David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Pengunaan SE KAPOLRI untuk "hate speech" oleh pemerintah akibat paranoidnya mereka melihat pilkada serentak apabila gagal
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Pilkda serentak adalah proyek strategis yg dinilai jangan sampai gagal oleh dari itu sejumlah pintu yg dinilai bahaya harus dikunci
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Salah satu pintu yg dinilai paling rawan oleh pemerintah saat ini adalah kebebasan rakyat bicara dan berpendapat lewat media sosial
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Kalau media komersil mungkin bisa mereka amankan, untuk media sosial tentu tidak semudah yg mereka rencanakan
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Karena media sosial sumbernya dari Amirika serikat yg sudah menyiapkan sarana twitter sebagai media independen dunia yg transparan
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Makanya disini kita kembali coba mengingatkan agar pemerintah jangan sampai terjebak oleh permainan yg mereka poles tsb
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mengingat upaya untuk menyumbat aspirasi rakyat untuk berpendapat di era demokrasi ini sesuatu yg kita nilai cukup membahayakan
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Kenapa membahayakan karena pemerintah mencoba untuk menutup sebuah bendungan demokrasi yg sudah djbangun oleh rakyat itu sendiri
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Seharusnya rencana ini perlu di evaluasi sebelum menimbulkan gejolak yg lebih luas, meskipun pemerintah sedang berpolitik
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Kalau pemerintah berpolitik silakan saja dan kalau pemerintah juga khawatir proyek pilkadanga berantakan jgn mencari2 kambing hitam
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Karena arti daripada melarang orang untuk berbicara dan berpendapat tsb sama saja pemerintah ingin merubah sistim secara remang2
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Demokrasi itu idealis demokrasi itu harmonis demokrasi itu juga panatis, seharusnya bisa diterjemahkan mengunakan nalar yg lebih realitas
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Apakah anda masih ingat tahun 2006 perseteruan JENDERAL SUTANTO selaku KAPOLRI dengan JUWONO SUDARSONO MENHAN wkt itu
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Wah waktu itu luar biasa mereka bertarung lewat semua media cetak maupun tivi, masalahnya tiada lain SUTANTO ingin menyelamatkan demokrasi
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
JENDERAL SUTANTO jarang berbicara namun setelah isu undang2 tentang KAMNAS dipicu oleh MENHAN, SUTANTO angakat bicara setiap hari
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Jago itu JENDERAL lagendaris berbicara, dia memang seorang perwira tinggi yg cerdas dan paham arti dan makna demokrasi secara mendalam
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Pertarungan dahsyat hampir 3 bulan nonstop, SBY selaku presiden diam tdk ikut campur, sampai masalah itu padam sendiri dibuat SUTANTO
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Coba tanya apa.masalahnya ya itu tidak lain POLRI ingin menjaga dempkrasi dan rakyat bicara dan berpendapat, hebat JENDERAL SUTANTO
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Lah JENDERAL SUTANTO ndak pernah ribut tapi sekali ribut 3 bulan lamanya, headline sebesar jempol setiap.hari dari koran KOMPAS "dahsyat"
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Ya itu tadi pemikiran JENDERAL SUTANTO maupun SBY selaku presiden waktu itu sudah sejalan untuk menjaga "demokrasi" tetap eksis di RI
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
JENDERAL SUTANTO itu seorang "negarawan dan pemikir"jadi beliau mengerti bangunan indonesia ini kedepan bagaimana
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Jadi menyangkut masalah SE KAPOLRI maaf saya belum melihat, tapi setahu saya sih pak BADRODIN itu sangat paham berdemokrasi
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Ndak tau kalau dengan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan.? soalnya beliau militer dan pebisnis tentu ruang soasialnya sangat minim
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
POLISI jangan diajari dan jangan digurui dalam masalah memahami ruang sosial kemasyarakatan, ini domain mereka
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.