0
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
Arek iki asu tenan, bahasane kacau, ta' sindir bahasanya bagus gak rumongso … malah terus ngewit
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
Bangsamu ternyata ndak cumak pejabate tok sing gak iso ngrumangsani, rakyate juga heuheu ..ta' sindir bahasanya bagus..gak rumongso
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
Cinta punya seribu pintu keluar, Kekasih, dan aku memilih untuk semakin masuk .. #TaliJiwo
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
Aku suka caramu memanggil namaku, Kekasih, tak lebih nyaring dari senyumku, tak lebih hening dari tangismu .. #TaliJiwo
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
Kekasih, ukiran wajahmu hampir rampung di benakku. Tinggal sudut bibir. Hmm … Ini pahat selalu patah menatah pengapesanku … #TaliJiwo
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
1. #Rahvana tinggal seorang diri. Seluruh pendukungnya telah mati. Kini istananya di Alengka telah dikepung Rama n jutaan bala tentara kera
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
2. Di Taman Argasoka, Sinta meminta #Rahvana akan keluar keraton, meminta maaf pd suaminya Rama. Rahvana memang hendak keluar kraton
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
3. "Minta maaflah pada suamiku," kata Sinta. "Beliau titisan Wisnu. Pemaaf .." / #Rahvana : Aku memang mau menemui suamimu, Sinta
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
4. "Aku akan meminta maaf pada suamimu, Rama. Tapi minta maafku secara ksatria, yaitu PERANG!" kata #Rahvana
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
5. Ketika melihat Sinta terpukul mendengar jawabannya, #Rahvana bilang, "Aku tak salah mencintaimu..Sinta.Tak ada yg salah dlm Cinta"
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
6. "Kalau cintaku pada istri orang ini salah, mengapa Tuhan membangun megah perasaan ini dalam sukmaku," lanjut #Rahvana ke Sinta ..
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
7. "Aku hanya salah secara tatanan hidup..Itu yang aku ingin minta maaf pada suamimu melalui perang," #Rahvana tandas kepada Sinta
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
8. Sinta menjadi bingung. Dulu waktu di hutan Dandaka diculik oleh #Rahvana , Jatayu membantunya. Tapi burung itu kalah tertikam Candrasa
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
9. Sblm ajal, Jatayu hanya pesan agar Sinta mencabut salah satu bulunya. Bulu itu kelak jadi cundrik/keris kecil, untuk bunuh diri #Rahvana
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
10. Ternyata cundrik utk bunuh diri itu tak berguna. Selama 12 tahun di taman Argasoka, #Rahvana tak pernah menyentuhnya apalagi memaksa
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
11. Pesan Jatayu agar Sinta bunuh diri begitu #Rahvana kurangajar, sia-sia. Selama 12 Tahun Rahvana hanya datang membacakan puisi-puisi
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
12. Sekarang, ketika kerajaan Alengka telah dikepung musuh ..Sinta pun melihat #Rahvana menjadi puisi itu sendiri… Tak gentar dgn peperangan
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
13. "Oh, #Rahvana ," Sinta akhirnya berkata2. "Seluruh rakyat dan prajuritmu telah mati.Kamu cuma tinggal sendirian. Knp tidak menyerah aj?"
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
12. Utk pertama kali selama 12 tahun Sinta melihat #Rahvana marah. "Apa kamu bilang, Sinta? Aku sebaiknya menyerah?" wajah Rahvana memerah
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
13. "Ketahuilah Sinta. Rakyat dan prajuritku bukan pendukung bayaran seperti kera2 yg mendukung suamimu," #Rahvana bernada tinggi
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
14. "Kera2 itu tentara bayaran. Mereka mendukung Rama karena diberi imbalan berupa kerajaan Gua Kiskenda. Prajuritku?" #Rahvana
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
15. "Kini setelah warga dan prajurit Alengka mati demi aku, lalu aku menyerahkan diri…Pemimpin macam apa aku ini?" #Rahvana makin marah
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
16. Hari itu sungguh #Rahvana berbeda dgn kebiasaannya yg selalu lembut pada Sinta. Walau demikian, Sinta tak melihatya sbg kemarahan ..
Jack Separo Gendeng @sudjiwotedjo
17.Kata2 #Rahvana didengarnya selembut saat berkata "Segunung apa pun diamku merenung,tak akan aku sampai pd pemahaman knp aku mencintaimu"
Load Remaining (23)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.