" Para shahabat menjawab, "Ya." >>
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
>> Beliau bersabda, "Jangan kalian lakukan, kecuali surat Al-Fatihah, karena shalat tidak sah kecuali dgn membacanya." (HR Ahmad)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Hadits terakhir bisa dipahami membaca fatihah setelah imam baca fatihah,ini pendapat imam Syafi’i
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Fatihah bisa jg diwakilkan imam,sebab ketika masbuk rakaatnya dihitung sebelum imam bangkit dari ruku ,berarti makmum tidak baca fatihah
Load Remaining (36)

Comment

Login and hide ads.
Login and hide ads.