Tweet Katolik @TweetKatolik
20 Desember 1948--Romo Sandjaja, Pr dan Frater Herman A. Bouwens, SJ dibunuh laskar Hizbullah di Muntilan
Tweet Katolik @TweetKatolik
1) Gugurnya Romo RICHARDUS KARDIS SANDJAJA, Dibunuh Di Muntilan, 67 Tahun Yang Lalu, Pada Tanggal 20 Desember 1948. Oleh Laskar Hizbullah
Tweet Katolik @TweetKatolik
3) Sandjaja dilahirkan di desa Sedan, Muntilan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1914.
Tweet Katolik @TweetKatolik
4) Ayahnya bernama Willem Kromosendjojo, bekerja sebagai pembantu perawat di sebuah klinik Katolik yang dikelola oleh Yesuit di Muntilan.
Tweet Katolik @TweetKatolik
5) Ibunya bernama Richarda Kasijah, dari keluarga katolik yang baik.
Tweet Katolik @TweetKatolik
6) Sandjaja mempunyai dua kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki. Salah satu dr kakak perempuannya menjadi Suster Kongregasi Fransiskan
Tweet Katolik @TweetKatolik
7) Sejak masa kanak-kanak Sandjaja sangat terkenal disekolahnya karena kepandaiannya. Dia masuk di SD Katolik yg dipimpin oleh para Bruder
Tweet Katolik @TweetKatolik
8) Karena kecerdasannya, maka tidak mengherankan bahwa beliau lebih suka belajar dari pada bermain dalam hari-hari senggangnya.
Tweet Katolik @TweetKatolik
9) Beliau seorang yang berkepribadian sederhana, rendah hati, jujur dan terbuka terhadap satu sama lain.
Tweet Katolik @TweetKatolik
10) Beliau sangat suka memperhatikan hidup doanya, rajin ikut misa harian di gereja, & sering mengunjungi gua Maria di Desa Sendangsono
Tweet Katolik @TweetKatolik
11) Ketertarikannya untuk menjadi imam berkembang ketika beliau masih di SD. Beliau diterima di seminari setelah dia lulus dari SMA.
Tweet Katolik @TweetKatolik
12) Beliau ditahbiskan sebagai imam diosesan (romo projo) pada tanggal 13 Januari 1943 di Muntilan dan terpilih sbg pastor paroki di sana
Tweet Katolik @TweetKatolik
13) Beliau mendapat banyak kesulitan karena situasi perang, namun demikian beliau sangat kuat dan percaya akan penyelenggaraan Ilahi,
Tweet Katolik @TweetKatolik
14) dan dengan alasan itulah beliau dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan baik sebagai pastor paroki di Muntilan
Tweet Katolik @TweetKatolik
15) Beliau adalah Pastor paroki yang sangat bijaksana dan disukai oleh seluruh umat paroki Muntilan.
Tweet Katolik @TweetKatolik
16) Untuk beberapa kali bangunan Gereja dirusak oleh tentara perang yang tidak senang
Tweet Katolik @TweetKatolik
17) Walau begitu, beliau tetap tabah dan disemangati oleh umat parokinya untuk memperbaiki dan membangun kembali gereja mereka.
Tweet Katolik @TweetKatolik
18) Bagi umat parokinya, beliau selalu menunjukan kesederhanaannya, bijaksana & memperhatikan sesama dlm seluruh hidupnya sbg pastor paroki.
Tweet Katolik @TweetKatolik
19) Selama penjajahan Jepang tahun 1942 - 1945, banyak gereja yang dirusak dan kekayaan mereka dirampas.
Tweet Katolik @TweetKatolik
20) Pada tahun 1948 beliau terpilih sebagai guru dan Rektor di Seminari Menengah di Muntilan.
Tweet Katolik @TweetKatolik
21) Pada tanggal 20 Desember 1948, beliau menyelamatkan hidup teman imamnya dan seminaris dalam Seminarinya,
Tweet Katolik @TweetKatolik
22) Dengan menyerahkan dirinya kepada kelompok Muslim ekstrimis yang tidak menyukai umat Katolik
Tweet Katolik @TweetKatolik
23) Pemuda kauman Muntilan merampok dan membakar sebagian dari komplek persekolahan di Muntilan.
Tweet Katolik @TweetKatolik
24) Delapan pemuda itu yang belakangan diketahui berasal dari kelompok orang-orang Hisbullah itu menculik imam dan frater.
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.