Ini Dia Perusahaan Para Pembakar Hutan | cc. @Jokowi

Kejadian tahun ini seharusnya membuka peluang negara bertindak. Rilis korporasi besar pembakar hutan, bukan hanya mengungkap kejahatan, namun juga meminta pertanggungjawaban. source: mongabay.co.id
crime law
3
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Hasil analisis WALHI menunjukkan mayoritas titik api di dalam konsesi perusahaan, HTI 5.669 titik api, perkebunan sawit 9.168 titik api.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Grup perusahaan besar yg terlibat membakar hutan dan lahan, di Kalteng Sinar Mas 3 anak perusahaan, Wilmar 14.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Di Riau, anak usaha Asia Pulp and Paper (APP) enam, Sinar Mas (6), APRIL (6), Simederby (1), First Resources (1) dan Provident (1).
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Di Sumsel (8) Sinar Mas dan 11 Wilmar, (4) Sampoerna, (3) PTPN, (1) Simederby, (1) Cargil dan (3) Marubeni.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Kalbar Sinar Mas (6), RGM/ APRIL (6). Di Jambi Sinar Mas (2) dan Wilmar (2).
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
LAPAN merilis data periode Jan-Sep 2015 meningkat ada 16.334 titik api, pada 2014 ada 36.781 titik api.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Data NASA FIRM 2015 menunjukkan ada 24.086 titik api, dan pada 2014 ada 2.014.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Pembakaran hutan dan lahan sebabkan ratusan ribu warga terserang ISPA.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Di Jambi ada 20.471 orang, Kalteng 15.138, Sumsel 28.000, dan Kalbar 10.010 orang.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Pembakaran hutan karena pola penguasaan lahan korporasi terlalu luas.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Dari 15,3 juta hektar luas di Kalteng, 12,7 juta hektar (78%) dikuasai investasi, apakah itu HPH, maupun untuk kebun sawit dan pertambangan.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Kalteng memiliki lahan gambut terluas, mencapai 3,1 juta hektar, dan sudah habis untuk investasi perkebunan sawit.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Tahun 2015, ada 17.676 titik api di Kalteng, hampir sebagian besar lahan konsesi.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Upaya penegakan hukum oleh aparat masih kurang, terbukti hanya 30 perusahaan yg disidik, 10 disegel, tetapi belum ada tindak lanjutnya apa.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Baru 3 perusahaan yg sudah ditetapkan Mabes Polri sebagai tersangka, itupun perusahaan kecil.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Jelas bahwa kondisi ini menunjukkan penegakkan hukum tidak mengarah ke aktor besar pembakar-pembakar hutan.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Seharusnya Mabes Polri bisa menjangkau grup besar pembakar hutan,spt GrupWilmar, Best Agro Int'l, SinarMas, Musimas, Minamas dan JulongGrup.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Grup2 itulah yg mengakumulasi keuntungan dari pemilik lahan,membeli CPO dr perushn menengah dan kecil, hingga dr pembakaran hutan dan lahan.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Sementara itu di Kalbar sebenarnya lahan sudah habis dibagi untuk konsesi.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Luas lahan di Kalbar 14.680.700ha, terbagi konsesi kebun sawit 5.387.610,41ha (550 perush), pertambangan 6,4 jt ha (817 IUP), dan
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Lahan gambut di Kalbar, seluas 2.383.227,114 ha,terbagi ut kebun sawit 153 perush seluas 860.011,81ha, HTI 27 perush luas 472.428,86 hektar.
Load Remaining (45)

Comment

Login and hide ads.
Login and hide ads.