KMP Nilai Ocehan SN 100% , Daripada Bukti Rekaman..!

Chirpified

Elite Koalisi Merah Putih berkumpul di rumah Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa KMP tetap mendukung Setya Novanto terkait kasus laporan pencatutan nama presiden dan wapres ke MKD DPR.

Mereka yang hadir adalah Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Waketum Gerindra Fadli Zon, Waketum Golkar yang juga Ketua DPR Setya Novanto, dan Idrus Marham.
Kemudian juga ada Presiden PKS Sohibul Iman, Ketum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz, dan hadir juga Amien Rais.

Dalam pertemuan tersebut Novanto mencoba memberikan penjelasan dan membantah atas semua tuduhan seperti yang dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Prabowo cs disebut menerima klarifikasi dan percaya 100 persen terhadap Novanto.

Luar biasa Eiite KMP ini , Cuma bermodal celoteh versi Novanto dan itu dianggap sebagai klarifikasi lalu dipercaya 100%.

URL KOMPAS.com Presiden PKS: KMP Siap Dukung Setya Novanto - Kompas.com KMP yakin Setya Novanto tak bersalah.

Presiden PKS Sohibul Imam, yakin jika Novanto tidak bersalah dalam kasus dugaan pencatutan nama itu.

"Kami beri motivasi agar siap membeberkan semua itu di MKD," ujarnya.

Meski yakin Novanto tak bersalah, Sohibul menyatakan, KMP menyerahkan sepenuhnya mekanisme pengusutan perkara sekaligus sidang yang akan digelar MKD.

Lucu dan aneh aja cara berpikir para elite KMP yang bisa langsung percaya 100% cuma dari celoteh Novanto.

Elite KMP tutup mata , dan tutup telinga dengan bukti rekaman yang jelas2 sesuai dengan transkrip dan sudah beredar.

Bualan seorang Novanto nilai nya 100% di mata KMP , ketimbang bukti nyata rekaman yang diyakini publik benar adanya dan tak bisa terbantahkan.

URL merdeka.com Ini transkrip diduga percakapan Setnov catut Jokowi soal Freeport | merdeka.com Let's be smart. Sn diduga Setya Novanto, Ms diduga Dirut PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin.

Di awal-awal kasus ini meledak, Novanto mengakui semua pertemuan-pertemuannya dengan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin. Soal transkrip rekaman percakapan yang menjadi bukti pelaporan pencatutan nama Presiden dan Wapres, Novanto tak pernah menyangkalnya, meski juga tak pernah mengakuinya.

Saat dikonfirmasi wartawan soal seorang pengusaha yang juga ada di transkrip rekaman percakapan itu, Novanto bahkan menyebut bahwa pengusaha itu adalah Reza Chalid. Bahkan Novanto mengakui dia yang mengajak Reza bertemu Maroef Sjamsoeddin.

Seperti tak ada yang disangkalnya, meski, sekali lagi, tak juga diakuinya soal dugaan pencatutan saham. (pdhal permintaan saham ada dalam transkrip percakapan)

Novanto dengan tegas tak mengakui rekaman yang dijadikan bukti oleh Sudirman Said terkait dirinya.

Setelah Merasa dapat dukungan KMP , Novanto berubah
lebih 'galak', tegas membantah soal rekaman,

"Saya tidak pernah akui rekaman itu, belum tentu suara saya. Bisa saja diedit dengan tujuan menyudutkan saya. Saya merasa dizalimi" ??:D

Bahkan Novanto menyebut rekaman itu hasil editan.

Orang Model gini masih di percaya… ????

Comment

No comments yet. Write yours!