Kriminalisasi AHOK, Apa Iya ?

Chirpified
URL SINDOnews.com Ahok Tuding Ada Oknum KPK yang Ingin Kriminalisasi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuding pembatalan undangan menjadi narasumber oleh KPK karena kasus lahan RS Sumber Waras.

Ahok mulai memasuki babak kritis setelah BPK menyerahkan hasil audit ke KPK , dan menyatakan ada 6 pelanggaran dalam kasus RS.Sumber Waras.

Dan KPK pun mulai bekerja untuk menyelidiki temuan audit darihasil laporan BPK, selanjutnya pasti Ahok akan dipanggil utk diperiksa oleh KPK.

Tiba-tiba Ahok ngomong ada oknum KPK yg ingin Kriminalisasi , apa iya ?

Rupanya dia tidak paham makna kriminalisasi yang sering dikatkan dengan kasus jeratan hukum.

Kalau kasus nya ada lalu sudah melalui investigasi audit BPK ber bulan-ulan , dan itu benar dilakukan oleh pejabat tersebut.

Kemudian dalam penyelidikan benar ditemukan pelanggaran dan penyelewengan anggaran , apa alasan menyebut Kriminalisasi ?

Apalagi kasus nya tidak tiba2 muncul , artinya sdh melalui proses berbulan-bulan, dan bukan juga kasus lama yang diungkit kembali, tapi ini kasus uptodate (saat ini)

Jadi Ahok tidak perlu mengalihkan isu dengan mengatakan ada kriminalisasi seolah ingin antisipasi jika nanti benar dijadikan tersangka.

Hebat nya juga kok Ahok bisa tau kalau ada oknum KPK yg ingin “kriminalisasi” , dari mana sumber nya ?

Ketika ditanya wartawan siapa oknum tsb dijawab“gue engga tau” , klo gak tau kenapa bisa nuduh ada kriminalisasi , berarti itu cuma versi dia sendiri.

Ahok begitu sewot juga ketika dibatalkan KPK jadi pembicara acara memperingati Hari Antikorupsi Dunia 10 Desember 2015 di sasana ITB

URL SINDOnews.com KPK Batalkan Ahok Jadi Narasumber, sang Gubernur Bingung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan pembatalan dirinya oleh KPK untuk menjadi pembicara dalam peringatan Hari Antikorupsi Dunia.

Padahal sebelumnya sudah mendapat undangan untuk menjadi pembicara diacara tersebut , tentunya KPK punya pertimbangan rasional.

Mungkin ini yang menjadikan Ahok semakin sensi dan membuat statemen tuduhan yg tidak jelas kepada KPK, sebelumnya BPK jg pernah dituduh macam2.

Selama ini Ahok sesumbar nantang buat diperiksa KPK , klo yakin bersih ngapain jadi gusar marah2 gitu !

Tenang aja koh Ahok , gak lama lagi juga KPK pasti panggil untuk periksa, tidak perlu jauh2 hari sdh buat opini Kriminalisasi.

Pastinya KPK tidak se-naïf yg Ahok kira , kasusnya nyata , datanya ada , laporan nya lengkap , dan terbukti bersalah, ya harus terima.

Selama ini dia merasa bersih menghadapi kasus Sumber Waras, tapi menurut cara pandang sendiri.

Belum tentu sama dgn cara pandang KPK secara hukum , tidak fair lalu menyalahkan seolah ada upaya kriminalisasi.

Tafsirkan Ahok seolah bahwa bila jadi tersangka artinya ada kriminalisasi, upaya membalikan opini kasus yg dihadapi.

Pembelaan tidak harus memutar balikkan fakta, lalu mencari pembenaran dari kesalahan yg sudah dilakukan.

URL CNN Indonesia KPK Segera Periksa Ahok Ihwal RS Sumber Waras Komisi Pemberantasan Korupsi segera memeriksa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok, terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.
URL Tribunnews.com Audit BPK: Ada 6 Penyimpangan Sebut Pembelian Lahan RS Sumber Waras - Tribunnews.com Salah satu penyimpangan tersebut memang mengindikasikan kerugian negara.

Dari hasil investigasi yang dilakukan selama empat bulan itu, BPK menemukan terdapat setidaknya enam indikasi terjadinya penyimpangan dalam proses pembelian lahan tersebut.

penyimpangan-penyimpangan tersebut di antaranya yakni dimulai dari perencanaan, penganggaran, dan pembentukan tim pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras. Tak hanya itu, penyimpangan juga terjadi dalam pembentukan harga dan penyerahan hasil pembelian.

"Menyimpang itu satu siklus, proses awal sampai akhir terhadap pengadaan lahan,"

Dengan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, terdapat indikasi kerugian negara yang diakibatkan pembelian lahan tersebut.

Menurutnya BPK, kerugian negara telah menjadi kewenangan KPK

menurut anggota BPK Moermahadi Soerja Djanegara, hasil audit tersebut tidak jauh berbeda dengan temuan sebelumnya. Di mana dalam temuan sebelumnya disebutkan pembelian RS Sumber Waras merugikan negara sebesar Rp 191 miliar.

Dalam laporannya, BPK meminta Ahok untuk membatalkan pembelian. Ahok juga direkomendasikan meminta pertanggungjawaban Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) agar menyerahkan lokasi fisik tanah di Jalan Kyai Tapa.

Tak mengindahkan rekomendasi tersebut, Ahok justru ngotot membeli lahan pembangunan RS Sumber Waras

Comment

No comments yet. Write yours!