Indonesia Raya @ozankurus
Oke.. pagi ini mari kita lanjut soal proyek kalibaru atau new priok.. byk temuan yg mencengangkan..
Indonesia Raya @ozankurus
1. Proyek pengerjaan new priok itu bernama: Pekerjaan Pembagunan terminal petikemas kalibaru utara Tahap I pelabuhan tanjung Priok. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
2. Penanggung jawab ato pemberi kerja dlm proyek adalah PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II). Kontraktor pemenang tendernya adlh PT. PP.
Indonesia Raya @ozankurus
3. PT. Pembagunan Perumahan (PT.PP). Mendapat nilai kontrak Rp. 9.017.853.688.890.76. Sudah termasuk PPN. Adapun pengerjaannya sbg berikut.
Indonesia Raya @ozankurus
4. Perkerjaan meliputi: lumsum dg item pekerjaan pegerukan, reklamasi, pemancangan bangunan dll. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
5. Di dalam data yg sy punya ada bbrapa hal yg tidak wajar terkait proyek ini. Nanti kita urai satu per satu agar tuips tau. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
6. Reviu dan negoisasi klausul kontrak proyek pelabuhan kalibaru belum dilaksanakan secara memadai. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
7. PT PP sebagai pemenang tender melakukan pekerjaannya dg menggunakan banyak sub kontraktor tanpa di ketahui Pelindo II. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
8. Pengenaan cost of fund membebani nilai pekerjaan Pembangunan terminal new priok Tahap I sebesar Rp. 75.943.438.929,42. #temuan.
Indonesia Raya @ozankurus
9. Proyek kalibaru blm melaksanakan Hold Point evaluasi biaya proyek secara periodik, sehingga total biaya tkd dpt di ekstimasi dg cermat.
Indonesia Raya @ozankurus
10. Penandatanganan Perjanjian anatara PT Pelindo II dengan PT. Pembagunan Perumahan tidak sesuai dengan ketentuan. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
11. Penetapan general manager proyek new priok sbg penaggung jawab proyek khusus dibawah divisi tdk sesuai dg aturan struktur organisasi PP.
Indonesia Raya @ozankurus
12. PT. Pembagunan Perumahan tidak cermat dalam membuat dan menyetujui surat perjanjian yg diberikan oleh PT Pelindo II. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
13. Pengawasan dan pengendalian pekerjaan upper structure tidak optimal. Terdapat pekerjaan tamabahan yg tak diakomodir dlm kontrak addendum
Indonesia Raya @ozankurus
14. Unt diketahui Dirut utama PT PP berdasarkan RUPS tanggal 15 Juni 2011 adalah Ir. Bambang Triwibowo. Sedangkan pelindo II adalah RJ Lino.
Indonesia Raya @ozankurus
15. Bnyk sekali kelalaian2 yg dilakukan oleh Pelindo II sbg pemberi pekerjaan dan PT PP sebagai pemenang tender. Ada potensi kerugian negara
Indonesia Raya @ozankurus
16. Sifat kontrak tidak dinyatakan dengan jelas dlm klausul kontrak. Hanya disebut dlm perjanjian kontrak Lumpsum dg bbra item pekerjaan.
Indonesia Raya @ozankurus
17. Kata Lumpsum bertentangan dg kalimat setelahnya yg menyatakan: "unt pekerjaan tertentu diperhitungkan berdasar hasil hitung bersama".
Indonesia Raya @ozankurus
18. Dlm pekerjaan tertentu diperhitungkan bersama itu bermakna unit price bukan lagi Lumpsum. Ini kontrak serampangan. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
19. Artinya, terdapat bbrapa klausul dlm kontrak tersebut yg bisa menimbulkan penafsiran berbeda dari sifat Lumpsum menjadi unit price.
Indonesia Raya @ozankurus
20. Hirarki dokumen kontrak tdk dinyatakan secara jelas. Mestinya kontrak tsb hirarkinya disebutkan satu per satu. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
22. Ini baru kita buka dari sisi kontrak aja loh.. kalau sy buka semua nanti Pelindo II dan PT. PP bisa ampun2 dan babak belur. #temuan
Indonesia Raya @ozankurus
22. Oke, segitu aja dulu ya biar tuips gak pusing.. Nanti kita lanjut lg terpisah soal cost of fund dalam proyek kalibaru ini. #temuan
Pelindo Watch @kopi_hitam3
Ane mau nambahin dikit soal Kalibaru yg dibahas @ozankurus ini. Proyek hasil telikung Menhub Freddy era SBY ini dari awal bermasalah.
Pelindo Watch @kopi_hitam3
Kalau kta baca berita2, mulanya Terminal Kalibaru itu dihandle Menhub sbg regulator. Dari konsep hingga mmbuka tender. Itu pd tahun 2011 ya
Load Remaining (30)

Comment

Login and hide ads.