Partai Gerindra @Gerindra
1. @Fraksi_Gerindra menilai anggaran yang dialokasikan untuk program bela negara terlalu besar.
Partai Gerindra @Gerindra
2. Jika biaya pelatihan per orang Rp 10 juta, maka dibutuhkan anggaran Rp 500 triliun dalam lima tahun ke depan.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Karena kita ketahui Kementerian Pertahanan menargetkan dalam 10 tahun sebanyak 100 juta warga mengikuti program kaderisasi bela negara.
Partai Gerindra @Gerindra
4a. @Fraksi_Gerindra berpandanganbahwa daripada anggaran yang besar itu digunakan untuk program bela negara, ..
Partai Gerindra @Gerindra
4b. lebih baik digunakan untuk membantu masyarakat yang masih kesusahan dalam bertahan hidup. pic.twitter.com/yTDZEQnnQI
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
5. Anggaran yang begitu besar tadi bisa dialokasikan untuk mereka yang korban asap atau yang kena PHK akibat dampak pelemahan ekonomi.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Sulit jika rakyat dituntut bela negara sedangkan rakyat masih dibelenggu kelaparan, bahkan mati di tanah sendiri pic.twitter.com/Zgqb84A1xS
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
7. Bela negara memang penting, tapi untuk menciptakan rasa bela negara kepada rakyat, negara harus lebih dulu hadir.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Bencana asap saja sudah berbulan-bulan. Rakyat dibiarkan mencium asap setiap hari hingga meninggal dunia. pic.twitter.com/gBTiuoEYYF
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
9. Itulah bukti dari negara tidak hadir. Sedangkan sekarang mereka diwajibkan untuk membela negara.
Partai Gerindra @Gerindra
10. Hal tersebut justru menjadi polemik karena ada penambahan fungsi “keamanan” yang diminta oleh Panglima TNI dalam Pasal 4 draft perpres.
Partai Gerindra @Gerindra
11. Sedangkan selama ini, fungsi keamanan dipegang dan diberikan mandatnya kepada Kepolisian.
Partai Gerindra @Gerindra
12. Kalau keamanan juga dikuasai oleh TNI, apa bedanya dengan orde baru? Peran kepolisian akan berkurang.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.