1
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Penerimaan negara dari sektor bea keluar tdk mencapai target pd akhir thn, akhir Agt sj baru Rp2,7triliun atau 22,2% dr target Rp12,1 T.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Realisasi PNBP baru capai Rp168,3 triliun atau 62,5% dr target APBN-P 2015 Rp269,1 triliun, pdhl periode th 2014 yg capai Rp237,4 triliun.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Penerimaan dari migas alami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Hingga kini baru terealisasi Rp57,1 triliun, padahal peridoe yang sama pada th 2014 capai Rp128 triliun.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Realisasi defisit anggaran per 31 Agt 2015 capai Rp186,7T (1,6 persen terhadap PDB) atau 83,9% dr target APBNP 2015, Rp222,5T (1,9% thd PDB)
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Defisit ang dr pendapatan negara capai Rp867,5T atau 49,3% dr target Rp1.761,6T dan belanja negara Rp1.054,2T atau 53,1% dr pagu Rp1.984,1T.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Konon, pemerintah akan menambah pembiayaan melalui pinjaman multilateral dan bilateral, untuk hindari makin melebarnya defisit anggaran.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Penurunan penerimaan pada sektor bea keluar, hingga akhir Agt 2015 realisasinya masih minim di bawah harapan.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Penurunan hrg minyak dan ‘shortfall’ di PNBP, jauh dr asumsi (APBNP) 60 dolar AS/barel, kenyataannya pada Agt harga ICP hanya US$42/barel.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Potensi “shortfall” penerimaan dr PNBP saat ini terpengaruh anjloknya harga minyak dunia, diperkirakan pd akhir thn tdk mampu capai target.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Defisit melebar 2,23 persen, dan ‘shortfall’ penerimaan perpajakan Rp120T.
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Potensi ‘shortfall’ pd penerimaan negara bukan pajak (PNBP), akan menambah defisit anggaran yg makin melebar!
PenjarakanAhok! @bangzul_pni
Penerimaan pajak tak capai target, PNBP migas minim, dolar terus meroket, FED blm rilis, kekeringan msh panjang. Kabinet Kerja Nganu Ngawur!

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.