GATOT Nyanyi ! Hasilnya Pecahkan Rekor Korupsi

Chirpified
URL Jawa Pos Online Hattrick! Mas Gatot Jadi Tersangka Lagi JawaPos.com - Perkara yang bertubi-tubi sepertinya terus menimpa Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Hari ini (3/11), KPK menetapkan Gatot sebagai tersangka kasus suap untuk yang ketiga kalinya. Kali ini politikus Partai Keadilan Sejahter

Ada yang menarik kalau diperhatikan typical korupsi elite PKS saat sudah menjadi pesakitan KPK

Dari mulai jadi tersangka sampai dengan di proses pengadilan, selalu nyanyi siapa2 saja yang dianggap juga terlibat dalam kasus yang menjeratnya.

Dan biasa nya itu baru diungkap setelah ketangkap dan di proses. Artinya saat belum tertangkap justru mereka kongkalikong dalam menyelewengkan uang rakyat melalui APBD atau suap dengan pejabat.
Memang harus diungkap secara gamblang tentang siapa2 saja yang terlibat dalam permainan kasus korupsi.
Kebiasaan ini biasa dilakukan para koruptor atau pelaku suap saat kepepet tidak bisa lagi membantah atas bukti2 yang ditunjukan penyidik hukum sudah di depan mata.

Padahal sebelumnya para penyuap dan penerima suap itu selalu tidak ngaku dan saling menutupi tapi setelah terungkap dan telanjang maka mulalah berkoar-koar tentang siapa2 saja yang lain juga ikut terlibat.

Masih ingat kasus LHI. Saat harus menerima kenyataan jadi pesakitan dan diadili tiba2 nengungkap sosok2 Bunda Putri yang katanya dekat dengan Istana (saat itu SBY).
Sampai sempat membuat SBY uring2an membantah pernyataan Lutfi di Pengadilan saat itu.

Kira2 berita yang pernah dimuat di media seperti ini :
TEMPO.CO, Jakarta – Bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Isaaq, kena tegur hakim lantaran membantah kenal sosok Non Saputri alias Bunda Putri. Padahal, sebelumnya ia mengatakan dengan lancar bahwa perempuan itu dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Anda tidak rasional. Ketika ditanyakan dekat dengan SBY, langsung cepat menjawab. Tapi begitu ditanyakan dia siapa, saudara tidak tahu,” katanya hakim anggota Nawawi Pomolango di persidangan Ahmad Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2013.

Tak hanya itu, hakim Nawawi juga mengaku tak suka karena Luthfi menuding berbagai pihak. Sebab, selain menyebut dekat dengan SBY, Luthfi juga mengatakan Bunda Putri merupakan anak pendiri Golkar. “Saya tidak mau persidangan ini jadi ruang untuk nyekaksana nyekak sini,” ujar Nawawi.

Dalam kesaksiannya untuk Fathanah, Luthfi akhirnya mengakui mengenal Bunda Putri. Ia mengatakan mengenal Bunda dari Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Luthfi mengatakan pernah beberapa kali bertemu dengannya. “Saya bertemu dia tiga-empat kali,” katanya.

Luthfi membenarkan bahwa Bunda merupakan orang yang penting. Menurut dia, Bunda memiliki banyak informasi seputar kabinet pemerintahan. “Dia penghubung antara dewan pembina dengan dewan pembina,” katanya. Luthfi tak menjelaskan dewan pembina mana yang dimaksud.

Nama Bunda Putri pertama kali muncul dalam rekaman telepon yang diputar jaksa di persidangan Ahmad Fathanah pada 29 Agustus lalu. Dalam rekaman itu, Bunda Putri membahas reshufflekabinet SBY dengan Luthfi. Mereka menyebut sejumlah nama, seperti Haji Susu, Pak Tan, Dipo, dan Pak Lurah.

Meski beberapa kali berkomunikasi dengan Bunda, Luthfi mengaku tak mengenal siapa nama lengkapnya. “Tidak tahu,” katanya.

Sekarang terjadi pada sosok Gatot yang juga kader PKS yang saat ini jadi Pesakitan(tahanan) KPK

Gatot setelah jadi tersangka banyak ber-nyanyi sumbang kesana-kesini tentang keterlibatan pihak lain yang dianggap juga menerima hasil dari suap juga korupsi yang dilakukannya.

Gatot baru mau Ber-nyanyi sana-sani setelah kepepet dan jadi tersangka bukan berarti dianggap bisa mencuci dosa korupsi/suap yang dilakukan, justru malah menambah predikat Tersangka yang disandang. ( 4 status tersangka buat Gatot)

Lihat saja, baru beberapa hari Gatot dan istri mudanya (Evy) tertanngkap, langsung nyanyi dan tak lama OC.Kaligis ditahan.
Tidak lama kemudian Sekjen Nasdem Patriece RIo Capela jadi tersangka juga akibat nyanyian Gatot & Evy.

Tidak hanya itu sekarang mulai merambah ke DPRD SUmut mulai satu2per satu jadi tersangka

Bila diperhatikan dari kasus2 korupsi/suap yang melibatkan petinggi(elite|) PKS dapat disimpulkan bahwa typical para elite PKS ini dalam menjalankan Korupsi/suap akan anteng dan tenang2 saja selama tidak diusik oleh penegak hukum.
Tapi bila sampai diusik apalagi jadi tersangka, maka akan mengumbar siapa2 saja yang terlibat kasus itu selain dirinya, seolah tidak mau jadi tumbal sendirian.
Tentunya nyanyian sumbang ditujukan pada orang2 diluar partai mereka sendiri, biar terkena efek domino dari kasus yang menimpanya

Kongkalikong sandera kasus yang melibatkan banyak elite partai dan pejabat sering membuat kasus korupsi sulit diungkap/dibongkar,
kecuali dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) seperti yang dilakukan KPK terhadap 3 Hakim PTUN Medan yang kemudian berkembang menjadi tersangka nya pejabat dan elite partai lain.

Kembali ke Gatot yang memecahkan rekor korupsi di Indonesia dengan menyandang status tersangka di 4 kasus berbeda.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka untuk yang ketiga kalinya terkait kasus dugaan suap.

Dalam kasus Suap Gatot telah menciptakan Hattrick + 1 kasus penyelewengan dana Bansos yg ditangani Kejagung Gatot jg sudah jadi tersangka

Pada perkara ini, tak tanggung-tanggung, Gatot diduga telah memberikan suap kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan periode 2014-2019 terkait beberapa hal.

Gatot Jadi Tersangka (1)
KPK menetapkan Gatot Pujo Nugroho bersama sang istri muda, Evy Susanti sebagai tersangka pemberi suap kepada hakim PTUN Medan. Gatot ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK menangkap 3 hakim PTUN Medan

Gatot jadi Tersangka (2)
Proses suap-menyuap ini pun terungkap dan KPK pada Oktober 2015, menetapkan Rio Capella sebagai penerima suap. Gatot dan Evy juga ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.
Proses lobi ini digawangi Patrice Rio Capella yang saat itu masih menjabat sebagai Sekjen NasDem. Sebagai hadiah, Gatot memberikan Rp 200 juta kepada Rio yang berjanji menghubungkannya dengan Jaksa Agung.

Gatot jadi Tersangka (3)
KPK resmi menetapkan Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka kasus suap interpelasi di DPRD Sumut. Selain Gatot, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Sumut, Ajib Shah sebagai tersangka

Gatot jadi Tersangka (4)
Kejaksaan Agung akhirnya menetapkan Gubernur nonaktif Sumut, Gatot Pujo Nugroho sebgai tersangka kasus dugaan korupsi hibah dana bansos. Selain Gatot, tim penyidik Kejagung juga menetapkan Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sumut Eddy Sofyan sebagai tersangka.
Kasus korupsi bansos di Kejagung sendiri sebenarnya merupakan pengambilalihan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Setelah berbulan-bulan, baru Kejagung mengungkap siapa-siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka.

URL nasional.news.viva.co.id Kasus Suap Gatot, Pengesahan APBD Hingga Hak lnterpelasi Gatot disangka menyuap seluruh anggota DPRD Sumut.
URL forum.detik.com [rekor koruptor] gatot 3 x tersangka - DetikForum [rekor koruptor] gatot 3 x tersangka - DetikForum

Kalau kita review dari kasus-kasus korupsi yang pernah ada di Negeri ini, mungkin baru kali ini ada kasus Korupsi/Suap yang dilakukan satu orang tapi menyandang 4 gelar Tersangka dalam kasus berbeda,

yaa baru kasus yang menimpa Gatot ini.

Mungkin tadinya yang ada dipikiran Gatot dia tidak mau jadi korban sendiri, makanya dia terus mengluarkan nyanyian sumbang nya kemana-mana.

''Namun disadari atau tidak bahwa semua kasus yang disebut melibatkan orang lain itu, justru dia sendiri merupakan bagian yang juga dia(Gatot) ikut terlibat.
Maka tidak heran pada saat KPK /Kejagung menetapkan tersangka yang lain, akhirnya nama Gatotjuga harus ikut jadi tersangaka.''

Bukan tidak mungkin bila masih ada nyanyian Gatot selanjutnya , selain ber-implikasi pada elite/pejabat lain, maka akan menambah point baru juga bagi Gatot untuk terus lagi-lagi jadi tersangka
Sampai saat ini mulai dari OTT KPK yg dilakukan di PTUN Medan sampai saat ini, KPK sudah Panen banyak tersangka.
Ditambah lagi kasus suap Gatot untuk menjegal interplasi DPRD Sumut yg sudah ada 4 anggota DPRD jadi tersangka.
Benar-benar memecahkan Record, baru kali ini terjadi.

Gatot...gatot, padahal kan dia dari partai yg sudah di "Tarbiyah" , dan punya jargon "Bersih" kok bertolak belakang dengan jargon dan kampanye partai nya.

Sepertinya jargon dan kampanye yg digemborkan tidak lebih hanya untuk mengelabuhi umat agar dipilih.

Comment

logik @dryadirakhmadi 06/11/2015 14:46:29 WIB
Baguslah.kalo mo korupsi jgn mo ngajak partai tarbiyah😊
0