Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Saat #KorupsiMeroket dari Partai...!

Chirpified

Pepatah yang mengatakan bahwa kekuasaan itu cenderung korup sukar untuk dibantah. Penetapan tersangka korupsi oleh KPK kepada Sekjen Partai Nasdem, Rio Patrice Capella, salah satu partai yang berkuasa saat ini, membuktikan pepatah tadi. Godaan uang membuat politisi gelap mata, dan akhirnya khilap.
Belum kering borok partai yang kemarin menjadi tersangka KPK, sudah dilukai lagi dengan kasus OTT DYL oleh KPK. Makin lengkap sudah partai2 ini meroket karna kasus Korupsi

Kepercayaan rakyat kepada partai politik sebenarnya sudah memasuki titik terendah. partai politik tidak dapat dipercaya, karena partai politik tidak bebas dari perilaku korupsi, tidak peduli itu partai berlandaskan agama maupun partai nasionalis. Sama saja kelakuan kadernya, mudah tergoda untuk melakukan perbuatan korupsi.

Prilaku elite berlindung dibalik partai bahwa koruptor berlindung pada parpol untuk menutupi perilakunya.

Indikasinya, parpol yang mendukung revisi UU KPK adalah parpol-yang hampir semua kadernya terjaring KPK karena melakukan korupsi .

Padahal partai-partai itu selama ini mendengung-dengungkan slogan muluk2 sebagai partai antikorupsi, bersih, dll.

macam2 slogan menjadi jargon
ada ā€œKatakan tidak pada korupsiā€? bunyi slogan Partai Demokrat. Faktanya.....!

ada jargon "Partai Bersih, bahkan gak canggung menyebut sebagai parai dakwah, tapi yang ditunjukan justru sangat memalukan" bukan menunjukan citra baik malah menambah citra buruk partai berbasis agama.
Padahal sesungguhnya mereka sedang menjadikan agama sebagai komoditas kepentingan politik pragmatis demi kesejahteraan elite dan kelompok..
Akhirnya partai ini pun MEROKET karena kasus Korupsi dan Suap

ada slogan. ā€œRestorasi Indonesiaā€, itu adalah slogan Partai yang baru berumur setahun , Partai Nasdem. Faktanya...!

ada juga partai yang sebelumnya tidak begitu meroket dalam perkara korupsi nya, tapi2 tiba2 sekarang jadi ikut meroket juga akibat operasi OTT KPK terhadap anggota dewan DYL.

Slogan-slogan partai politik adalah slogan kosong yang tak bermakna, termasuk juga slogan Revolusi mental yang tujuannya cuma untuk menarik simpati massa, seakan-akan mereka partai yang peduli rakyat, tetapi nyatanya slogan-slogan itu hampa belaka, manis di mulut tetapi busuk di dalam. Akhirnya rakyat juga yang tertipu.

Jadi, bagaimana bangsa ini mau bangkit dari keterpurukan jika perilaku para elitnya ternyata masih jauh dari harapan.

Rupanya Korupsi /gratifikasi /suap yang dilakukan para pejabat publik, dan anggota dewan tidak pernah ada kapok nya.

Lengkap sudah perbendaharaan partai korup yang ada di negri ini setelah dua partai yang sebelumnya getol menyuarakan sebagai partai anti korupsi,sekarang justru menimpa kader justru saat sudah jadi anggota dewan, yang katanya mewakili rakyat.

Sebenarnya hampir semua partai plitik pernah terjerat korupsi /suap/ gratifikasi dan menyalah gunakan jabatan lain.
Kalau dihitung mungkin di daerah akan lebih banyak kasus nya ditemukan.
Tapi Media dan juga publik kadang lebih tertarik bila kasus2 tersebut menimpa pejabat publik semisal anggota dewan, gubernur, pengurus pusat partai atau elite partai yang ada di pusat.
Karena berita nya akan menjadi heboh dan akan menjadi komoditas politik yang sangat menarik.

Faktanya memang seperti itu, bila korupsi dilakukan kader partai di daerah atau elite yang tidak memegang jabatan kunci di partai, maka hal itu menjadi biasa2 saja tidak terlalu heboh,
Tapi begitu kasus korupsi menimpa elite partai yang berpengaruh dan dikenal publik, maka akan jadi santapan media untuk meng-expose besar2an.

Nah kasus2 inilah yang membuat MEROKET nya stigma/image partai politik di publik..
Tapi sayang nya Meroket karena kasus2 Korupsi /Suap /Gratifikasi yang menyakiti hati rakyat pemilihnya. #KorupsiMeroket

Diantara Partai-partai yang terjerat Korupsi ada beberapa Partai yang sukses "MEROKET" setelah kasus yang menimpa elite dan kader2 nya

Berikut Partai-Partai yang MEROKET karena kasus KORUPSI |:

Di Partai Demokrat inilah yang membuat Meroket Korupsi

LHI dan Gatot suksek Meroket kan PKS sebagai partai Korup, (Tanpa dihitung kader2 daerah lain mereka yg juga ikut terjerat korupsi)

Tidak cukup dgn LHI , PKS menambah lagi kader nya Gatot & Evy ikut partisipasi Meroket-kan nama Partai

Nasdem Meroket setelah Rio Capella jadi Tersangka KPK, sebelumnya OCK sudah lebih dulu menjadi pesakitan di KPK karena kasus Suap PTUN.
SP ditagih janjinya "Bubarkan Partai

URL news.metrotvnews.com Patrice Rio Capella Jadi Tersangka di KPK Rio diduga menerima janji, hadiah atau gratifikasi dari tersangka Gatot Pudjo Nugroho (GPN) dan Evy Susanti (ES) terkait pengamanan penanganan perkara bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumut atau Kejaksaan Agung.

Baru2 ini ditambah lagi Hanura yang mulai Meroket karena kasus DYL tertangkap tangan (OTT KPK)

URL detiknews Jadi Tersangka di KPK, Dewie Yasin Limpo Dipecat dari Partai Hanura Partai Hanura memecat Dewie Yasin Limpo setelah kadernya itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dewie dianggap melanggar pakta integritas.
URL news.metrotvnews.com KPK Cari Pihak Lain yang Terlibat Suap Dewie Yasin Limpo Munculnya pihak lain tergantung pendalaman yang dilakukan penyidik KPK.

Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dari kasus OTT DYL
Karena uang SGD 177.700 (+/- 1,7 M) terlalu besar jika hanya diperuntukan seorang DYL. Apalagi menurut keterangan Biro Humas KPK Commitment fee nya 7% dari nilai proyek

http://news.metrotvnews.com/read/2015/10/22/443560/dewie-yasin-limpo-minta-commitment-fee-7-persen-dari-ni

Ada sinyal baru dari KPK

Mungkinkah akan Meroket juga ??

URL CNN Indonesia KPK Akan Periksa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar Cak Imin akan bersaksi untuk anak buahnya yang menjadi tersangka dalam kasus di Kemenakertrans pada periode kepemimpinannya sebagai menteri.

Comment

No comments yet. Write yours!