0
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Sekian pembahasan 'I Gruppi Ultras Della Roma' malam ini. Terima kasih atas pantengannya... :D #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Ultras Romani akhirnya bubar karena perpecahan diantara mereka. Sebagian mendirikan Royalist #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Sempat muncul gruppo Ultras Romani, namun akhirnya terusir dari Curva Sud karena ulahnya sering mempertunjukkan senjata tajam #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
disini lah titik balik kembalinya Gruppo tertua yang pernah dimiliki Roma hingga saat ini yaitu Fedayn dan Boys. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Pada musim 2006/07 situasinya cukup bervariasi. Bermunculannya kembali kelompok kecil puluhan orang dengan Capocore pemegang megafon.
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Termasuk chant-chant yang sering dinyanyikan oleh @romaindonesia banyak diciptakan ataupun diperoleh dari masa itu #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
dan pada tanggal 1 Maret 2002 'AS Roma Ultras' menyatakan telah bubar. Karena Gruppo inilah kebanyakan Chant kita berasal. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Kreativitas inilah terlihat dari banyaknya chant yg masih dinyanyikan sampai sekarang berasal dari era AS Roma Ultras #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
tidak hanya itu. mereka juga menciptakan koreografi dan menghilangkan unsur drum disaat bernyanyi. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
AS Roma Ultras terbentuk dari gabungan SAG, Mods, dan sebagian Fedayn #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
'AS Roma Ultras' berhasil mengembalikan identitasnya yang telah hilang dengan menciptakan lagu-lagu baru. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
dan pada tahun 1999 terbentuknya Gruppo yang berhasil menjadi Commando Chant Curva Sud yaitu 'AS Roma Ultras'. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Tetapi hal itu tidak berjalan dengan mudah, seiring berjalannya waktu CUCS mulai mengalami penurunan dan tidak terjadinya regenerasi.
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Pada musim 1993/94 Commando bersatu, lebih tepatnya beberapa anggota dari mantan CUCS-GAM memutuskan utk bertemu dgn anggota Vecchio CUCS.
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Vecchio CUCS menempati Monte Mario sedangkan CUCS-GAM menempati Tibuna Tevere #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
'CUCS-GAM' : Manfredonia? Kita tidak akan pernah mencintainya. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
dan hal itu sangat bertentangan dengan Gruppo anti-Manfredonia "CUCS-GAM". yang tetap mempertahankan pendapatnya. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Vecchio CUCS berpendapat bahwa Manfredonia telah menjadi bagian Roma, yang membencinya tidak perlu menghujat. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Sebagian kecil itu adalah "Vecchio CUCS" (pro), kelompok ini memiliki konsistensi yang luar biasa. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Setelah terjadi perpecahan pd CUCs, banyak yang berpendapat CUCs telah jadi sejarah tetapi sebagian kecil mengatakan Commando telah pindah.
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
yaitu i fondatori (pendiri) dan G.A.M. (Gruppo Anti-Manfredonia). #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
dan akibat keputusan Dino Viola itu terjadi perpecahan 'Commando Ultra Curva Sud' menjadi 2 bagian. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Walaupun sudah dikecam seperti itu tetapi sayangnya Presiden Dino Viola memutuskan untuk tetap membeli Manfredonia. #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
Manfredonia meninggalkanLazio yang terdegradasi. Lalu usai scudetto bersamaJuve, ia direkrut Roma. Itulah awal perpecahan CUCS #GruppidiRoma
Roma Club Indonesia @RomaIndonesia
"Viola compra tutti tranne i venduti?" : Viola membeli semua tetapi penjual?. #GruppidiRoma
Load Remaining (20)
Login and hide ads.