Peziarah @Saripati18
Apa mau saya analisis dengan pendekatan jurnalistik dan analisis wacana, jawaban pihak istana tentang kunjungan presiden bertemu SAD?
Peziarah @Saripati18
Cara Mensos Khofifah menjawab kegaduhan foto SAD, kelasnya masih kelas politisi partai bukan pejabat negara.
Peziarah @Saripati18
Secara ujaran dan berbagai afirmasi yang diuar dua sosok Kabinet Kerja Jokowi, @lukmansaifuddin dan @pramonoanung, sangat baik dan tertata
Peziarah @Saripati18
"Terkait kebun sawit itu wilayah Suku Anak Dalam atau bukan, silakan tanya penduduk setempat," tutur Khofifah. Statemen khas aktivis partai
Peziarah @Saripati18
Pejabat negara sekelas Mensos Khofifah, jgn melempar statemen ke publik jka hal itu terkait area yang pasti.Lokasi itu 800 M dari hunian SAD
Peziarah @Saripati18
Lokasi 800 M dari hunian SAD itu pernyataan Mas Pram ke saya melalui jaringan telepon.Lokasi itu disediakan Mensos untuk SAD tapi tak dihuni
Peziarah @Saripati18
Siapa yang bisa dijadikan sumber yang pasti soal pertemuan SAD dari dua pejabat negara? Dua sumber berbeda statemen
Peziarah @Saripati18
di-balik-layar-dialog-presiden-jokowi-dan-suku-anak-dalam Berita ini, tampaknya banyak dikutip dari rilis ditambah statemen khofifah
Peziarah @Saripati18
Di berita tersebut, opini si wartawan amat menonjol. Statemen akhir dari berita itu, polanya menggiring pembaca ke arah kemauan si wartawan
Peziarah @Saripati18
saya posting sekali lagi berita tersebut m.detik.com/news/berita/30… Silakan simak baik-baik
URL detiknews Di Balik Layar Dialog Presiden Jokowi dan Suku Anak Dalam Rupanya cerita di balik layar pertemuan Jokowi dan Suku Anak Dalam itu juga menarik untuk diketahui. Benarkah ada rekayasa?
Peziarah @Saripati18
Paragraf pertama hingga keempat, si wartawan melakukan deskripsi.Deskripsi seperti itu, biasanya diambil dari rilis yg disebar pihak terkait
Peziarah @Saripati18
Jika merujuk tertib reportase, harusnya pola straight news yang dikembangkan si wartawan bukan bentuk pola features. Narasi dan deskripsi...
Peziarah @Saripati18
Narasi dan deskripsi, biasanya ditulis dengan pola penulisan features bukan straight news. Berita detik itu harusnya pola straight news
Peziarah @Saripati18
Dengan mengedepankan narasi dan deskripsi, wartawan detik.com, memang sengaja menggiring pembaca ke satu diktum
Peziarah @Saripati18
Jadi sejak awal, wartawan detik sengaja membangun satu diktum yang sejalan dengan pikiran yang dikembangkan Mensos Khofifah. Cek paragraf 5
Peziarah @Saripati18
Pola berita seperti itu jelas kerangkanya. Menggiring pembaca ke satu alur. Alur dalam konteks ini, alur yang dikehendaki Khofifah
Peziarah @Saripati18
Nah pemberitaan perihal pertemuan presiden dan SAD, sudah dikerangkeng pada satu pembenaran bahwa pertemuan di lokasi hunian SAD
Peziarah @Saripati18
Masyarakat informasi oleh Jean Baudrillard, juga masy konsumeristik yg dipengaruhi pencitraan produk. Produk di sini bentuknya berita
Peziarah @Saripati18
informasi dalam konteks berita itu, diperdagangkan. dijadikan alat pencitraan yang keluar dari realitas. Di sini, berita terdistorsi
Peziarah @Saripati18
Bahasa jurnalistik jika mau ditengok dalam prinsip bahasa analitik Ludwig Wittgenstein, jurnalis menulis berpijak pada apa yg dia ketahui
Peziarah @Saripati18
Yang diketahui jurnalis itu sebuah peristiwa atau state of affair. Yang dibahasakan hanya duduk peristiwa yg ia saksikan. Ini problemnya
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.