0
Pourquoi @JohnySibuea
1. Respon thdp Tulisan Presiden Jkw di Merauke tgl 30 Desember 2015 tentang Kapsul Waktu: Impian Indonesia 2015-2085
Pourquoi @JohnySibuea
2. @PartaiSocmed : “Mimpi tinggalah mimpi, jangan harap jadi kenyataan. Mungkin itulah esensi dari kapsul waktu itu.
Pourquoi @JohnySibuea
3. @PartaiSocmed: Dan apa pentingnya orang di tahun 2085 mikirin apa cita2 kita saat ini? Bukankah lebih penting tahun 1945?
Pourquoi @JohnySibuea
4. Reaksi seperti itu adlh refleksi bhw siapapun yg membaca kapsul waktu, bisa saja berpikir bhw“presidennya hanyalah seorang pemimpi”.
Pourquoi @JohnySibuea
5. Setiap rezim pemerintahan di manapun di dunia ini, dipastikan juga punya mimpi ttg negaranya.
Pourquoi @JohnySibuea
6. Dulu, mimpi bagi seorang Hitler adalah mewujudkan “Deutsch Uber Alles”, cita2 agar Jerman di atas segalanya.
Pourquoi @JohnySibuea
7. Mimpi itu dikejar Hitler dengan melakukan politik ekspansi globalnya, sehingga memicu terjadinya Perang Dunia ke II.
Pourquoi @JohnySibuea
8. Pemerintahan Orde Baru di bawah Presiden Soeharto jg memiliki mimpi ttg Indonesia yg akan memasuki fase Take Off di periode Pelita VI.
Pourquoi @JohnySibuea
9. Fase Take Off itu adlh puncak dari Pembangunan Lima Tahunan yang dicanangkan dlm mimpi Pak Harto ttg Indonesia sbg negara kesejahteraan.
Pourquoi @JohnySibuea
10. Mimpi Hitler maupun Pak Harto,adalah mimpi yg yg dilahirkan olh kepercayaan diri yg tinggi krn pengakuan rakyat thdp kemampuan mereka.
Pourquoi @JohnySibuea
11. Pengakuan ttg kehebatan Hitler diekpesikan oleh Rakyat Jerman dg menyebut Hitler sebagai Der Fuhrer yang berarti “sang Pemimpin”.
Pourquoi @JohnySibuea
12. Terlepas dari suka atau tidak, pada kenyataannya Pak Harto juga memperoleh pengakuan kepemimpinannya dg gelar sbg “Bapak Pembangunan”.
Pourquoi @JohnySibuea
13. Sebaliknya, semenjak memulai jabatannya, banyak kalangan yg meragukan kemampuan Pak Jkw utk memimpin Indonesia.
Pourquoi @JohnySibuea
14. Stereotip thdp kemampuan Presiden itu diekspresikan dr mulai sindiran halus hingga kata-kata kasar yg kadang keluar dari kontrol etika.
Pourquoi @JohnySibuea
15. Seringkali lontaran cemoohan itu menggunakan ucapan pak Toa sebagai bahan rujukan, yaitu “bisa hancur negeri ini….dst”
Pourquoi @JohnySibuea
16. Cemoohan2 yg mengandung inferioritas terhadap presiden, se-olah2 mendpt referensi yg tepat dari ucapan Pak Toa itu.
Pourquoi @JohnySibuea
17. Cemooh krn faktor inferioritas itu, lagi2 muncul mengikuti pernyataan Presiden ttg Impian Indonesia 2015-2085.
Pourquoi @JohnySibuea
18. Dari substansi yang diangkat, sekalipun hanya sebuah impian,tetapi kapsul waktu itu terlalu jauh dimensi ruang dan waktunya.
Pourquoi @JohnySibuea
19. Ruang saat ini masih dipenuhi oleh kegaduhan politik dan teriakan2 terhadap perekonomian yg semakin terasa memberatkan.
Pourquoi @JohnySibuea
20. Sementara waktu 1 tahun bagi jabatan Presiden, adalah rentang yg masih blm cukup bagi rakyat untuk mengakui kemampuan presidennya.
Pourquoi @JohnySibuea
21. Kenyataan yg tak bisa dipungkiri; masih banyak hutang janji kampanye yg blm dibayar oleh Presiden kpd rakyat.
Pourquoi @JohnySibuea
22. Ada primbon yg menyatakan “dlm dunia mimpi segalanya mungkin, akan tetapi tdk mungkin mendaki gunung, dg pemikiran2 yg msh di lereng”.
Pourquoi @JohnySibuea
23. Jadi Pak Presiden bermimpilah hanya utk esok hari,agar ketika bangun,realitasnya adlh rakyat benar2 tlh sejahtera lahir dan batinnya.
Pourquoi @JohnySibuea
24. Sebenarnya bukan hanya Presiden yg punya mimpi, sesungguhnya rakyat juga punya mimpi bagi negaranya.
Pourquoi @JohnySibuea
25. Salah satu mimpi rakyat saat ini adlh “punya presiden yg benar2 seorang pemimpin dan bukan seorg pemimpi”.
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.