OPOSISI @B_4_R_U_N
1. Nilai Tukar Tembus Rp 15 Ribu, Banyak Bank Ambruk
OPOSISI @B_4_R_U_N
2. Pertumbuhan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang melambat.
OPOSISI @B_4_R_U_N
3. Ekonom sekaligus politikus PAN @DJRachbini mendesak pemerintah agar bekerja efektif dalam menahan kemerosotan nilai tukar rupiah.
OPOSISI @B_4_R_U_N
4. Bila sampai nilai tukar rupiah menembus Rp 15 ribu per dolar AS, kondisi menjadi amat berbahaya lantaran akan ada banyak bank yang ambruk
OPOSISI @B_4_R_U_N
5. @DJRachbini menilai, krisis ekonomi kini terjadi bukan terutama akibat fundamental ekonomi yang lemah.
OPOSISI @B_4_R_U_N
6. Hingga sekarang, cadangan devisa nasional masih empat kali lipat lebih banyak ketimbang era 1997.
OPOSISI @B_4_R_U_N
7. Krisis ekonomi lebih disebabkan pasar yang kurang percaya terhadap kinerja pemerintah.
OPOSISI @B_4_R_U_N
8. Komposisi teknokrat di dalam Kabinet Kerja pun dinilainya masih minim.
OPOSISI @B_4_R_U_N
9. Apalagi, diperumit dengan kegaduhan politis di internal kabinet, sehingga, kata @DJRachbini , wajar apabila pasar bersikap skeptis
OPOSISI @B_4_R_U_N
10. Dalam waktu kurang dari satu tahun pemerintahan Jokowi, (nilai tukar merosot) dari Rp 12 ribu ke Rp 13 ribu.
OPOSISI @B_4_R_U_N
11. Mestinya, kalau pemerintahan baru itu dipercaya. Dolarnya mestinya Rp 10 ribu, seperti janji kampanye (Jokowi-JK) dulu
OPOSISI @B_4_R_U_N
12. Bagaimanapun, @DJRachbini mengapresiasi Jokowi yang pada bulan ini telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi.
OPOSISI @B_4_R_U_N
13. Sebab, paket itu berfokus pula pada deregulasi sejumlah aturan yang dinilai sebagai hambatan
OPOSISI @B_4_R_U_N
14. Alih-alih mempermudah, aktivitas ekonomii. Kendati demikian, @DJRachbini menilai Presiden telat bertindak.
OPOSISI @B_4_R_U_N
15. Mestinya deregulasi ini dari tahun lalu, jangan sekarang-sekarang. Telat ini. Tapi lebih baik telat daripada tidak.
OPOSISI @B_4_R_U_N
16. @DJRachbini lantas menyarankan ke depannya pemerintah melanjutkan paket-paket kebijakan baru.
OPOSISI @B_4_R_U_N
17. Khususnya, deregulasi yang memangkas inefisiensi kinerja birokrasi.
OPOSISI @B_4_R_U_N
18. Dalam hal keberhasilan paket kebijakan, ketegasan seorang presiden merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan birokrasi efektif.
OPOSISI @B_4_R_U_N
19. Birokrasi ini, makan Rp 500 triliun dari APBN. Untuk gajinya plus kebutuhan sehari-hari.
OPOSISI @B_4_R_U_N
20. Tapi, bukan hanya tak berfungsi, dia (malah) mengganggu ekonomi.
OPOSISI @B_4_R_U_N
21. Makanya, berhasil tidaknya paket (kebijakan ekonomi) ini, tergantung birokrasi.
OPOSISI @B_4_R_U_N
22. Kalau bisa (Presiden) memimpin birokrasi, (paket kebijakan ekonomi akan) berhasil,” papar @DJRachbini

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.