0
Yuni Sukowati @dokteryuni
Salah satu pelajaran dari Pilkada Sragen 2015: pihak yg melakukan "black-campaign" (fitnah) justru gagal meraih simpati rakyat.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Meski didukung dana/posisi kuat di pemerintahan, "black-campaign" seperti ulah Warasto Lek dkk justru memancing antipati rakyat.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Alhamdulillah akun Mbak Yuni Sragen tak sekalipun melakukan "black-campaign" dgn menyerang pribadi paslon lain selama kampanye.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Bahkan akun pendukung Yuni-Dedy yg melakukan "black-campaign" dan menandai (men-tag) akun Mbak Yuni, langsung kami blokir sendiri.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Maksimal yg kami lakukan kemarin hanya mengkritisi kebijakan Pemkab Sragen, seperti jalan yg dibiarkan rusak dst, yg masih wajar.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Bahkan kami munculkan foto dgn paslon lain di linimasa Facebook kami, sbg pembelajaran politik bagi rakyat. pic.twitter.com/I1kGXikY7a
Expand pic
Yuni Sukowati @dokteryuni
Lebih dari itu, foto dgn paslon lain (Gus Surojogo) ini kami pasang berhari-hari sbg foto cover FB kami. pic.twitter.com/pyWd3jCb6F
Expand pic
Yuni Sukowati @dokteryuni
Maka dari itu, kami ajak seluruh warga Sragen utk bermedia sosial (FB, Twitter dll) scr sehat. Jgn jadi haters, jgn memfitnah.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Akun-akun anonim (bodong) hendaknya segera tutup. Bikinlah akun dgn nama dan foto sendiri. Dan bermedia sosial-lah secara sehat.
Yuni Sukowati @dokteryuni
Maaf utk teman2 di Facebook, itu tadi cuitan kami di Twitter. Hanya krn FB dan Twitter kami terhubung, jadi muncul juga di FB.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.