0
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
1. Disuatu tempat, hiduplah seorang anak bernama Karim. Seperti biasa, Karim mengikuti ayahnya ke hutan untuk mencari kayu.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
2. Setelah menebang satu-dua pohon, Karim dan ayahnya beristirahat. Ketika istirahat, ayah Karim berkata:
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
3. "Kalau kau besar nanti, kau akan mampu menebang pohon lebih banyak dari ayah." Karim hanya terdiam mendengarnya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
4. Selesai istirahat, ayahnya segera memotong kayu2 hasil tebangan menjadi potongan kecil & mengikatnya. Kayu2 ini akan mereka jual di pasar
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
5. Namun, ketika ayah Karim sedang mengangkut kayu2 tsb ke pundaknya, tiba-tiba kakinya tergelincir dan terperosok ke tepi tebing kecil.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
6. Karim tertatih menuruni tebing kecil itu. Ia terkejut ketika menemukan ayahnya pingsan. Disebelahnya, ada seekor ular yang siap mematuk.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
7. "Jangan gigit ayahku!" Karim teriak. Ajaib. Ular tersebut memandang Karim dan berkata "Tubuh ayahmu telah menindih ketiga anakku...
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
8. ....hingga mati. Balasan yang setimpal adalah nyawa ayahmu." Karim mulai kebingungan. Ia akhirnya berkata:
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
9. "Apapun akan kulakukan asal kau tidak menggigit ayahku." Ia berkata lirih. Sang Ular pun menjawab "Baiklah. Sebagai gantinya...
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
10. ...setiap kali kau mencari kayu bakar, kau harus menyediakan 3 ikat kayu untuk mengganti nyawa 3 anakku. Kau hanya boleh membawa 1 ikat"
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
11. "Dan ingat, tidak boleh ada yang tahu, termasuk ibu ataupun ayahmu." Kata Sang Ular lagi. Karim pun menyanggupi permintaan tersebut.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
12. Sejak saat itu, Karim menggantikan ayahnya mencari kayu bakar di hutan karena kaki ayahnya luka akibat tergelincir.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
13. Hari-hari penuh kerja keras dilalui Karim. Setiap ia menebang 4 pohon, 3 ikat ia lempar ke jurang tmpt Sang Ular. 1 ikat ia bawa pulang.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
14. Karim pun akhirnya tumbuh menjadi pemuda yang kuat dan gagah. Namun setiap kembali dari hutan, ia hanya membawa satu ikat kayu.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
15. Orang2 desa mulai berbisik-bisik mengejek. Sungguh tidak pantas bila Karim hanya membawa satu ikat kayu. Tidak sepadan dgn tubuhnya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
16. "Karim itu anak pemalas, kerjanya di hutan hanya melamun." Namun Karim tidak marah, karena tidak boleh ada yang tahu kisah sebenarnya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
17. Sementara itu ayah Karim sedih mendengar ejekan-ejekan tersebut. Dan karena hasil penjualan kayu hanya sedikit, mereka tetap miskin.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
18. Hingga pada suatu hari, datanglah dua orang berjubah menunggangi kuda ke rumah reot mereka. Tampilan mereka seperti orang kaya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
19. "Benarkah Anda yang bernama tuan Karim?" kata salah satu dari mereka. Karim hanya bisa mengangguk takzim.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
20. "Hamba diutus tuanku Raja untuk menyampaikan dua pesan" kata tamu yang satunya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
21. "Pesan pertama, perjanjian antara tuan Karim dan tuanku Raja telah berakhir." Karim terkejut mendengarnya.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
22. "Pesan kedua, apa yang kami bawa adalah milik tuan semua. Itu adalah hasil keikhlasan dan pengorbanan tuan selama bertahun2 dalam....
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
23. ...mencintai ayah tuan Karim." lanjut tamu tersebut sambil menunjuk barisan gerobak berderet-deret berisi kayu bakar.
Dek iCak - Daddy's Little Boy Toy @mericahitam
24. Karim makin takjub. Kayu-kayu itu adalah hasil kerja kerasnya selama ini. Ketika ia menoleh, kedua tamu tersebut sudah pergi.
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.