Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
1. Mlm tweeps, mau share sedikit nh mengenai Tanggapan Perusahaan Semen Asal Indonesia yg bberapa waktu lalu smpat diberitakan Majalah Tempo
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
2. Terkait dgn pemberitaan Majalah Tempo edisi 7-13 September 2015 pada rubrik Investigasi berjudul “Izin Janggal Bukit Kapur”,
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
3. PT Semen Indonesia (SI) berpendapat bahwa berita tersebut memuat beberapa fakta & data yg tidak akurat dan merugikan nama naik korporasi
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
4. Dalam Pemberitaannya, "Tempo mencatat sejumlah cacat pada perizinan dan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan SI.”
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
5. Klarifikasi SI : Berdasarkan UU No 26 Thn 2007, PP No 26 Thn 2008, Perda Prov. Jateng No 6 Thn 2010 ttg Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
6. dan Perda No 14 Thn 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. Rembang
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
7. Dinyatakan kwasan lindung geologi a/ kawasan imbuhan air yg mliputi cekungan air tanah Watuputih & Lasem, tdk mngatur kgiatan penambangan
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
8. Peraturan tersebut juga tidak melarang penambangan di daerah imbuhan air tanah.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
9. Kemudian Tempo menuliskan: “Melalui surat tertanggal 1 Juli 2014, Surono memperingati Gubernur Jawa Tengah….”
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
10. Klarifikasi Semen Indonesia : Surat tersebut telah ditanggapi oleh Gubernur Jawa Tengah dgn mengundang Surono untuk berdiskusi terbuka
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
11. melibatkan para pakar dan praktisi di kantor Gubernur Jateng pada 7 Juli 2014.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
12. Gubernur juga mengirimkan balasan pada 17 Juli 2014, mengklarifikasi surat Kepala Badan Geologi
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
13. Surat tanggapan dari Surono pada 12 September 2014 menegaskan bahwa tak ada larangan penambangan di area cekungan air tanah
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
14. tetapi perlu dilakukan dgn memperhatikan kaidah dan aturan tertentu, yang semuanya telah diakomodasikan dlm amdal.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
15. Tempo menuliskan : “Jika Kendeng ditambang, besar kemungkinan musim kemarau bakal terjadi kesulitan air...
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
16. & musim hujan akan banjir krna tak ada lg resapan air di dataran tinggi, ‘kata Untung Sudadi, peneliti geologi Institut Pertanian Bogor”
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
17. Klarifikasi Semen Indonesia @semenku : Penambangan PT Semen Indonesia di desain dengan pendekatan teknologi konservasi air
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
18. sehingga meningkatkan kemampuan resapan dan kapasitas imbuhan air, menjaga kualitas lingkungan, serta meningkatkan persediaan air tanah.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
19. Area yang telah ditambang pun akan direklamasi menjadi daerah hijau untuk meningkatkan resapan air tanah.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
20. PT Semen Indonesia juga akan terus memonitor kualitas air permukaan, bawah tanah dan debu.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
21. Tempo menuliskan : “Izin lokasi Bupati Rembang & Gubernur Jateng mengabaikan Keppres No 26 Th 2011 ttg Penetapan Cekungan Air Tanah..”
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
22. #KlarifikasiSemenIndonesia : Izin Lokasi diterbitkan oleh Bupati Rembang, bukan oleh Gubernur Jawa Tengah.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
23. Izin itu mengacu pada Perda ttg Rancangan Tata Ruang Wilayah. Keppres ttg Penetapan Cekungan Air Tanah tak mengatur kawasan penambangan.
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
24. Tempo menuliskan : “Rencana Penambangan juga bertentangan dengan Perda Kabupaten Rembang tentang RTRW 2011-2031
Adipati #BanggaNKRI @AdipatiCandraa
25. #KlarifikasiSemenIndonesia : UU No 32 Thn 2009 mnyatakan konservasi dimaknai sbg pngelolaan SDA utk mnjamin pmanfaatannya scra bijaksana
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.