BY @sahaL_AS || "Ketidak sahihan pemahaman @tifsembiring ttg hadits sahih, dan bahayanya penyimpulannya."

Chirpified
1
akhmad sahal @sahaL_AS

(1) Bismillah. Berikut adlh kultwit tanggapan balikku thd tanggapan Pak @tifsembiring ttg hadits LGBT yg dikutipnya di renungan jumat.

04/03/2016 09:37:59 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(2) Kultwitku ttg renungan jumatnya tsb bisa dilihat di sini >> chirpstory.com/li/305425

04/03/2016 09:39:49 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(4) Ada dua poin utama dari kultwit @tifsembiring yg akan kubahas. Pertama, pandangannya ttg hadits sahih. 2) Penyimpulannya.

04/03/2016 09:44:36 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(5) Mnrt Pak @tifsembiring, hadits sahih = hadits yg benar. Dan itu, katanya, disepakati oleh Ulama Ahlussunnah wal jamaah.

04/03/2016 09:45:36 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(6) Dgn memahami hadits sahih= hadits yg benar, Om @tifsembiring mengaitkan kesahihahn dgn "isi" (matan) hadits. Ini jelas aneh.

04/03/2016 09:48:43 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(7) Yg belajar imu mustolah hadits tau, kriteria "sahih-hasan-dlaif" BUKAN ttg isi hadits, tp dgn mata rantai transmisinya (sanad).

04/03/2016 09:50:38 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(8) Hadits itu sejatinya adlh kabar/info ttg perbuatan, pernyataan, n penetapan Nabi, yg akhirnya sampe ke perawi terakhir, misal Bukhari.

04/03/2016 09:53:27 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

9) Ingat, Bukhari hidup 2 abad setelah Nabi wafat. Pertanyaannya, bgmn ia memverifikasi kabar/ info yg dinisbatkan ke Nabi?

04/03/2016 09:54:45 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

10) berebda dgn Qur'an yg didokumentasikan dlm tulisan dan ingatan Para Sahabat, hadits secara umum tak terdokumentasi pd masa Nabi.

04/03/2016 09:55:47 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

11) bahkan Nabi cenderung tak menghendaki hadits2 ditulis, khawatir akan bercampur dgn Qur'an. Tp bukan berarti nabi melarangnya.

04/03/2016 09:56:40 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

12) Pernah mu'allaf Abu Syah yg tinggalnya jauh dari Nabi, minta hadits2 ditulis. Kata Nabi, uktubu li Abi Syah, tulislah utk Abu Syah.

04/03/2016 09:58:31 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

13) Bbrp Sahabat ada yg punya note pribadi ttg hadits2 Nabi. Tp umumnya Sahabat tak mencatatnya. Nabi masih hidup, meneladaninya mudah.

04/03/2016 10:00:01 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

13) Pasca Nabi, bgmn generasi muslim awal meneladani Nabi? Mnrt Imam Malik, sunnah Nabi= tradisi yg dipraktekkan (living sunnah) di Madinah.

04/03/2016 10:02:51 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

14) Sedang Imam Hanafi yg tinggal di Baghdad, yg terkesan hati2 dgn kabar/info ttg Nabi, kalo tak mutawatir.

04/03/2016 10:06:09 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

15) Imam Hanafi cenderung memilih berijtihad dgn memakai ra'yu (penalaran) ketimbang info2 ttg Nabi yg mnrtnya meragukan.

04/03/2016 10:07:05 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

16) Ada dua kutub utama Ulama generasi Tabi'in, Imam Malik memahami sunnah = tradisi di Madinah, Imam Hanafi yg mengutamakan ra'yu.

04/03/2016 10:08:29 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

!7) Imam Syafii dgn brilyan gabungkan keduanya, dgn menjadikan sunnah= hadits sbg dasar stlh Qur'an, n menerima ra'yu = qiyas (analogi).

04/03/2016 10:10:53 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

(18) Imam Bukhari yg hidup di abad stlhnya menghadapi dua tantangan besar dlm menjadikan Sunnah sbg dasar stlh Qur'an.

04/03/2016 10:13:25 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

19) Pertama, sunnah Nab yg praktis tak terdokumentasi. Kedua, yg lebih gawat, banyak hadits palsu yg sampe ribuan, mgkn puluhan ribu.

04/03/2016 10:18:23 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

20) Dlm kondisi kek gitu, bgmn cara menguji bahwa suatu hadits itu bener2 dari Nabi? Ulama lalu mengembangkan metode verifikasi hadits.

04/03/2016 10:21:32 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

21) Perlu diingat, cara yg dikembangkan Ulama utk menguji hadits bukan dgn menilai "isi", krn Nabi udah wafat, gak bisa dicek ke beliau.

04/03/2016 10:23:15 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

22) Yg diteliti Ulama adlh mata rantai pembawa kabar/info ttg Nabi tsb, dari Nabi sampe ke Bukhari/Muslim/Turmudzi dst.

04/03/2016 10:24:20 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

22) Ada 5 syarat suatu sanad hadits dianggap lolos ujian. 1) Perawi harus adil, jujur, ahli ibadah, menjauhi ma'siat, berintegritas.

04/03/2016 10:26:30 WIB
akhmad sahal @sahaL_AS

23) Kedua, perawi hrs kuat ingatannya. 3) Sanadnya harus nyambung/ tak terputus sampe Nabi.

04/03/2016 10:27:26 WIB
Load Remaining (58)

Comment

No comments yet. Write yours!