"Menilik Kisah 'Sintong Panjaitan' Prajurit Para Komando Saat Peristiwa Mei '98" by @Semesta_Kicau

SINTONG ADALAH KOMANDAN PASUKAN PENUMPAS TERORIS PIMPINAN IMRAN PEMBAJAK PESAWAT 'WOYLA' GARUDA DI LANUD DON MEUANG BANGKOK TAHUN 1981 DENGAN DIBAWAH KOMANDO BENNY MURDANI http://twitpic.com/b4visa
HISTORY
29754 View 2 comments
6
Ayah @semesta_kicau
Saya punya buku bagus, judulnya "Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando" yg mengisahkan karir Jendral Sintong Panjaitan.
Ayah @semesta_kicau
Dalam buku itu, terdapat kisah yg menarik seputar Mei 98. Ada Prabowo juga disana. Mau saya share-kan? :)
Ayah @semesta_kicau
Seperti janji saya tadi pagi, sesaat lagi akan saya share isi buku "Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando" ttg kejadian Mei 98. :)
Ayah @semesta_kicau
1. Buku ini adl kisah karir Jend. Sintong Panjaitan. Beliau ada dipusat kekuasaan saat itu. Jadi penilaiannya objektif ttg kejadian Mei 98.
Ayah @semesta_kicau
2. Pada Bab I dg tajuk "Badai Besar Di Mei 1998" digambarkan kepanikan Ibukota serta tarik menarik politik saat itu.
Ayah @semesta_kicau
3. Mei 98 krisis makin mencengkeram Indonesia. Dibidang politik, gerakan anti-Soeharto melanda Jakarta dan sekitarnya.
Ayah @semesta_kicau
4. Gerakan itu awalnya berupa demonstrasi Mahasiswa bersama kekuatan massa. Tapi kemudian berubah menjadi kerusuhan massal. Penjarahan.
Ayah @semesta_kicau
5. Kerusuhan yg dikemudian hari dikenal sbg "Peristiwa Mei 98" itu pecah dg ganas dan mencekam stlh tjd penembakan thd Mahasiswa Trisakti.
Ayah @semesta_kicau
6. Penembakan itu terjadi di Grogol, Jakarta pada 12 Mei. Sejak itu kerusuhan makin menjadi dan mengakibatkan ratusan orang tewas.
Ayah @semesta_kicau
7. Gub DKI Sutiyoso mengumumkan kepada Pers bahwa sedikitnya 4.939 bangunan rusak dibakar. Kerugian mencapai 2,5 T.
Ayah @semesta_kicau
8. Sebanyak 1.119 mobil pribadi, 66 kendaraan umum, 821 sepeda motor dan 1.026 rumah penduduk hangus dibakar.
Ayah @semesta_kicau
9. Puspen ABRI mengumumkan korban jiwa mencapai 500 orang, sedangkan Pemda Tangerang mencatat lebih dari 100 jenazah hangus di pertokoan.
Ayah @semesta_kicau
10. Situasi ekonomi pun memburuk. Nilai tukar rupiah merosot. 17000/dollar. Inflasi melonjak sampai 70%.
Ayah @semesta_kicau
11. Dalam situasi tegang dan mencekam Ibu Kota, BJ Habibie bolak-balik tanya Sintong: "dimana para perwira ABRI? Disana sini hancur!!"
Ayah @semesta_kicau
12. Sebagai penasehat bidang hankam, Sintong berusaha menghubungi para Jenderal, tapi kesulitan, karena hampir semua berada di luar Jakarta.
Ayah @semesta_kicau
13. Catatan menyebutkan bhw pd tgl 14 Mei 98 Menhankam/Pangab Jenderal Wranto tetap berangkat ke Malang utk jd Inspektur upacara.
Ayah @semesta_kicau
14. Situasi ini menjadi tanda tanya besar bagi Sintong hingga hari ini. Alangkah tidak masuk akal, mengapa sebagian besar perwira ke Malang?
Ayah @semesta_kicau
15. Kalau mereka tahu akan meletus kerusuhan, tapi tetap memutuskan ke Malang, maka para perwira itu telah membuat kesalahan.
Ayah @semesta_kicau
16. Tapi kalau mereka tidak tahu, maka itu lebih konyol lagi. Mengapa mereka sampai tidak tahu?
Ayah @semesta_kicau
17. Kerusuhan yg terjadi di Jakarta bukan hanya masalah Kodam Jaya, tetapi sudah menjadi masalah Nasional.
Ayah @semesta_kicau
17. Dini hari tgl 15 Mei, Soeharto yg mempercepat kunjungannya di Kairo tiba kembali di Jakarta.
Ayah @semesta_kicau
18. Jam 10 Soeharto mengumpulkan para pembantunya (Wapres, para menteri, Pangab serta Kepala Staf angkatan, Panglima Kodam)
Ayah @semesta_kicau
19. Tanggal 16 Mei Soeharto memanggil Panglima ABRI Jenderal Wiranto, KSAD Jenderal Subagyo HS dan Mensesneg Saadilah Mursyid ke Cendana.
Ayah @semesta_kicau
20. Sintong mlht Soeharto sbg seorg tentara lapangan yg paham betul strategi tempur. Ia antisipasi tiap kemungkinan yg mbahayakan kekuasaan.
Load Remaining (51)
Login and hide ads.
Login and hide ads.