1
Ali Salim @asalim30
Bisakah Muhammadiyah mengubah penetapan hari raya setelah membuat para takmir masjidnya hrs menundukkan kepala
Ali Salim @asalim30
Pada tahun2 sebelumnya takmir Muhammadiyah bisa dgn bangga berhari raya kurban yg sama dgn di Arab, smntr yg lain kadang mundur sehari
Ali Salim @asalim30
Mundur atau sama hari raya dgn Saudi adlh kejadian biasa di Indonesia. Yg tak biasa bila Indonesia lebih dahulu
Ali Salim @asalim30
Letak geografis Indonesia memungkinkan Indonesia sama atau mundur dgn Arab. Yg tak mungkin adlh lebih dahulu
Ali Salim @asalim30
Apabila bulan sdh terlihat di Indonesia, Arab Saudi pasti sama. Kalau Indonesia belum, bisa saja Arab dpt melihat
Ali Salim @asalim30
Yang tak mungkin menurut logika; indonesia sdh melihat bulan, tapi Arab Saudi belum
Ali Salim @asalim30
Pendpt Prof Dr Asmuni dlm artikel di website resmi Muhammadiyah mengakui wajar bila ada perbedaan fikih dlm Islam
Ali Salim @asalim30
Pernah dlm perang Ahzab, Rasulullah MELARANG salat asar sblm sampai di perkampungan Bani Quraizah. "Jgn seorngpun salat" tegas Rasulullah
Ali Salim @asalim30
Ada sahabat yg tetap salat asar dgn alasan harus di awal waktu. Sdg sahabat lain ttp salat sesuai perintah rasul. Nabi tdk salahkan ke-2nya
Ali Salim @asalim30
Begitu juga dgn penetapan hari raya. Menurut Prof Asmuni Muhammadiyah berbeda dgn Arab Saudi maupun Kemenag RI dlm pemetapam Idul Adha
Ali Salim @asalim30
Mnrt Prof Asmuni penetapan hari raya ada dua cara; imkan ru'yah dn hisab wujudul hilal. Ke2nya berdasar dalil Quran dn hadist sahih
Ali Salim @asalim30
Prof Asmuni mohon agar Muhammadiyah tidak dituduh sesat krn menetapkan idul adha lebih dahulu Arab, atau bersamaan wukuf
Ali Salim @asalim30
Jgn sesatkan Muhammadiyah krn tidak patuh pd pemerintah dan kpd Arab Saudi, pinta Prof Asmuni yg merasa kegalauan pihaknya
Ali Salim @asalim30
Prof Asmuni menyatakan dlm Alquran surat AlBaqarah 185, bila kamu telah melihat bulan hendaknya kamu berpuasa
Ali Salim @asalim30
Begitu juga benar, ungkap Prof Asmuni, hadist yg menyatakan berpuasalah kamu saat melihat bulan, dn berhari rayalah saat melihat bulan
Ali Salim @asalim30
Jika bulan tak bisa dilihat krn mendung, genapkan bilangan sya'ban jadi 30 hari. Mengp Muhammadiyah tak ikut cara sederhana ini?
Ali Salim @asalim30
Mnrt Prof Asmuni ada hadist dr Ibn Umar krn saat itu blm bs baca dn berhitung. Rasulullah isyaratkan dgn jari tangan bulan bs 29 ato 30
Ali Salim @asalim30
Dgn demikian menurut Prof Asmuni hal yg paling praktis saat itu adlh dgn melihat bulan, krn blm bs berhitung
Ali Salim @asalim30
Sayangnya Prof Asmuni tdk mampu memaknai niat dasar yg tak terucap dlm hadist dn ayat AlQuran, yaitu kebersamaan
Ali Salim @asalim30
Dgn menyederhanakan cara melihat bulan termasuk genapkan 30 hari bila mendung, agar tidak timbul silang sengketa
Ali Salim @asalim30
Kalau masalah yg sangat khilafiah ini menjadi patokan Muhammadiyah, mengapa tak mampu merasakan getar kebersamaan dlm hari raya?
Ali Salim @asalim30
Dgn pengurus baru saat ini tak ada salahnya Muhhamdiyah menghitung ulang dlm konsep hisab dn standar derajat bulan bisa dirukyat
Ali Salim @asalim30
Ato serahkan otoritas itu kpd pemerintah. Krn hampir pasti apabila 2 pihak ini benar, maka yg paling besar manfaatnya yg terbaik
Ali Salim @asalim30
Apalagi hitungan Muhammadiyah saat ini sdh jelas2 keliru, krn ternyata Indonesia bisa lebih dahulu dari Arab dlm menentukan hari raya
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.