0
Pourquoi @JohnySibuea
1. Kita tahu bhw KPK itu esensinya adlh lembaga yg sangat erat kaitannya dg mentalitas bangsa.
Pourquoi @JohnySibuea
2. Dari KPK lah sebenarnya rakyat melihat potensi terjadinya perubahan nasib negeri kedepannya utk lebih baik dan lebih sejahtera.
Pourquoi @JohnySibuea
3. Perubahan nasib negeri karena harapan semakin efektifnya gerakan pemberantasan korupsi yg dilakukan oleh lembaga itu.
Pourquoi @JohnySibuea
4. Bayangkan, jika KPK pada akhirnya ternyata hanya menjadi simbol dlm pemberantasan korupsi di negeri ini.
Pourquoi @JohnySibuea
5. Simbol bhw negeri kitapun memiliki komitmen yg sama dg negara2 lain utk memberantas korupsi yg tlh dinyakan sbg kejahatan luar biasa.
Pourquoi @JohnySibuea
6. Mungkin krn dianggap simbol, maka ada kehendak utk membatasi gerakan KPK dg rantai2 regulasi yg menelikung independensi lembaga itu.
Pourquoi @JohnySibuea
7. Karena rantai itu, maka kemungkinannya kemudian KPK menjadi lembaga yg tak punya daya utk menjalankan misinya.
Pourquoi @JohnySibuea
8. Tentu, dampaknya adlh para penikmat korupsi kegirangan dan semakin merajalela dlm menebar jala untuk mengeruk uang negara.
Pourquoi @JohnySibuea
9. Karenanya ketika membayangkan lemahnya KPK, adalah bayangan akan terjdnya kehancuran norma2 sosial di negeri ini.
Pourquoi @JohnySibuea
10. Kehancuran norma2 sosial itulah yang yang dinamakan “Anomi” suatu teori dari sosiolog terkenal Prancis “Emile Durkheim” (1893).
Pourquoi @JohnySibuea
11. Kehancuran norma2 tsb, menyebabkan kekuasaan sekalipun tdk dpt lagi mengontrol tindakan2 masyarakat.
Pourquoi @JohnySibuea
12. Hal itu terjadi, krn masyarakat sulit utk menemukan tuntunan yang jelas dlm mengisi dinamika kehidupannya.
Pourquoi @JohnySibuea
13. Tuntunan itu sebenarnya sederhana yaitu “keteladanan” dari para pemimpinnya.
Pourquoi @JohnySibuea
14. Kondisi itulah yg mengarah pada lahirnya ketidak puasan masyarakat, konflik, dan perilaku frustatif dan agresif dlm masyarakat.
Pourquoi @JohnySibuea
15. Sementara gerakan revolusi mental, ibarat senjata boomerang, kini setiap saat sedang mengincar utk memakan tuannya.
Pourquoi @JohnySibuea
16. Lihat saja kondisi kehidupan sekarang ini, yg sepertinya sedang mengalami destruksi nilai2 sosial di masyarakat.
Pourquoi @JohnySibuea
17. Perubahan mental yg diharapkan terjd, malahan penuh diisi dg kebencian sosial terutama thdp perilaku sebagian para pejabat negeri.
Pourquoi @JohnySibuea
18. Karena situasi itu, revolusi mental yg diharapkan mengembalikan jati diri bangsa kini saatnya utk direnungkan kembali.
Pourquoi @JohnySibuea
19. Perenungan dg pertanyaan filosofis “kepada siapa seharusnya revolusi mental ditujukan terlebih dahulu?”.
Pourquoi @JohnySibuea
20. Mudah2an dg perenungan itu, Indonesia semakin berubah wajah dan dipenuhi dg pemimpin dan pejabat yg semakin hebat di mata rakyat.
Pourquoi @JohnySibuea
21. Hebat dengan integritasnya untuk membumihanguskan perbuatan2 korupsi dari bumi pertiwi ini.
Pourquoi @JohnySibuea
22. Hebat karena mereka selalu berada didepan ketika rakyat membutuhkan.
Pourquoi @JohnySibuea
23. Hebat karena mereka yg pada setiap kehadirannya memang mengedepankan kepentingan negara dan rakyatnya.
Pourquoi @JohnySibuea
24. Dan KPK pun pada akhirnya melemah dg sendirinya, bukan krn “dilemahkan”, tetapi karena memang tdk ada lagi orang2 yg melakukan korupsi.
Pourquoi @JohnySibuea
25. Sekali lagi, rakyat berharap bhw revolusi mental benar2 mampu mendorong hadirnya negara dg keteladanan para pemimpinnya.
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.