0
Joko Anwar @jokoanwar
1. Permisi temen-temen, mau sharing lagi tentang dibukanya kesempatan untuk investasi asing di industri film Indonesia. 🙏
Joko Anwar @jokoanwar
2. Sebelumnya udah pernah sharing sedikit ttg investasi asing di perfilman nasional. Sbg pengingat, berikut fakta-fakta ttg film Indonesia.
Joko Anwar @jokoanwar
3. Kita dekat sekali dgn film. Siapapun kita. Tua, muda dari segala lapisan ekonomi. Menonton sudah menjadi kebutuhan.
Joko Anwar @jokoanwar
4. Film nasional yg seharusnya jadi film yg paling dekat dgn kita, saat ini belum bisa dikatakan memuaskan.
Joko Anwar @jokoanwar
5. Masalah cerita dan tema film yg itu-itu saja, kualitas seadanya, dan sebagian kita malah nggak punya akses nonton di bioskop.
Joko Anwar @jokoanwar
6. Animo nonton penduduk Indonesia yg berjumlah 250 juta jiwa ini seharusnya sudah bisa menciptakan industri film yg mapan.
Joko Anwar @jokoanwar
7. Industri film yg mapan bukan cuma bermanfaat buat penonton film. Tapi perekonomian Indonesia secara umum.
Joko Anwar @jokoanwar
8. Masalah perfilman Indonesia banyak. Beberapa di antaranya yg menonjol: kurangnya produksi film yg bisa mempertahankan penonton.
Joko Anwar @jokoanwar
9. Produksi film didominasi sedikit pelaku industri, dengan kultur produksi yg tidak mengedepankan inovasi dan creative storytelling.
Joko Anwar @jokoanwar
10. Situasi ini mengakibatkan film-film yg diproduksi dgn tema dan gaya yg seragam, yg dianggap paling aman utk menarik penonton.
Joko Anwar @jokoanwar
11. Ditambah lagi fakta bahwa layar bioskop masih sangat sedikit dan penyebarannya tidak merata. Banyak daerah yg gak ada bioskop.
Joko Anwar @jokoanwar
12. Total layar bioskop di Indonesia per Januari 2016 = 1117 layar utk 250 juta jiwa. Kota Beijing yg 22 juta jiwa jumlah layarnya jg segitu
Joko Anwar @jokoanwar
13. Korea Selatan yg jumlah penduduknya hanya 50 juta jiwa punya 2480 layar bioskop.
Joko Anwar @jokoanwar
14. Tau nggak kenapa pembuat film selalu ngingetin kalian untuk nonton film mereka cepet-cepet? (Misalnya: A Copy of My Mind tayang 11 Feb)
Joko Anwar @jokoanwar
15. Karena film-film rebutan layar dan kalau di hari-hari pertama pemutaran penontonnya dikit, bakal cepat digantikan film lain.
Joko Anwar @jokoanwar
16. Pernah nggak nonton film Indonesia di bioskop, pas beli tiket katanya penuh cuma dpt kursi depan, ternyata pas masuk bioskop kosong?
Joko Anwar @jokoanwar
17. Karena produsernya mau mastiin penjualan tiket di hari-hari pertama kenceng, biar nggak diturunin dgn ngeborong sendiri tiketnya.
Joko Anwar @jokoanwar
18. Tentunya ini nggak sehat karena cuma PH dengan finansial yang kenceng yg bisa bersaing.
Joko Anwar @jokoanwar
19. Rebutan layar bioskop nggak akan terjadi kalau layar bioskop cukup banyak. Tapi bangun jaringan bioskop mahal dan gak ada yg mau invest.
Joko Anwar @jokoanwar
20. Investor asing mau invest bikin bioskop di Indonesia, tapi nggak boleh karena industri film Indonesia masuk Daftar Negatif Investasi.
Joko Anwar @jokoanwar
21. Larangan bagi investor asing untuk masuk industri film nasional ini adalah produk orde baru utk lindungi…
Joko Anwar @jokoanwar
22… pelaku industri film nasional dulu yg dekat dgn penguasa dan sampai sekarang belum direformasi.
Joko Anwar @jokoanwar
23. Baru-baru ini, usulan pencabutan industri film nasional dari Daftar Negatif Investasi dapat sambutan hangat dari para pelaku industri.
Joko Anwar @jokoanwar
24. Produser, sutradara, dan pekerja film lain termasuk Nia Dinata, Hanung Bramantyo, Lala Timothy, Mira Lesmana, Riri Riza menyambut baik..
Joko Anwar @jokoanwar
25… menyambut baik masuknya investasi asing di film nasional. Diperbolehkannya investor asing masuk akan jadi game-changer.
Load Remaining (21)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.