PARTAI-PARTAI "NASAKOM" GAYA BARU

Chirpified
0
#Puppet @S0N_2000

“Saat ini masyarakat sudah mulai mencair, masyarakat sudah tidak terlalu mempermasalahkan mana partai islam dan mana partai nasionalis,”

25/12/2015 13:58:09 WIB
#Puppet @S0N_2000

Ungkapan diatas diucapkan Sekjen PKS Taufik Ridho saat Munas 2015 .Menurutnya, agama tak lagi menjadi nilai jual tinggi sebuah partai

25/12/2015 13:58:39 WIB
#Puppet @S0N_2000

ini dikarenakan partai nasional memiliki program kegiatan keagamaan yang hampir tidak jauh berbeda

25/12/2015 13:59:09 WIB
#Puppet @S0N_2000

Akhirnya PKS secara jujur menjadi partai terbuka, meskipun sebelumya PKS sudah mengikrarkan diri sebagai partai terbuka,

25/12/2015 13:59:39 WIB
#Puppet @S0N_2000

Dalam Munas tsb menunjukkan bahwa PKS bukan lagi partai Islam (Islam bukan tujuan), tetapi, tak ubahnya seperti partai2 nasionalis lainnya

25/12/2015 14:00:31 WIB
#Puppet @S0N_2000

Di era ini parta-partai sudah meleburkan ideologi mereka menajadi samar: Nasionalis, Agamis, akhirnya jadi Kompromis (NASAKOM).

25/12/2015 14:01:10 WIB
#Puppet @S0N_2000

Sementara belum ada yg ngaku Partai Komunis, meski mungkin saja ada yg sudah disusupi , maka kepanjangan KOM dari NASAKOM diganti Kompromis

25/12/2015 14:02:20 WIB
#Puppet @S0N_2000

Artinya tidak ada lagi istilah ini partai nasionalis, ini partai agamis, yang ada adalah partai-partai tersebut Kompromi dalam kepentingan

25/12/2015 14:02:49 WIB
#Puppet @S0N_2000

NASAKOM NASionalis = ngaku nasionalis Agamis = ngaku berlandasan agama KOMpromis = antara nasionalis & agamis kompromi bagi2 kekuasaan

25/12/2015 14:04:33 WIB
#Puppet @S0N_2000

Kiblatnya KOMPROMIS. Satu sama lain saling kompromi demi kepentingan demi kelangsungan hajat hidup partai pindah2 koalisi itu diangap wajar

25/12/2015 14:07:14 WIB
#Puppet @S0N_2000

Mungkin bagi partai lain yang tidak berlandaskan Agama seperti PDIP, Golkar dll, publik melihat biasa dalam prilaku pragmatis kekuasaan

25/12/2015 14:08:55 WIB
#Puppet @S0N_2000

Tapi jadi luar biasa ternyata partai2 yg mengaku agamis justru terjebak pada prilaku sama yg tidak beda dengan partai2 pendahulu nya

25/12/2015 14:10:17 WIB
#Puppet @S0N_2000

Sisi agamis dikesampingkan karena memang para tokoh yg dianggap paham agama pada golongan tersebut lebih memilih mendekati penguasa

25/12/2015 14:10:57 WIB
#Puppet @S0N_2000

Sebagian mereka tak lagi menjadi rujukan, tempat bertanya, apalagi panutan. Kelangkaan ulama yang benar, menimbulkan adanya ulama su (jahat)

25/12/2015 14:12:13 WIB
#Puppet @S0N_2000

Kedekatan antara mereka pada penguasa bukan lagi berlandasan ketaatan pada Allah Azza wa Jalla , tapi lebih membela kepentingan penguasa

25/12/2015 14:16:46 WIB
#Puppet @S0N_2000

Kutipan hadits “Ulama yang paling buruk adalah ulama yang suka mengunjungi penguasa, -->

25/12/2015 14:18:25 WIB
#Puppet @S0N_2000

--> sementara penguasa yang paling baik adalah yang sering mengunjungi ulama,” (HR Ibnu Majah)

25/12/2015 14:19:12 WIB
#Puppet @S0N_2000

Inilah fakta dimana para politisi sdh tidak lagi peduli dengan ideologi & jatidirinya. Ideologi partai cuma ke pura2an sebagai simbol

25/12/2015 14:21:00 WIB
#Puppet @S0N_2000

Sentiment Ideologi hanya dimanfaatkan pada momen2 tertentu oleh partai saat kampanye dan bersaing dalam ajang Pemilu

25/12/2015 14:21:44 WIB
#Puppet @S0N_2000

Setelah selesai pemilihan para poitisi itu akan berhitung tentang untung rugi. Yang kalah perlahan merapat ke kubu lawan yg menang

25/12/2015 14:22:48 WIB
#Puppet @S0N_2000

Ibarat Nakhoda kapal , sebelumnya muluk janjikan ke suatu tujuan, tiba2 berbelok putar haluan berdalih demi..ini- itu, cari pembenaran

25/12/2015 14:23:45 WIB
#Puppet @S0N_2000

Ada yang langsung merapat mendekati elite yang berkuasa , ada yang awalnya pura2 silaturahmi , kemudian memberi sinyal sambil berharap

25/12/2015 14:24:49 WIB
Load Remaining (26)

Comment

No comments yet. Write yours!