Seminar Nasional Partai Golkar Pt. 4

"Mewujudkan Pemilu yang Demokratis", Titi Anggraini Sebagai narasumber terakhir dan dilanjutkan Sesi Tanya-Jawab.
publicpolicy SEMINAR golkar nasional
Soksi News @SoksiNews
#SeminarNasionalGolkar dilanjutkan dengan narasumber berikutnya @titianggraini yang merupakan Dirut perkumpulan untuk pemilu dan demokrasi
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: wujudkan pemilu yang demokratis dengan kerangka hukum tidak ambigu #SeminarNasionalGolkar @lalumara pic.twitter.com/MNBTMbBz0H
Expand pic
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Pemilih pada pemilu menjadi tidak rasional, karena begitu banyaknya calon yang dipilih pada pemilu #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Sehingga, banyak pemilih yang akhirnya menjadikan uang sebagai panglima dalam pemilu. #SeminarNasionalGolkar @fraksigolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Money Politik dapat berupa dana hibah, dana bansos dan dana desa. Maka, hal tersebut perlu diwaspadai #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Terjadinya pemilih Irrasional dikarenakan 65% -75% pemilih tdk mempunyai referensi partai dan calon #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Prioritaskan pembahasan Pemilu 2019 di DPR dan harus melibatkan pemangku kepentingan secara memadai #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Sudah saatnya kita membahas perundang-undangan pemilu yg kredibel bukan tambal sulam #SeminarNasionalGolkar @aburizalbakrie
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini mengajak para pemangku kebijakan untuk duduk bersama menggali dan menemukan sistem pemilu yang cocok #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
Seminar memasuki sesi tanya jawab. Dimana setiap peserta diperbolehkan mengajukan pertanyaan seputar #SeminarNasionalGolkar @Fadel_Golkar
Soksi News @SoksiNews
#TanyaJawab (2) Alexander: Bagaimana mengevaluasi UU bid. Politik agar tidak menjadi liberal? #SeminarNasionalGolkar pic.twitter.com/LVbb6DcFP9
Expand pic
Soksi News @SoksiNews
Penanya Alexander pun memberikan masukan,agar sistem regulasi partai harus tegas dalam memberikan hukuman kpd kader #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Indonesia lebih memerlukan E-Rekapitulation daripada menerapkan E-Vooting pada pemilu 2019 #SeminarNasionalGolkar @Akom2005
Soksi News @SoksiNews
@titianggraini: Pemilu harus mengedepankan sanksi administrasi.Karena parpol tidak takut pada sanksi pidana #SeminarNasionalGolkar @golkar5
Soksi News @SoksiNews
Prof. Dr. Rahman: Kunci penyelesaian masalah politik, pemilu dll adalah Parpol yg berperan sebagai Pilar Demokrasi #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
Rahman: Dari segi konstitusi, pemilu harus memilih partai, bukan calon #SeminarNasionalGolkar @Akom2005 @MMisbakhun pic.twitter.com/fOvx3tAjBl
Expand pic
Soksi News @SoksiNews
Rahman: AD-ART Partai harus menjadi sebuah konstitusi yang hidup. Bukan hanya disaat berkonflik, baru ingat AD-ART #SeminarNasionalGolkar
Soksi News @SoksiNews
Sekian live tweet #SeminarNasionalGolkar yang berlangsung di DPP @Golkar5 Slipi, Jakarta. Terimakasih, selamat sore :)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.